Salam Permias,

Ini saya forward pertanyaan dari teman saya di Indonesia.
Karena undergraduate  engineering saya dari Indonesia  saya enggak bisa
menjawab pertanyaan di bawah. Mungkin ada yang berkenan menjawab pertanyaan
di bawah? Mungkin juga ada yang bersedia menjelaskan mendasar antara
departement Engineering (misalnya Mechanical Engineering) dengan departement
Technology (misalnya Mechanical Technology). Apakah untuk Technology ada
jenjang master dan PhD?

Terima kasih atas bantuannya.

Jabat erat,


Ahmad Syamil

------------------------------- fwd -----------------

Saya ingin nanya otonomi kampus kaitannya dengan lulusannya. Terutama
perbandingan dengan rekan-rekan yang ada di Luar Negeri

Di LN dibedakan nggak sih sekolah bagi engineer yang praktisi dengan
engineer yang riset? Engineer yang praktisi itu insinyur yang bangun gedung,
pabrik, jalan, produksi, dll. Engineer yang riset itu yang meneliti baik di
kampus maupun di lembaga penelitian.

Pertanyaan ini timbul soalnya saya pernah dapet info bahwa engineer praktisi
itu lulusan Sekolah Tinggi, sedangkan engineer riset lulusan Universitas.
Benar nggak? Yang sekolah di Eropa mungkin tau soal ini. Ini bukan soal
politeknik dan universitas.

Kalo emang beda, apakah konsep itu akan hadir kembali di Indonesia? Dulu kan
di sini ada macem-macem sekolah tingkat perguruan tinggi. Sekarang
kelihatannya cenderung hanya ada universitas / institut.

Salam,
Hardi
Intrasarana <[EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke