Tarif Angkot di Bogor Akan Naik 50 Persen
[BOGOR] Pengusaha angkutan umum di Kota Bogor berencana menaikkan
tarif angkutan kota di sana sebesar 50 persen dari tarif saat ini,
yakni sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 3.000 untuk semua kalangan. Hal itu
menyusul sinyal akan adanya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) oleh
pemerintah sebesar 30 persen.
"Kami tidak dapat berbuat banyak, jika pemerintah resmi menaikkan BBM
sebesar 30 persen, maka kami pun di Organda dengan sangat terpaksa
juga harus melakukan penyesuaian tarif angkot di Kota Bogor sebesar
50 persen dari tarif saat ini," ujar Ketua Organisasi Pengusaha
Nasional Angkutan Bermotor di Jalan Raya (Organda) Kota Bogor
Muhammad Ischak AR kepada SP, Sabtu (10/5).
Ischak menjelaskan, kebijakan kenaikan tarif sebesar 50 persen itu
terpaksa diusulkan dengan asumsi perhitungan tarif yang saat ini
sedang dilakukan oleh tim Perhitungan Tarif Angkutan Umum (PTAU) Kota
Bogor, terdiri dari DLLAJ, Polisi, dan Organda. Maka telah dihitung
bahwa biaya operasional untuk satu angkot dengan konsumsi BBM jenis
bensin rata-rata 15 liter per harinya.
"Dengan kenaikan BBM sebesar 30 persen itu berarti kami harus
mengeluarkan uang untuk BBM sebesar Rp 90.000 per harinya. Jumlah
pengeluaran BBM sebesar Rp 90.000 plus uang setoran Rp 60.000 per
setengah harinya, ditambah upah setiap sopir Rp 50.000 dan uang makan
sopir sebesar Rp 30.000, dengan biaya perawatan kendaraan seperti oli
dan lainnya," usulnya. [126]
--
Achmad Y. Sjarifuddin
[EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------