Dear rekan PERMIAS:

Sapa takut! Ayuk together serentak dari AREK AREK West Coast sampe East Coast
mulai bersama sama. 

Nanang Fardiansyah
PERMIAS San Francisco Bay Area

Arya Indrathama <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Rekan rekan Mahasiswa,
> 
> Kalau anda ingin melaksanakan agenda sesuai apa yang dikatakan sama Mas
> Anjasmara, Organisasi Pelajar di Amerika tidak mungkin bekerja sendiri.
Butuh
> komitmen dari seluruh permias lokal yang ada dan juga hubungan dari
> organisasi mahasiswa Indonesia di negara lain seperti Permica ( Canada )
dan
> PPI ( dibagian dunia yang lain ). Kalau hubungan ini sudah terjalin, dan
> ditambah dengan network dari universitas di Indonesia, maka Mahasiswa
> Indonesia akan sangat besar bargaining powernya untuk dapat menyelesaikan
> paling tidak satu kasus saja, katakanlah kasus Ambon. Dengan persatuan
> mahasiswa Indonesia di seluruh dunia ini, maka penggalangan dana yang besar
> dapat dengan mudah diraih dan juga kemampuan politik untuk memaksa
pemerintah
> lebih keras untuk menyelesaikan kasus Ambon bisa dilaksanakan.
> 
> Masalahnya bagaimana kita memulainya? siapkah kita sebagai mahasiswa untuk
> punya komitmen dalam membantu menyelesaikan SATU SAJA polemik yang terjadi
di
> tanah air. Untuk menggalang kekuatan diatas paling tidak dibutuhkan waktu
> setahun dua tahun untuk merealisasikannya. Dan Permias beserta organisasi
> mahasiswa Indonesia lainnya harus mampu melaburkan dirinya dalam organisasi
> mahasiswa Indonesia yang lebih besar, sehingga terbentuklah suatu
organisasi
> mahasiswa yang besar dan kuat. Apakah nantinya bisa menjadi sindikat atau
> mafia itu urusan lain. Yang pasti dengan kekuatan besar dari seluruh
> mahasiswa Indonesia maka sekali lagi, apa yang diminta oleh Anjasmara dalam
> email pertama itu bukan mustahil untuk dilaksanakan.
> 
> Sekarang itu tergantung dari komitmen kita. Kalau kita sudah siap untuk
> meninggalkan perbedaan kita dan mulai bersatu maka semua pasti bisa. Sumpah
> pemuda tahun 1928 tidak disponsori oleh pemerintah Hindia Belanda, sama
juga
> sekarang kalau mahasiswa Indonesia di seluruh dunia ingin bersatu,
Pemerintah
> RI tidak akan pernah memprakarsainya. Semuanya berawal dari diri masing
> masing apakah ingin merubah atau tidak.
> 
> Dari dahulu sampai sekarang ada sifat orang yang tidak berubah. Ada orang
> yang mempunyai keinginan untuk memperjuangkan bangsanya dan ada orang yang
> hanya ingin memperjuangan kepentingan dirinya sendiri. Budi Utomo, Bung
> Hatta, Bung Karno dan yang lain lain adalah orang mahasiswa yang
> memperjuangkan bangsanya dan nama mereka akan tetap ditulis dalam sejarah.
> Orang yang memperjuangkan dirinya sendiri tidak akan pernah dikenal karena
> mereka tidak akan pernah memberikan sumbangsih apapun bagi bangsanya.
> 
> Jadi lihatlah kediri masing masing dan tanya, maukah anda sebagai
mahasiswa,
> pelajar dan pekerja untuk mempunyai komitmen dalam merubah nasib bangsa?
Kita
> tidak butuh orang orang yang hanya bisa bicara pesimis dan memprovokator
> seperti banyak yang kita lihat di milis milis Indonesia. Kita butuh konsep,
> rencana dan komitmen jangka panjang. Maaf kalau email ini agak panjang,
tapi
> memang itulah JAWABAN dari pertanyaan Mana suara PERMIAS? Bagaimana anda
> merealisasikan JAWABAN tersebut itu berpulang dari sebanyak mana anda
peduli
> terhadap diri sendiri dan sebanyak mana anda peduli terhadap Indonesia.
> 
> 
> Arya Indrathama
> 
> Permias Denver, CO


____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

Kirim email ke