Untuk bisa dihayati dan dipraktekkan tentunya lebih dulu harus “dimengerti”

 

Makanya gue menanyakan sama elu, ,” first of all so what is the right perception of so called nationalism? “

 

Kalau enggak berangkat dari situ, ditengah jalan bisa ngeributin pepesan kosong lagi, lha wong persepsinya belum disamakan.

 

 

-----Original Message-----
From: Gending Suralaya [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent:
Thursday, September 08, 2005 11:19 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [Politik_Tionghoa] Hapuskan istilah BUMI PUTRA atau PRIBUMI

 

Dirgahayu

 

<skip>

pertanyaan paling mendasar, ci yuli kamu punya metode agar nasionalisme, multikulturalisme

dan demokrasi benar-benar dihayati dan dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari kita?? bukan

hanya untuk satu golongan tetapi oleh sluruh rakyat Indonesia.

 

Mayat

 


ulysee <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Betul May!  Harus memperjuangkan kesadaran akan Nasionalisme, multikulturalisme dan demokrasi yang benar!

 

Eh, menyamakan persepsi dulu, first of all so what is the right perception of so called nationalism?

 

( biar jangan nanti dikatain sok nasionalis kayak yang di bunderan harmoni)

 

 




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke