DPR sih cuman galak tapi galak dibuat-buat saja. Biar kelihatan gagah saja.
Giliran ada penjelasan dari Gus Dur biarpun yang ditanya masalah pemecatan
Kapolri lalu Gus Dur menjelaskan cara membuat sambal terasi, maka DPR hanya
akan manggut-manggut saja. Contohnya sudah jelas. Kemarin sudah begitu, maka
sekarang atau besok akan tetap seperti itu.

Sinyalemen bahwa DPR adalah Dewan Pemalak Rakyat sudah makin marak. DPR
jaman ORBA dan DPR jaman sekarang sebetulnya masih berkapasitas sama. Cuman
sebagai ajang berdiskusi bagaimana memalak BUMN, atau departemen, atau
pengusaha swasta.

Masalahnya gimana cara menanggulangi masalah ini? Jawabnya gampang yaitu
dibuat DPR Watch. Dengan demikian kinerja DPR dapat selalu diawasi. Kalau
sudah ada kasak-kusuk masalah komisi, segera saja anggota DPR itu diblejeti
sampai telanjang bulet. Hal yang sama dapat dilakukan terhadap Kepolisian,
BPK, Jakgung, Kehakiman, dan BI. Mengapa saya sebut 5 institusi ini? Wah,
habis mereka nggak ada yg mengawasi. Apalagi polisi dan Jakgung di bawah
Tuan Besar HAM Marjuki Darussalam yang sekarang cuman jadi tukang gebug
presiden. (Ingat Syahril?).

Bila badan independen untuk mengawasi kelima institusi yang bobrok ini dapat
dibentuk, maka saya rasa pemerintah juga tidak berkutik dan sistem
kediktatoran yang selalu mewarnai pemerintahan Indonesia sejak lahir ini
dapat dihapuskan. Adalah tugas kita untuk melakukan pembaruan. Bukan tugas
Gus Dur yang dilahirkan untuk jadi diktator, atau Mega yang anak mantan
diktator.

Sudah ribuan kali saya bilang tidak usah mengadili Suharto. Mengapa? Karena
Suharto punya pendukung. Bila dipermalukan, maka 20 tahun lagi anak Suharto
akan berubah menjadi tokoh idola. Mungkin Tutut akan mendirikan Golkar-P
(yaitu Golkar perjuangan). Sama dengan yang dilakukan oleh Megawati. Sukarno
juga selama 6 tahun dipermalukan, diejek-ejek, sampai mati mengenaskan
sebagai tahanan di rumahnya sendiri. Keluarganya dijauhi, dlsb. Hal yang
sama sekarang kita lakukan terhadap Suharto, apakah anda-anda berpikir
kejadian tidak akan berulang? Kita perlu darah segar. Bukan elit politik yng
keturunan Menak. Gus Dur adalah keturunan menak. Mega keturunan menak. Dan
Tutut juga keturunan menak yang akan muncul 20 tahun lagi sebagai pahlawan
dari kaum tertindas. Entah siapa yang ditindas....:) Bila ini terjadi, wah,
Indonesia akan berjalan di tempat untuk selamanya....:)


Anjasmara

--------------------------------------
Jika Alasan Gus Dur Tidak Kuat
DPR Sepakat Tolak Bimantoro

Suara Merdeka CyberNews. DPR bertekad akan menolak Bimantoro sebagai
Kapolri. Ini jika alasan pencopoatan Roesdihardjo tidak masuk di akal.

Penjelasan itu disampaikan anggota DPR dari Fraksi Reformasi Djoko Susilo
kepada para wartawan seusai diskusi di Habibie Center Rabu (20/9).

Dia menyatakan, bila nanti Presiden Gus Dur tetap ngotot dan dalam
menjelaskan kepada DPR tentang pencopotan Kaporli tidak mempunyai alasan
yang masuk akal, Komisi I dan II DPR akan menolak Bimantoro.

"Kita tidak main-main dengan masalah ini dan DPR akan tegas dengan masalah
ini," tegasnya.

Menurut anggota DPR Komisi I ini, Presiden telah melanggar Tap MPR Nomor
II/MPR/2000 dan ini suatu pelanggaran yang sangat erius. Sebab di dalam
Pasal 7 Mengenai Susunan dan edudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia,
ayat (3) menyebutkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dipimpin oleh
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ang diangkat dan diberhentikan
oleh Presiden dengan prsetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.

Dia menyesalkan Presiden tidak melakukan konsultasi sama ekali dengan DPR.
Karena itu DPR akan mempertanyakan msalah ini kepada Presiden.

Menurut Ketua Departemen Humas dan Media Massa DPP AN ini, penjelasan
Presiden bisa ilakukan saat pertemuan konsultasi antara pimpinan DPR dan
pimpinan fraksi-fraksi DPR. Tapi sebelum itu, Presiden harus lebih dahulu
mengirim surat sebagai penjelasan.

"Apabila alasannya masuk akal maka kita bisa terima dan tidak masalah"
yakinnya.(CN02)

_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.

Share information about yourself, create your own public profile at
http://profiles.msn.com.

Kirim email ke