Bagi penggila kekuasaan cara seperti Nurdin Halid ini perlu ditiru :  TIDAK 
NDENGERIN APA ORANG BILANG, TIDAK TAHU DIRI INSTITUSINYA ITU "MILIK" SIAPA dsb.
Di kita ada nggak yang kaya' gitu, berbekal "songongisme"! 
Bah .....

*************************************************** 


Calon Ketua Umum PSSI
Suporter: Ayo Turun ke Jalan Adang Nurdin!
Tribunnews.com - Minggu, 20 Februari 2011 01:02 WIB


TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Kelompok suporter sepak bola di Jawa Tengah dan 
Daerah Istimewa Yogyakarta mengancam akan turun ke jalan untuk memprotes 
pelaksanaan Kongres PSSI di Bali. Mereka juga menolak Nurdin Halid dicalonkan 
kembali sebagai Ketua Umum PSSI.

Suporter yang menyatakan penolakan terhadap pencalonan Nurdin dan pelaksanaan 
Kongres PSSI di Bali itu adalah Snex (Semarang), Panser Biru (Semarang), SMM 
(Kudus), Basoka (Kudus), Spinx (Purwodadi), Laskar Petir (Purwodadi), Roban 
Mania (Batang), Rewo-Rewo (Batang), Simo Lodro (Magelang), De Brur (Magelang), 
Ganster (Rembang), Gengster (Salatiga), Banaspati (Jepara), Jetman (Jepara), 
dan Kalongmania (Pekalongan).

Selain itu, ada Laskar Nusakambangan (Cilacap), Paser Bumi (Bantul), Slemania 
(Sleman), Saminista (Blora), Barong (Blora), Senopati (Yogyakarta), Pasoepati 
(Solo), Laskar Pandanaran (Boyolali), Laskar Lawu (Karanganyar), Paskas 
(Sukoharjo), Laskar Sukowati (Sragen), Brajamusti (Yogyakarta), dan Maiden 
(Yogyakarta).

"Kalau aparat hukum mengizinkan pelaksanaan Kongres PSSI di Bali, para suporter 
itu akan turun ke jalan," kata Peneliti Korupsi Politik Indonesia Corruption 
Watch (ICW), Apung Widadi, dalam siaran persnya yang dikirimkan kepada kantor 
berita Antara di Surabaya, Sabtu (19/2/2011) malam.

Gabungan kelompok suporter sepak bola dari Jawa Tengah dan DI Yogyakarta itu 
mendesak Kepala Kepolisian Daerah Bali, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan pihak 
Istana Presiden untuk tidak memberikan izin penyelenggaraan Kongres PSSI di 
Bali. Mereka juga menolak pencalonan kembali Nurdin Halid sebagai Ketua Umum 
PSSI periode 2011-2015 dalam kongres di Bali itu.

Penolakan itu akan dideklarasikan dalam sarasehan sepak bola memperingati HUT 
ke-11 Pasoepati di Solo pada 21-22 Februari 2011. "Mereka akan menyuarakan 
kepentingan rakyat Indonesia karena suporter sepak bola adalah pemilik republik 
ini," ucapnya.

Apung mengemukakan, sepak bola merupakan sarana efektif untuk konsolidasi anak 
bangsa sekaligus cermin peradaban publik.

"Sepak bola bukanlah alat politik kekuasaan, melainkan kekuatan politik 
nasional. Sepak bola merupakan hak setiap warga negara dan bukan untuk 
kepentingan pribadi atau golongan," katanya.

Oleh sebab itu, para suporter dan ICW menolak dengan tegas pencalonan kembali 
Nurdin Halid dan kandidat lain yang berlatar belakang aktivis partai politik 
dan merepresentasikan kekuasaan serta kepentingan bisnis semata.

"Kami meminta dengan tegas kepada tim verifikasi calon ketua umum PSSI untuk 
menjabarkan secara terbuka jejak rekam para calon," ujarnya.

Kepada pengurus PSSI dan Exco PSSI, suporter dan ICW meminta penyelenggaraan 
Kongres PSSI di tempat yang mudah diakses seluruh masyarakat sepak bola 
Indonesia. (*)





Editor: Iwan Apriansyah  |  Sumber: Kompas.com



http://www.tribunnews.com/2011/02/20/suporter-ayo-turun-ke-jalan-adang-nurdin

Kirim email ke