From: Ihsan Hariadi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, June 17, 2000 17:17
Betul, Nasrul, ... ;-)
Kalau yang saya tahu, salah seorang rekan saat ini sedang S3 di ITB
dengan topik "Natural Language Processing" (kurang lebih), dan mestinya di
arahkan untuk pemrosesan bahasa Indonesia & Inggris.
#####
Mas Ihsan
Bagaimana ya bila pakar seperti rekan itu <kalau sudah siap> mengajukan
proposal saja kepada pemerintah. Isinya menjual karya cipta tentang itu.
Harganya ya sesuaikan saja dengan pasaran dan kewajaran. Hanya hak ciptanya
sudah dimiliki pemerintah. Hanya nama pencipta harus tetap disebut.
Yang penting softwarenya sudah siap/ideal untuk meningkatkan kecerdasan
bangsa.
Nanti pemerintah mempersilakan siapa pun untuk memakainya tanpa
dipungut royalti alias. Toh tujuannya juga untuk meningkatkan mencerdaskan
bangsa.
Soalnya kalau mereka sendiri yang mereproduksi dan memasarkannya
<meskipun melalui perusahaan tertentu> dikhawatirkan akan dihadapkan pada
para pembajak software, baik untuk dipakai sendiri maupun dikomersilkan
lagi. Sehingga jerih payahnya tidak seimbang dengan penghasilan yang
didapati.
Siapa tahu ada di antara ahli software kita yang sudah siap merancang
software terjemahan itu, tetapi masih kurang semangat untuk mengwujudkannya
karena dibayangi oleh beragam kemungkinan tentang adanya pembajakan.
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu