Hi Buddies!
Kapan bangsa Indonesia tanah Ibu pertiwi tercinta kita akan maju and
berkembang? Sedangkan generasi muda bangsa Indonesia yang di luar negeri masih
sibuk mendiskusikan soal SARA, politik and soal soal sepele lainya? Saya
sangat setuju dengan SIP 2000 in Chicago but mengapa kita masih seperti dulu
ketika jaman penjajahan sibuk dengan Agenda Sumpah Pemuda 1, 2 and etc.
Bagaimana dalam SIP 2000 kita tidak hanya mendiskusikan soal Politik kayak
agenda Sumpah Pemuda 1 and 2 yang nenek moyang kita di luar negeri dulu
lakukan. Sebagai mahasiswa di US or negara lainya mari kita juga diskusikan
soal technology, internet business, B2B Business 2 Business, B2C Business 2
Customer, and E-Commerce in Indonesia.
Kita mahasiswa Indonesia seharusnya tidak cakap dengan politic saja but juga
cakap dengan e-business and e-bidang lainya. Kita mahasiswa di Stanford
University Palo ALto Silicon Valley sejak dari bangku kuliah sudah bisa sibuk
dengan e-commerce technology, Internet start up company, stock option and
bekerja sama dengan VP Venture Capitalist. Porche, BMW and Ferrari sudah biasa
di Campus Parking lots. Sudah culture mahasiswa di Silicon Valley jadi
milionere sebelum lulus kuliah and jadi bilionare setelah graduate. Kapan kita
mahasiswa Indonesia di Amerika and rekan mahasiwa kita di Indonesia bisa
seperti mereka kalau tidak di mulai dari sekarang?
Hamba Allah di Silicon Valley
Nanang: STANFORD.EDU
Mobile/Cell:650-996-6401
Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Salam PERMIAS,
>
> Terima kasih untuk abang Ramadhan Pohan untuk berita SIP 2000 nya di Jawa
> Pos Online, kalau kata halak hita -orang kita- sudah mantaplah, bang..;))
>
> So, buat mas Arya van Denver, cita2 anda buat masuk koran sudah semakin
> dekat (terlambat sedikit dari uda Firdaus ndak papah khan..hehehe...) dan
> untuk mbak Irma van Columbus, hmm..kesempatan debat terbuka di hadapan
> bang Pohan..akan menarik penanya untuk menulis profile anda..hehehe..;)
>
> Hmm..siapa tau anda berdua bisa jadi cover boy and gal nya Jawa Pos Online
> untuk bulan November yang akan datang..;))
>
> (Tino dan Budi: wah, sentimen nich ama anak2 LA...kapan ya kami berdua
> bisa nongol juga di 'Batak Pos' Online..hehehe...).
>
>
> Salam hangat dari Penunggu Pantai Selatan Florida,
> Dharma Datubara
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> Date: Mon, 02 Oct 2000 21:51:05 GMT
> From: Ramadhan Pohan <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Jawa Pos Online
>
> Dharma yang baik,
> Selamat berkongres ya!!!
> salam,
> ramadhan pohan
> ###
>
> http://www.jawapos.com/hotnews/20001002-084617.htm
> Jawa Pos, Senin, 02/10/2000 - 08:46 WIB
> Permias Chicago Siapkan Pertemuan Mahasiswa Sedunia
> Ryaas, Amien, Agus WK, Emil, Syaukani Pastikan Datang
> Washington.
> Prihatin atas kondisi dan ancaman disintegrasi di tanah air, mahasiswa
> Indonesia di Amerika Serikat menyiapkan pertemuan akbar yang menghadirkan
> seluruh perwakilan mahasiswa Indonesia dari lima benua. Acara yang
> diselenggarakan organisasi mahasiswa Permias-Chicago ini juga mendatangkan
> para pemimpin dan pemuka bangsa. Pertemuan bertajuk "Seminar Internasional
> Permias I dan Pertemuan Mahasiswa Indonesia Se-Dunia di Luar Negeri I",
akan
>
> digelar di kampus Universitas Northwestern, Chicago, Illinois, AS 27--29
> Oktober ini.
>
> Wartawan Jawa Pos di Washington DC Ramadhan Pohan melaporkan, dari
rangkaian
> kongres mahasiswa di atas Permias memasukkan agenda penting pembicaraan.
> Tema seminarnya cukup greget, "Menyelamatkan Negara-Bangsa Indonesia".
> Mendatangkan nama-nama besar Ketua MPR Prof Amien Rais, Letjen (Purn) A.M.
> Hendropriyono, Kwik Kian Gie, Laksamana (Purn) Freddy Numberi, Letjen Agus
> Wirahadikusumah, Prof. Dr. Taufik Abdullah, Prof. Dr.
> Emil Salim, Prof. Dr. Riyaas Rasyid bersama perwakilan mahasiswa Indonesia
> sedunia, benar-benar merupakan pertemuan ambisius.
>
> ''Ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan partisipasi mahasiswa
> Indonesia di luar negeri dalam menyikapi segala perkembangan sosial,
> politik, ekonomi, dan hukum yang terjadi di tanah air dewasa ini dan dalam
> upaya membantu memecahkan berbagai krisis yang dihadapi bangsa Indonesia,''
> tulis rilis panitia Permias Chicago kepada Jawa Pos.
>
> Yang menarik, even akbar ini juga menghadirkan kalangan indonesianis top
> asal Amerika, termasuk Jeffrey Winters, Dwight King, dan R. William Liddle.
> Di samping itu juga "para penguasa daerah" seperti para Gubernur dari
Atjeh,
> Riau, dan Papua. Begitu juga dengan Syaukani HR, bupati Kutai, Kalimanatan
> Timur yang juga Ketua Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia. Para tokoh ini
> semuanya sudah menyatakan kesanggupan kehadirannya di Chicago.
>
> Komplit sudah semuanya, dari mulai mahasiswa, pemikir, pemerintah,
> legislatif, tokoh pergerakan sampai para pakarnya sendiri. Pasalnya,
menurut
> panitia Permias, mereka memang menginginkan sebuah pertemuan menyeluruh,
> komprehensif dan menentukan bagi kelangsungan kesatuan bangsa Indonesia.
> Diakui panitia, para mahasiswa Indonesia di AS benar-benar mencemaskan
> keadaan Indonesia belakangan ini, terutama ancaman disintegrasi.
>
> ''Ancaman itu besar dan mengerikan sekali, terutama jika pemerintah tidak
> mengantisipasi dengan langkah nyata. Daerah-daerah banyak yang berontak dan
> masing-masing dengan keinginannya sendiri. Ini kan menguatirkan sekali,''
> kata Firdaus Ali, ketua Panitia Pengarah, kepada Jawa Pos Minggu siang atau
> Minggu malam WIB.
>
> Firdaus mengungkapkan mereka sekaligus menggandengkannya dengan momentum
> peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
>
> ''Sumpah Pemuda dulu menyatukan bangsa kita yang terkotak-kotak oleh
> kolonial. Sekarang kondisinya masih tetap parah, masing-masing daerah
> berontak. Lebih berbahaya lagi kan ''ujar mahasiswa program doktor Teknik
> Sipil dan Lingkungan di University of Wisconsin, Madison, AS ini lagi.
>
> Apa ini ditargetkan jadi Sumpah Pemuda Kedua?
>
> ''Banyak yang menyarankan demikian, jika berhasil maka bisa menjadi Sumpah
> Pemuda lagi. Tapi kami dari penyelenggara tidak mau muluk-muluk dulu. Kita
> lihat nanti saja. Kita berkonsentrasi pada yang substansi dan esensi dulu
> deh,'' pintanya, dengan vokal rendah. Yang penting saat ini, kata Firdaus,
> adalah menyamakan visi dalam menyikapi kondisi Indonesia sekarang. Dari
> situ, barulah kita melihat ke depan.
>
> ''Jujur saja. Menurut saya para pemimpin kita sekarang ini kan tidak punya
> visi. Kalau pun ada, paling-paling cuma sporadis,'' tegasnya.
>
> Kepada JP, Firdaus menjelaskan pertemuan mahasiswa nasional dan dunia yang
> menghadirkan 500 peserta ini memang memerlukan biaya besar. Paling tidak
> mereka menyiapkan dana USD 30 ribu. Dari mana dananya?
>
> ''Dari Permias sendiri yang tersebar di Amerika ini. Juga dari fund raising
> mahasiswa, dari para alumni lulusan AS. Pusat-pusat kajian Asia Tenggara
dan
> Indonesia yang ada di beberapa kampus di AS juga memberi dana.
> Lembaga-lembaga independen di AS seperti USINDO (US-Indonesia Society),''
> timpalnya.
>
> Firdaus menambahkan panitia sangat selektif menerima dana, dan menolak
> beberapa nama perusahaan besar di AS yang ingin menjadi sponsor. Perusahaan
> rokok, minuman keras dan narkoba termasuk yang mereka tolak sebagai
sponsor.
>
> ''Sengaja kami tolak, termasuk nama-nama perusahaan besar yang mau jadi
> sponsor. Kami harus selektif lah. Tujuan mulia untuk Indonesia ini jangan
> sampai terkotori oleh hal-hal negatip, baik yang kecil apalagi yang
besar,''
> ujarnya, meminta Jawa Pos tidak menuliskan nama-nama perusahaan dimaksud.
>
> Panitia Permias Chicago sendiri sebenarnya tidak menanggung biaya
perjalanan
> semua peserta dari luar negeri. Panitia hanya memfasilitasi konsumsi dan
> akomodasi para pembicara dan peserta di Chicago sendiri.
>
> ''Ongkos pesawat dari Indonesia atau dari Eropa, Afrika, Australia, Jepang,
> ditanggung sendiri oleh para peserta. Toh, ini kan untuk kepentingan
> Indonesia sendiri,'' jelas Firdaus.
>
> Menurut ketua SC ini, perwakilan mahasiswa dari Jakarta sudah menyatakan
> konfirmasi kehadiran. Sedangkan dari Surabaya (Unair dan ITS), kata
Firdaus,
> pihaknya belum menerima kabar. Firdaus berharap dua kampus top Jatim ini,
> bersama Uncen, Unsyia Kuala, UGM, dan ITB dapat lebih cepat mengonfirmasi
> partisipasinya.
>
>
>
> (pohan/JP13)
> [ Kembali ]
>
> _________________________________________________________________________
> Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
>
> Share information about yourself, create your own public profile at
> http://profiles.msn.com.
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1