Semakin banyak yang ingin merdeka dari Jakarta.
Timor-timur sudah merdeka.
Aceh berjuang terus untuk merdeka.
Papua katanya akan langsung merdeka kalau Gus Dur disingkirkan.
Bisa bisa Gusdur jadi Presidennya Papua, mungkin pantes juga.
Gerakan Riau Merdeka sedang dilatih GAM, sebentar lagi pasti meledak.
RMS mulai ada alasan buat memerdekakan Maluku karena ulah para laskar.
Bali bisa saja merdeka dari Jakarta, benih benih sudah tumbuh karena
kerakusan kroni pejabat ORBA.
Mbak mega disingkirkan, Bali minta merdeka, mungkin jadi
Presidennya Bali.
Republik Borneo sedang menyiapkan Sultannya.
Begitu juga kesultanan Makassar.
Apa gunanya bersatu kalau malah ditindas kata mahasiswa lokal.
Sumpah pemuda 1928 sudah tidak relevant.
Memang tampaknya kepulauan Nusantara bersatu and kemudian
pecah karena "natural process".

Mari kita semua bermerdeka ria. Yang jelas harus siap nyawa
sebagai taruhannya. Tak usah sedih kalau ada yang mati.
Anggap saja semua masuk surga mati syahid, khan semua merasa
benar menurut agamanya masing masing. Apalagi kalau kalian ngaku
beragama. Nikmati saja berita berita baku hantam di tanah air.
Hitung hitung ngurangi jumlah penduduk, apalagi yang baku hantam
biasanya pada dasarnya memang orang bodoh dan tidak berkualitas
di pasar global. Sekali lagi, orang tidak berdosa yang mati
jelas akan masuk syurga sesuai kepercayaan agama masing masing.
Apalagi kalau percaya Sufi.

Merdeka.. merdeka.. merdeka !
hasilnya penduduk Nusantara berkurang puluhan juta.
Memang hidup enak didunia bukan jatah kebanyakan rakyat Indonesia
yang bodoh bodoh tapi merasa paling pintar.

Nasrul I.
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke