Yah, emang kalau mau akal-akalan ada-ada saja. DPR mau due date baru mau
ngejawab. Masak presiden kok main akal-akalan kayak anak kecil saja.

Anjas

---------------------------------
Keinginan Gus Dur Ditolak Anggota Dewan

JAKARTA, Suara Merdeka CyberNews. Keinginan Gus Dur untuk tampil di DPR
tanggal 20 Juli mendapat tentangan, mungkin ditolak. Beberapa anggota DPR
merasa tanggal 20 Juli itu akan membuat Dewan sulit menilai jawaban
Presiden. Kenapa?

Siapa Motor penggerak penggunaan hak interpelasi DPR, Ade Komarudin dari
Fraksi Partai Golkar dan rekannya Heri Akhmadi dari Fraksi PDIP, keberatan
jika Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memberikan jawaban pada 20 Juli.
Karena, pemilihan waktu itu membuat dewan sulit menanggapi penjelasan
Presiden, sebab masa persidangan DPR s akan berakhir keesokan harinya, pada
21 Juli 2000.

"Tampak, Ini niat jelek Gus Dur untuk membatasi ruang gerak anggota Dewan
dalam memberikan tanggapan atas jawaban presiden," jelas Ade.

Menurut Ade, tanggapan DPR harus diberikan pada masa persidangan yang sama,
dan akan hangus kalau tidak bisa diberikan. Karena itu, dia menilai,
pemilihan tanggal itu hanya upaya Gus Dur mencari celah menghindari
penilaian DPR.

"Memang, DPR tak bisa menghalangi Presiden jika ingin memberikan jawaban
pada tanggal 20 Juli. Tetapi itu bukan sikap yang ingin menyelesaikan
masalah. Saya pikir tanggal 13 Juli adalah waktu yang paling bagus," yakin
Ade.

Sekretaris Fraksi PDIP, Hery Akhmadi, juga menolak pertemuan tanggal 20 Juli
tersebut. Justru, dia akan meminta fraksinya mendesak Presiden tagar idak
jadi memberikan jawaban pada tanggal tersebut. Tapi, berbeda dari Ade,
Ackhmadi tetap yakin, meskipun mepet, DPR akan tetap dapat menilai jawaban
itu.

Ah, lagi-lagi berujung pada polemik. (CN02)
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke