>From: Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Agama Katolik: Pelecehankah? (Re: Xanana: Sakramen Perkawinan??)
>Date: Thu, 6 Jul 2000 23:38:29 -0400
>
>Salam PERMIAS,
>
>Pertama-tama, terima kasih banyak kepada mas Jaya atas pertanyaan2nya
>tentang ajaran agama Katolik, dalam hal ini tentang Sakramen Perkawinan,
>dan terus terang, saya tidak melihat ini sebagai pelecehan terhadap agama
>Katolik seperti yang diduga oleh lae Irwan. So, santai aja, lae Irwan, and
>the best thing to do, you should pray to God and thank Him that there is
>someone who wants to know about The Wisdom of Christian Life.
See, kalau pertanyaan diambil sebagai pertanyaan kan enak. Masak mau pakai
penterjemahan segala.
>Sebelum saya menjawab pertanyaan mas Jaya, bolehkah saya diteruskan
>informasi yang mas Jaya dapatkan dari SMH (singkatan apa sich nich? maaf
>ya, saya kurang banyak gaul di darat nich) dan CNN, dan katanya di Kompas
>juga, soalnya barusan saya coba2 nyari di CNN dan Kompas, tapi nggak
>ketemu2 tuch atawa saya nya yang 'bluun' 'kali ya..;))
Lho, yang saya forward itu dari CNN ya. Kan kebetulan CNN ambil berita dari
AP. Harusnya anda bisa dapat tuh berita. Sedangkan SMH yg saya maksud adalah
Sidney Morning Herard. Saya tidak tahu apa SMH punya search engine di
database-nya. Saya paling seneng baca kalau ingin tahu tentang Timtim, dan
ternyata sekarang jarang ada tuh. Sementara pemberitaan tentang Xanana kawin
perasaan banyak dimuat di dalam negeri pula. Kenapa pula anda kesulitan
cari?
>Nach, sekarang down to business dech, mas Jaya.
>
>Kalau tidak salah, dikatakan bahwa perkawinan kedua dilakukan di gereja.
>Nach yang menjadi pertanyaan saya, di gereja mana tuch? Gereja Katolik
>atawa Gereja agama lain. Ini crucial sekali bagi saya untuk bisa
>memberikan jawaban atas pertanyaan2 mas Jaya.
Gerejanya adalah gereja di Timtim, di luar kota Dili. Dilaksanakan oleh
orang gereja, lupa jabatannya tapi tinggi. Tapi bukan oleh Belo yang
disebutkan tidak hadir dengan alasan yg tidak diketahui.
>Jadi, mengenai apakah itu lewat Sakramen Perkawinan atawa tidak, saya
>belum dapat menjawabnya, karena, ya itu tadi, di gereja mana nich.
Disebutkan lewat sakramen (saya nggak tahu apa itu sakramen ya, pokoknya
ada).
>So, mas Jaya, dengan senang hati saya akan menjawab pertanyaan2 mas Jaya
>seandainya saya bisa mendapatkan informasi yang akurat apakah si Xanana
>itu menikahnya di Gereja Katolik atawa tidak.
Jelas di gereja Katolik. Wah, mending saya cari dulu.
http://www.cnn.com/2000/ASIANOW/southeast/07/02/etimor.gusmao.ap/index.html
Untuk yg di SMH ketemu juga kalau di-search, cuma harus bayar. Ini
sinopsisnya.
They married in the hills above Dili, the former revolutionary leader and
the Melbourne woman who began working with him as his secretary. Jose
``Xanana" Gusmao, aware of Catholic church sensitivities toward remarriage,
arranged for only 50 close fa ...
Sydney Morning Herald, Jul 2000 (492 words)
>Satu hal yang pasti, mas Jaya, di dalam agama Katolik, wanita dan anak
>mendapat tempat khusus, dan itu terlihat di dalam devosi Gereja Katolik
>terhadap Santa Perawan Maria, serta pandangan Gereja Katolik terhadap
>Aborsi. Jelas dan Tegas.
Saya tahu pandangan Vatican tentang aborsi. Justru itu saya tertarik dengan
status wanita dan anak. Begini ya. Di dalam masyarakat kan nggak ditanya
kawinnya di catatan sipil atau di gereja atau di masjid. Berhubung tidak ada
baptis-baptisan di masjid, seorang anak yg lahir dari perkawinan yg tidak
dilaksanakan secara Islam juga nggak repot-repot amat. Kalau ada baptis kan
ada upacara tetek bengek. Mana pakai godfather juga ya (kalau nonton film
godfather atau film itali sih gitu ceritanya, entah bener entah enggak).
Jadi kan gimana kalau perkawinannya tidak diakui gereja tapi pengen anaknya
dibaptis? Soalnya saya pernah baca gereja menolak membaptis anaknya Madonna.
>Well, saya tunggu ya, mas Jaya informasinya, biar saya nggak repot2
>ngurusin perkawinannya si Xanana. Dia yang enak, gue yang harus ikutan
>pusing nich..hehehe...;))
Ya ini kan iseng-iseng.
>Akhir kata, sekali lagi, terima kasih, mas Jaya atas keinginantahuan mas
>Jaya akan ajaran agama Katolik dan terima kasih karena mas Jaya juga
>telah sharing sedikit tentang perkawinan di dalam agama Islam.
>
>May God Bless You and family always. Amen.
Thank you.
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com