Ini ada berita Gus Dur, soal serius namun digarap santai. Jika ia lagi mood
begini, tak ada yg mampu menandingi Gus Dur. Saya sangat terhibur dengan
joke dan gaya ceplas-ceplos Gus Dur. Walau bisa jadi, joke Gus Dur itu,
malah bikin Ba'syir mesem-mesem.

ramadhan pohan
#

Gus Dur: Tak Mau Diperiksa, Berarti Ba�asyir Benar Teroris
Reporter : Suwarjono
[]detikcom - Jakarta,

Sudah rindu dengan ucapan blak-blakan Gus Dur? Ini ada yang baru. Dia
bilang, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba�asyir harus
mau diperiksa polisi. Jika tidak mau, berarti benar kalau Ba�asyir itu
seorang teroris.

�Ba�asyir harus koperatif. Kalau dia menolak diperiksa, bisa diartikan dia
terlibat teroris. Makanya dia harus hati-hati. Kalau dia menolak polisi, ya
dia tolak saja negara ini sekalian,� ujar mantan presiden ini dengan ketus.

Menurut Gus Dur, ada satu hal yang harus diketahui oleh Ba�asyir. Yakni,
negara Indonesia adalah negara yang sudah sah. Sehingga, negara bisa
melakukan apa saja terhadap Ba�asyir sesuai hukum yang berlaku.

�Saya menduga Ba�asyir pasti mendapat nasihat-nasihat yang tidak benar. Nah
untuk itu, Ba�asyir harus mau diperiksa. Sebab ini untuk membuktikan dia
bersalah atau tidak berdasarkan keterangannya,� katanya.

Hal ini disampaikan Gus Dur kepada detikcom usai menjadi keynote speaker
dalam forum diskusi ahli jelang Ramadhan �Islam and or Indonesia under
Attack� yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Depok di
Pusat Studi Jepang UI Depok, Selasa (5/11/2002).

�Kalau tak mau jawab, berarti dia itu kesimpulannya ya teroris. Jadi
harusnya Ba�asyir menjawab,� ujarnya lagi.

Kenapa begitu kesimpulannya?
�Ya itu berdasarkan laporan intelijen lima negara yakni Amerika, Indonesia,
Filipina, Singapura dan Malaysia. Saya berdasarkan laporan itu,� tukasnya.

Benar atau tidaknya laporan tersebut, lanjut Gus Dur, merupakan keharusan
bagi polisi untuk meneliti dan membuktikannya. Karena laporan itu bisa
benar, bisa tidak. Dia pun meminta kepada polisi untuk bersikap jujur dalam
mengungkap kasus tersebut.

�Jadi kalau Ba�asyir diam saja, itu kan nggak mau mengakui adanya pihak
keamanan. Kalau tidak mengakui pihak keamanan, berarti tidak mengakui
negara. Terus dia tinggal di mana? Dia kan dari Jombang, saya juga dari
Jombang,� tandas Gus Dur dengan nada sengit. Lho, hubungannya? (sss)



http://www.detik.com/peristiwa/2002/11/05/20021105-111412.shtml





_________________________________________________________________
Unlimited Internet access for only $21.95/month.  Try MSN!
http://resourcecenter.msn.com/access/plans/2monthsfree.asp

Kirim email ke