Sampai kini saya belum tahu : kenapa software penterjemahan dari
"Bahasa Inggeris" ke "Bahasa Indonesia" sampai sekarang belum menjadi
komoditi pasaran di tanah air kita ini ? Apalagi saya tidak melihat tanda
bahwa orang Indonesia tidak bisa melakukannya.
Untuk membuat software itu untuk sementara ini tidak perlu
tuntas/lengkap dulu. Artinya, software di mana pemakai nanti cukup
memasukkan input berupa tulisan dalam "Bahasa Inggeris". Lalu tunggu.
Akhirnya kita dapatkan output berupa tulisan dalam "Bahasa Indonesia".
Mulai sajalah dulu dengan software penterjemahan untuk kalimat populer
dalam "Bahasa Inggeris" dalam jumlah sangat banyak.
Maksud kalimat populer di sini adalah kalimat yang sangat sering muncul
dalam percakapan/penulisan dengan "Bahasa Inggeris".
Memang si pemakai mungkin belum merasa puas. Tetapi ya minimal mereka
bisa mengerti akan "maksud" dan "arah" dari hasil terjemahan.
Pemakai pun jangan terlalu diharap untuk mengisi data kalimat secara
mandiri. Karena belum tentu mereka mau meskipun sudah diberi petunjuk akan
caranya.
Coba aja survei terhadap pemakai "Microsoft Word 97". Lalu perhatikan
rubrik "Bahasa" pada program tersebut. Apakah penambahan perbendaraan kata
hasil masukan mereka cukup banyak/lebih banyak dibandingkan yang sudah
tersedia ?
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu