Wah, rupanya sudah dijelaskan lebih jauh oleh rekan Pohan.
Yah, paling tidak ini bisa jadi masukan yg baik untuk rekan
Budi sebelum mengomentari suatu situasi agar tidak melakukan
kesalahan yg sama dikemudian hari....:)

Mari kita jernihkan pikiran kita dalam mencoba melihat situasi
yg ada bila kita tidak ingin terjebak oleh emosi kita sendiri sehingga
kemampuan nalar kita jadi terpenjara oleh karenanya.

Mari kita coba berbuat sesuatu atau pun menyampaikan
suatu pemikiran2 yg lebih banyak memberikan nilai tambahnya
untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat kebanyakan.

catatan:
Saya gunakan kata "kita" dalam pengertian ajakan untuk semua
termasuk diri saya sendiri.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


In a message dated 9/25/00 12:04:40 PM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:

> Rekan Budi,
>  Kebetulan tadi pagi saya menanyakan soal yang sama ke Menlu Alwi Shihab,
>  signifikansi kunjungan Gus Dur kali ini.
>  Cukup banyak info juga di luar itu.
>
>  Jadi kalau yang Venezuela, itu untuk Opec Summit, KTT pertama sejak 25
tahun
>  terakhir dan kedua sejak 40 tahun terakhir.
>  Kalau ke Brasil dll, kata Alwi, banyak manfaat juga. Soalnya, Brasil jago
>  dalam pertanian.
>  Selebihnya?
>  ''Mempunyai kawan lebih banyak kan lebih baik,''katanya.
>
>  Begitulah, cak. Jadi, ke Venezuela, Brasil, Kanada, Argentina itu tetap
>  penting.
>  ''Kebetulan kita sedang ada di kawasan itu kan. Jadi sekalian,''timpal
Alwi.

Kirim email ke