Syukurlah, salah satu teman kita ini telah menjadi presiden.
Selamat jalan kang, semoga sukses.....!!!
Salam,
Budi
Jeffrey Anjasmara wrote:
>
> Mau aja. Kerjanya enak kok. Sayangnya yang nggak mau ada 201 juta minus
> satu. Soalnya program pertama adalah:
> - pembersihan unsur-unsur Gus Dur dari semua lapisan pemerintahan kecuali yg
> mampu (sayang nggak nyampe 5%).
> - memeriksa kesehatan Gus Dur apakah masih waras atau tidak (kalau waras kan
> nggak akan ngomong aneh-aneh kan?)
> - menghukum Gus Dur karena tidak mampu memperbaiki kondisi ekonomi dan
> membuat kekisruhan.
> - mengangkat Gus Dur sebagai pahlawan persatuan bangsa (aneh kan?)
> - menghukum Habibie karena kesembronoannya atas kasus Timtim.
> - membuat pangkalan AU dan AL di Maluku Selatan, Sumut, dan Sulut.
> - menarik duta besar dari Aussie dan PNG.
> - merekrut 500,000 tentara untuk bersiap menghadapi ancaman dari Selatan dan
> Timur.
> - merekrut 200,000 polisi baru.
> - mencanangkan wajib militer bagi semua pemuda di atas 18 tahun.
> - membangun jalan-jalan mulus di sepanjang perbatasan di Kalimantan dan Irja
> (biar para maling tidak dapat memindah patok perbatasan).
> - menghukum semua konglomerat yang melarikan modal ke LN, termasuk di
> dalamnya anak-anak Suharti, eh, Suharto.
> - mengangkat Agus Wirahadikusuma sebagai Pangab (opininya tentang reposisi
> TNI bagus sekali, baca aja di republika terbitan hari ini. Orang sipilnya
> saja yg malah berpura-pura bloon).
> - membuat lapangan di depan istana dan kantor-kantor pemerintahan khusus
> untuk demo.
> - menindak tegas (kalau perlu ditembak mati di alun-alun) pendemo yang
> keluar dari lapangan, atau merusak fasilitas umum.
> - menendang keluar gelanggang IMF (silakan baca koran hari ini bahwa
> Thailand melakukan tindakan ini juga)
> - menghukum mati semua polisi/tentara yang ketahuan menjual obat dan menjadi
> backing tenpat-tempat maksiat (udah baca belum kalau para backing cafe di
> Kemang menyerbu dan melukai polisi polsek Mampang? Rambutnya pada
> cepak-cepak).
> - menghukum mati AS Hikam yang mengubah institusi-institusi teknologi
> nasional menjadi berbagai taman ismail marjuki (wong ahli sastra). Bukannya
> bikin gebrakan malah menghambur-hamburkan uang dengan berjalan-jalan naik
> heli (baca koran hari ini deh).
> - membubarkan PDIP dan menyatakannya sebagai partai terlarang kecuali kalau
> mau membubarkan satgas-satgas tukang terornya (hehe...)
> - idem buat PKB kecuali membubarkan atau mereposisi kedudukan banser-nya
> itu.
> - mengirim kiai-kiai seperti Siraj untuk mengambil kuliah minimal S1 (biar
> rada intelek).
> - menggalakkan pengiriman mahasiswa ke LN, dan menghukum mati semua yang
> berusaha mengambil kesempatan untuk KKN.
> - membubarkan PT Telkom, atau memecahnya menjadi 3 buah perusahaan biar kita
> dapat mengembangkan infrastuktur internet (biar pada bisa bikin bisnis lewat
> internet ya...hehehe...).
> - tentunya keluar dari milis permias@.
>
> Nah, tentunya harus ada langkah pertama kan? Ya sudah, langkah pertama saya
> adalah permisi saja dari sini. Bye-bye, hehehe.....:)
>
> Anjasmara
>
> ----------------------------------------
> >From: Faransyah Jaya <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: Re: "Buang" saja Syahril Sabirin ke Nusakambangan
> >Date: Mon, 19 Jun 2000 09:53:06 -0700
> >
> >Pak anjas. kalo GD di buang ke Nusa kambangan, yang gantiin siapa ?
> >anda mau nggak ?
> >
> >faran
> >
> >
> > >Date: Sun, 18 Jun 2000 18:12:22 EDT
> > >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
> > >From: Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
> > >Subject: Re: "Buang" saja Syahril Sabirin ke Nusakambangan
> > >To: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > >Lebih tepat kalau GusDur yang dibuang ke Nusa Kambangan.
> > >Pernyataan-pernyataan bersifat partisan begini ini nggak cocok untuk
> > >dikembangkan lebih lanjut. Katanya pengen mengembangkan pemerintahan yang
> > >bersih, masak ada praktek intervensi kok malah didukung.
> > >
> > >Satu lusin alasan mengapa GusDur yang perlu dimasukkan ke Nusa Kambangan
> > >adalah:
> > >(1) pernyataannya bahwa dia lebih tahu dari Jakgung mengenai Syahril. Kok
> > >sedemikian hebat seorang presiden lebih tahu dari penyidik. Bos-nya
> >penyidik
> > >saja belum tahu tuh.
> > >(2) mengembangkan KKN yang didukung oleh kroni-kroni barunya yaitu dari
> > >kalangan NU dan PDIP.
> > >(3) menjalankan sistem pemerintahan tidak dengan cara yang profesional,
> > >tetapi dengan administrasi pesantren yaitu sistem kekeluargaan. Ini hanya
> > >sesuatu yang berbeda bentuk dari sistem kekeluargaan Orde Barunya
> >Suharto.
> > >(4) mengembangkan sistem akuntasi kekeluargaan untuk dana-dana
> >non-budgeter,
> > >yang termasuk di dalamnya adalah bantuan LN.
> > >(5) menunjuk yayasan keluarga untuk menyalurkan dana bantuan LN kepada
> >yang
> > >berhak, namun ternyata jumlah yang disalurkan tidak ada seperempatnya.
> > >(6) mengemplang dana non-budgeter Bulog dengan mengabaikan
> >prinsip-prinsip
> > >administrasi kenegaraan yang bersih.
> > >(7) mengabaikan tegaknya hukum dengan melakukan intervensi diluar
> > >kewenangannya.
> > >(8) mengabaikan tegaknya hukum dengan mengajak Sofyan Wanandi yang masih
> > >berstatus cekal untuk jalan-jalan ke LN.
> > >(9) mengutamakan bisnis keluarga dengan segala cara, dengan contoh
> >berusaha
> > >menggusur Syahril hanya semata-mata dendam pribadi akibat bank-nya
> > >dilikuidasi.
> > >(10) berusaha mengembangkan komunisme dengan alasan rekonsili nasional
> >yang
> > >benar-benar silly. Memang ada berapa orang komunis di Indonesia sehingga
> > >sedemikian pentingnya memaksakan kehendaknya?
> > >(11) Gus Dur hendak membubarkan BI hanya karena amarahnya.
> > >(12) Gus Dur berkali-kali melecehkan dan melangkahi DPR.
> > >
> > >Demikian agar menjadikan periksa, dan mengingat Kejakgung sudah berubah
> > >fungsi menjadi tukang gebug pemerintah, sebaiknya Gus Dur beserta kroni
> > >dihadapkan ke pengadilan rakyat saja.
> > >
> > >
> > >Anjasmara
> ________________________________________________________________________
> Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com