Salam PERMIAS,

Kalau tidak salah, uda Firdaus Ali, Ketua Panitia Pengarah SIP 2000, tidak
ada di dalam permias@, dan saya yakin, emailnya mental tuch..hehehe..;)

So, mumpung saya lagi baik hati, uda..hehehe..saya teruskan jawaban uda ke
permias@ dan juga ke mas Nasrul.

Oya, mas Nasrul, jangan kaget kalau uda Firdaus manggil mas pake lae, abis
uda Firdaus dulunya pengen buanget dapet cewek batak, tapi berhubung mamak
bilang, itu 'pemudi seberang' (lha, wong di peta cuman di sebelah kok),
akhirnya menangis nelongso lah uda Firdaus..;))

salam hangat dari pantai selatan florida,
Dharma Datubara

---------- Forwarded message ----------
Date: Wed, 04 Oct 2000 14:13:16 -0700
From: Firdaus Ali <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Subject: [forum] 24 HARI MENUJU SIP'2000: Akankah Sejarah Berulang?

Dear Lae Nasruli (Lae adalah panggilan of the week di SC SIP'2000 untuk minggu
ini);

Terima kasih yang sebesar-besarnya atas masukan yang paling jujur dan menyentuh
dari Lae Nasruli ini. Jauh dari lubuk hati saya, bukan karena saya ikut-ikutan
menyibukan diri di SIP'2000 ini, apa yang Lae Nasruli obsesskan ini juga
merupakan keinginan saya pribadi (mohon dibedakan saya sebagai SC dan sebagai
pribadi) justru karena itulah rekan-rekan SC mencoba menggandengkan (istilahnya
Lae Pohan dari Jawapos sana) Pertemuan mahasiswa  dengan seminar ini. Bagi saya
pribadi, dengan tanpa mengurangi hormat dan penghargaan saya kepada pembicara
yang datang dari jauh, agenda pertemuan mahasiswa ini jauh lebih penting dan
dalam makna kedepannya dibandingkan dengan seminar itu sendiri.

Alangkah kehilangan yang sangat sekali kami jika orang seperti Lae dan saya
percaya sekali juga Lae-Lae (saya tidak tau kalau panggil yang wanita apa?)
yang lain seperti anda ini jika tidak bisa hadir dan duduk berdiskusi bersama
dengan belajar (bukan mengutuk) dari kegagalan dan kekeliruan masa lalu bangsa
ini untuk kemudian menyusun agenda dan strategi kedepan untuk menwujudkannya
secara bersama dengan dilandasi oleh KETERBUKAAN, KEJUJUAN, DAN KONSISTENSI
yang seharusnya dimiliki oleh intelektual terbaik bangsa ini. Saya ulang
kembali bahwa 5, 10, 15, dan mungkin 20 tahun lagi Lae-Lae inilah yang akan
memimpin bangsa ini untuk tegak bersaing dengan bangsa besar lain didunia ini.
Jika kita gagal menyiapkan diri saat ini sudah bisa dibuktikan bahwa kita akan
terjebak kembali kepada kondisi yang sama dan bahkan lebih parah lagi. Kita
beruntung saat ini bahwa ada Lae Eep Saefulloh Fatah yang sangat articulate
sekali dalam memaparkan analisis dan ide-ide cemerlang beliau. Kalau saya tidak
berlebihan banyak yang meramalkan Lae Eep ini salah satu calon pemimping massa
depan kita setidaknya setelah 2014. Dan untuk itu kita perlu mengikat komitmen
beliau. Hal inilah yang selama ini luput dari agenda perjuangan orang muda
kita.

Perlu saya sampaikan kembali, bahwa format seminar itu sendiri sangat berubah
total dari seminar-seminar permias maupun seminar apapun yang sempat digelar di
tanah air selama ini. InsyaAllah saya jamin. Jika Lae sempat ke Madison tahun
1999 lalu (ini bukan promosi murahan lho, tetapi fakta dan silahkan tanya
kepada mereka yang sempat hadir) Lae Nasruli akan nyaman tidurnya tanpa harus
kuatir ketakutan Lae akan terjadi di SIP'2000. Di seminar SIP'2000 kita datang
bukan untuk mendengarkan ceramah dari pembicara, tetapi kita menggarap
informasi historis dari pengalaman masa lalu bangsa ini, dan kemudian kita ajak
beliau berdiskusi secara JUJUR dan TERBUKA demi kepentingan kita semua. Setiap
pembicara akan dialokasikan waktu sangat sedikit sekali dari normal standar
seminar yang ada, kita minta mereka menyampaikan pointer berdasarkan
pertanyaan-pertanyaan yang kita berikan dalam TOR (silahkan di simak kembali
TOR seminar di www.permiaschicago.org ) setelah itu kita lebih banyak
berdiskusi
dan berdebat secara JUJUR dan TERBUKA. Kita tidak akan bermuluk-muluk ria di
SIP'2000 ini tetapi mencoba berpijak di bumi yang tidak rata ini (bener nggak
Lae Dharma? Jangan tersenyum saja di selatan sana).

Datanglah ke Chicago, karena inilah kesempatan terbaik bagi Lae-Lae sekalian
untuk menunjukan peran dan sumbangsih nyata Lae terhadap bangsa yang lae cintai
ini. SIP'2000 tidak akan berarti apa-apa tanpa kehadiran dan partisipasi
Lae-Lae sekalian. InsyaAllah hanya ada 1 kali tanggal 28 Oktober 2000 yang
ditandai dengan kehadiran dan partisipasi Lae dalam sejarah hidup Lae-Lae
sekalian.
Sekali lagi "DARI CHICAGO KITA MELANGKAH"

Salam sejahtera dan Salam Kesatuan;



Firdaus Ali
"We cannot change yesterday.
We can only make the most of today,
and look with hope toward tomorrow."
(Unknown)

Kirim email ke