Salam PERMIAS,

Mohon maaf sebelumnya atas keterlambatan saya menanggapi tanggapannya mas
Jaya, maklumlah, sibuk mencari sesuap hamburger.

Btw, mengenai forward-an nya mas Jaya yang dari CNN itu saya sudah baca,
dan disana sama sekali tidak ada tertulis kalau pernikahannya si Xanana
dilangsungkan di gereja, kecuali di Seminary. Atau, jangan2, saya salah
menterjemahkan bahasa Amerika nya CNN lagi, wah bisa2 saya harus ngambil
English 101 lagi nich..;)

Mengenai anaknya Madonna (kalau nggak salah namanya si Lourdes ya?) saya
juga kurang begitu tahu, tapi yang pasti, menurut pandangan pribadi saya,
anak tidak membawa dosa orangtua.

Well, saya pikir cukup segini saya dech diskusi kecil2an kita mengenai
pernikahannya si Xanana, dan apabila memang si Xanana menikah di gereja
Katolik, saya sependapat dengan mas Jaya, bahwa ini pelecehan terhadap
agama Katolik oleh Xanana. Tapi yang pasti, dengan tidak hadirnya Uskup
Agung Belo, kiranya mas Jaya dapat menangkap dengan jelas, sikap Gereja
Katolik Roma terhadap tindakan tsb.

Oya, ada satu catatan dari tulisan mas Jaya sebelumnya, bahwa tidak ada
posisi lagi diantara Pastor (Romo) dan Uskup.

Oki doki, sampai jumpa di lain kesempatan.

Salam hangat dari Pantai Selatan Florida,
Dharma Datubara

Kirim email ke