Eh, ada orang kok GR amat. Siapa ngomongin anda sih? Hehehe....:)
Betul itu, tentunya semua event di LN tidak berkorelasi langsung dengan yg
di dalam negeri. Tapi mana kita tahu apakah para penggede bule di DC ikut
mempertimbangkan suara-suara mahasiswa di Amrik. Bisa jadi masuk tong sampah
terus, bisa juga jadi pembahasan di sela sarapan pagi, atau lunch. Who
knows?
Soal salah menyalahkan masalah Timtim, wah bukan itu mas point-nya.
Point-nya PERMIAS ikut mendorong keterlibatan LN dan pencabutan bantuan
militer. Jadi baik ada efeknya atau tidak ada efeknya sama sekalipun kepada
yg didorong, bila ternyata hasilnya pihak LN terlibat, maka PERMIAS secara
moral harus bertanggung jawab. Lain kali jangan GR gitu dong....:)
Anjas
-----------------------
Ehemn....anda menuduh atau menyudut ini, lho kok Permias yang disalahkan
dalam kasus Tim-Tim, wah bangga saya kalau memang saya ini yang disebut
sebagai oknumnya, suara Mardhika ternyata diperhitungkan oleh sejarah lho!
Belum lagi mayoritas pelajar di Dalam Negeri yang jelas lebih mempunyai
kekuatan di bandingkan para pelajar kiriman Orang Tua, kiriman Instansi, dan
para penerima beasiswa di Amerika sini, ...:)
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com