Ketimbang capek ngeributin sampah, mending juga
kita berhumor ria di hari senin....:)
[tolong posting ini jangan di forward ke Pak Dubes ya...hehehehe]

Jangan pada dianggap serius ya, anggap saja ini
lelucon khas dari milis permias...hehehehe

Potongan2 ucapan yg saya kutipan di bagian bawah
adalah ucapan eh tulisan dari satu orang yg saya susun
berdasarkan kronologis waktu yg bisa dilihat dari 4 digit nomor
posting pada bagian akhir URL yg saya berikan.

Mohon tidak mengajukan pertanyaan siapa yg menjadi
lakon dalam opera permias kali ini dan juga tolong
jangan kasih komentar2 atau pertanyaan seperti;
"Koq bisa sampai seperti itu ya orangnya?",
"Ini tulisan nyata?",
"Bisa tolong kasih nomor psikiater ini ke dia, 555-GOKIL"
dll yg sejenis.

Sekali lagi, ini hanya sekedar hiburan saja di hari senin.
Selamat menikmati....:)

peringatan sebelum membaca:
bagi yg suka mabuk laut atau tidak tahan bila berada
dalam putaran air atau pun tidak kuat lari jauh2, mohon
tidak membaca opera permias berikut ini.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


-------lelucon khas milis permias dimulai-------

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1494?
Ingat PERMIAS juga harus ikut bertanggung jawab dalam kasus TIMTIM karena di
dalam penyelesaian konflik di sana, PERMIAS yang ditunggangi oleh tokoh LSM
ikut mendukung penyelesaian oleh pihak asing. Lebih baik kita-kita ini
belajar dari pengalaman masa lalu lah.

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1502?
Saya sanggup dan berani menulis nama kalau anda memang menilai hal ini
perlu. Bagaimana? Masak maki-maki Gus Dur aja berani, lalu menyebut nama ini
nggak berani?


http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1510?
Soal salah menyalahkan masalah Timtim, wah bukan itu mas point-nya.
Point-nya PERMIAS ikut mendorong keterlibatan LN dan pencabutan bantuan
militer. Jadi baik ada efeknya atau tidak ada efeknya sama sekalipun kepada
yg didorong, bila ternyata hasilnya pihak LN terlibat, maka PERMIAS secara
moral harus bertanggung jawab.

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1520?
Malahan ada dua. Satunya di LA. Apa masih perlu disebut? Kan sudah
sangat-sangat transparan. Untuk ke saya, jelas sudah yg saya tuju, anda juga
tahu, Marianus juga tahu. Jadi dengan demikian saya tidak perlu takut
dituduh berdalih macam-macam karena takut.


http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1523?
Ini menyangkut nama orang ya. Kalau saya sudah sebut demikian, maka saya
sudah sah MENUDING! Nggak pakai tedeng aling-aling. Cuman saya berusaha
bijak dikit (dikitttt aja). Kalau buat yg nanya, wah, tudingan saya sudah
jelas sekali. Kalau anda tidak tahu itu hak anda. Memang anda dari dulu kan
nggak tahu-an mulu....:) Kalau saya sebutkan, walaupun tudingan saya 99%
benar, kalau terjadi yang 1% kan kasihan yg saya tuding. Saya kan menjawab
untuk konsumsi 2 orang penanya awal. Kalau mau tahu, suruh Dr. Syamil dan
Marianus sebut. Saya cuman kasihan saja kok. Bagaimana Bapak Doktor?
Bagaimana Oom Penyu?

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1526?
Apa susahnya sebut nama. Saya kan cuman bilang kasihan. Lagipula apa dari
sasaran tudingan saya punya alternatif lain? Kan orangnya cuman itu saja.
Nggak ada alternatif lain. Lain kalau saya bilang Brigjen K. Bisa K=kunyuk,
Kamirin, Kartono, Kirwan, Kamarianus, dll. Ini sudah jelas kok. Jangan
pura-pura nggak tahu yaaa.....:) Malu dong. Takut sama siapa sih? Takut sama
anda? Sama Syamil? Sama dua orang yg saya tunjuk itu? Jauuuhhhhh....:)

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1564?
Jangan memperlebar masalah dulu. Anda boleh bertanya lagi di lain
waktu. Silakan disampaikan lagi daftar pertanyaannya bila masalah kita
secara pribadi sudah beres. Saya siap kok.

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1568?
Lho ngapain mesti saya jawab? Dia juga nggak jawab email pribadi saya. Juga
nggak ngasih no. telponnya. Jadi kesimpulan saya sih memang punya motivasi
nggak baik.

-------------opera permias selesai (untuk sementara???)------------

Kirim email ke