Betul May!  Harus memperjuangkan kesadaran akan Nasionalisme, multikulturalisme dan demokrasi yang benar!

 

Eh, menyamakan persepsi dulu, first of all so what is the right perception of so called nationalism?

 

( biar jangan nanti dikatain sok nasionalis kayak yang di bunderan harmoni)

 

 

-----Original Message-----
From: Gending Suralaya [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, September 07, 2005 1:46 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Politik_Tionghoa] Hapuskan istilah BUMI PUTRA atau PRIBUMI

 

Dirgahayu

 

sikap bung dharmawan ronodipuro inilah sikap nasionalisme sejati. bukan banyolan

segolongan orang yang menjual 'nasionalisme' untuk menghancurkan negara dengan

tidak mengakui kekurangan RI yang selalu berorientasi pada penggelapan kenyataan.

apalagi segolongan tionghoa yang anti-tionghoa dan mengklaim diri paling pribumi dan

lebih pribumi dari pribumi, pahadal kata 'pribumi' itu adalah istilah penghinaan belanda.

bagaimana orang-orang tionghoa spt ini bisa dikatakan loyal terhadap RI apabila bahkan

kepada etnis ibu-bapaknya saja sudah tidak loyal begitu. mereka akan menjadi bahan

tertawaan publik seluruh Indonesia apabila kesadaran akan nasionalisme, multiculturalism

dan demokrasi yang benar sudah ditegakkan di atas nusantara tercinta ini.  

 

RI harus dibangun dan 'nasionalisme' tidak dapat dipakai untuk mengeliminir lawan-lawan

politik.

 

LET'S MAKE IT RIGHT FOR THE BEST OF INDONESIA by first of all eliminate the wrong

perception of so called nasionalism....

 

Mayat

 

 




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke