Kesalahan dalam Penulisan Imsyakiah Ramadhan
Mungkin anda pernah menerima imsyakiah Ramadhan dengan tabel sebagai
berikut :
Tgl, Imsyak, Shubuh, dan seterusnya ....
1 Ramadhan
2 Ramadhan
dan seterusnya
Sebagian orang akan mengartikannya sebagai 1 Ramadhan, 1 Ramadhan, dan
seterusnya.
Bagi saya, ini bisa membingungkan. Kenapa?
Soalnya pergantian tanggal dalam tahuh hijrah bukan jam 00.00 (malam
hari), tetapi siang hari. Jadi bisa saja ketika
menjalankan puasa pertama, pada waktu sholat Ashar, kita sudah memasuki tanggal
2 Ramadhan. Ini terjadi karena waktu puasa kita
bukan berdasarkan peredaran bulan, melainkan matahari. Kita kan tidak mengenal
kalimat ".... berpuasa sampai bulan terbenam".
Karena itu sebaiknya Imsyakiah ditulis dengan susunan seperti (seperti
untuk tahun ini)
Tgl, Imsyak, Shubuh, dan seterusnya ....
6 Desember
7 Desember
dan seterusnya
Rasanya masalah ini perlu dibahas lebih lanjut.
Wassalam
Nasrullah Idris