Nanang,

Memang sebagian pendapat kamu ada benarnya. Tapi sebagiannya lagi keliru.
Diskusi yang sering dilakukan mengenai segala isu mengenai sara, politik
bukanlah soal yang sepele. Justru disinilah Indahnya kehidupan demokrasi,
bangsa kita masih dalam proses belajar kehidupan demokrasi. Kita perlu
belajar banyak tentang bagaimana cara melihat pendapat seseorang dan
bagaimana menyikapinya. Dari diskusi diskusi seperti inilah yang akan banyak
menyadarkan orang tentang pentingnya persatuan dan lahir pemimpin-pemimpin
baru yang lebih baik lagi.
Mayoritas bangsa kita, termasuk saya sendiri adalah produk kekerasan dimasa
lampau. Kita cenderung menanggapi pendapat orang lain dengan dengan caci
maki atau cara-cara yang tidak sopan lainnya. Hal itu bisa dilihat langsung
dari diskusi di permias ini. Makanya, bangsa kita butuh suatu alat, figur
apapun itu yang bisa menjadi penghubung dan mempersatukan kita kembali.
Bisa saja kalo nanti dilakukan diskusi seperti B2B, B2C, atau e_commerce dan
sebagainya. Tapi lihat dulu dong tema pembahasannya. Namanya saja Sumpah
Pemuda, yang kalo di artikan dibelahan bumi manapun juga pasti tentang
politik. Terus nantinya ngomong-ngomong tentang B2B segala kan sudah jadi
nggak nyambung lagi. Malah bakalan dilihat kayak sekumpulan orang-orang
goblok.
kalo mau bikin lagi pertemuan yang sama, tapi temanya kali ini diganti.
Entah itu e_commerce di Indonesia atau tentang potensi pasar Indonesia di
bidang High tech dan sebagainya, terserah. Baru deh disitu bisa
mendiskusikan hal-hal seperti itu.




On Wed, 4 Oct 2000 14:59:01 PDT, Indonesian Students in the US wrote:

  Hi Buddies!

  Kapan bangsa Indonesia tanah Ibu pertiwi tercinta kita akan maju and
  berkembang? Sedangkan generasi muda bangsa Indonesia yang di luar negeri
masih
  sibuk mendiskusikan soal SARA, politik and soal soal sepele lainya? Saya
  sangat setuju dengan SIP 2000 in Chicago but mengapa kita masih seperti
dulu
  ketika jaman penjajahan sibuk dengan Agenda Sumpah Pemuda 1, 2 and etc.

  Bagaimana dalam SIP 2000 kita tidak hanya mendiskusikan soal Politik kayak
  agenda Sumpah Pemuda 1 and 2 yang nenek moyang kita di luar negeri dulu
  lakukan. Sebagai mahasiswa di US or negara lainya mari kita juga
diskusikan
  soal technology, internet business, B2B Business 2 Business, B2C Business
2
  Customer, and E-Commerce in Indonesia.

  Kita mahasiswa Indonesia seharusnya tidak cakap dengan politic saja but
juga
  cakap dengan e-business and e-bidang lainya. Kita mahasiswa di Stanford
  University Palo ALto Silicon Valley sejak dari bangku kuliah sudah bisa
sibuk
  dengan e-commerce technology, Internet start up company, stock option and
  bekerja sama dengan VP Venture Capitalist. Porche, BMW and Ferrari sudah
biasa
  di Campus Parking lots. Sudah culture mahasiswa di Silicon Valley jadi
  milionere sebelum lulus kuliah and jadi bilionare setelah graduate. Kapan
kita
  http://www.netaddress.com/?N=1





_______________________________________________________
Say Bye to Slow Internet!
http://www.home.com/xinbox/signup.html

Kirim email ke