Artikel ini terkait dengan Final Liga Champions, jangan lupa tuh Panitia.
Minimal Kapal Api lah ...
----- Original Message -----
From: "AgroMedia Pustaka" <[email protected]>
Kopi luwak memiliki rahasia kenikmatan yang menjadikan kopi tersebut paling
enak di dunia. Ternyata sumber kenikmatan ini terletak pada proses
fermentasi di dalam perut luwak. Proses terbentuknya feses luwak berupa
"gumpalan" biji kopi dimulai saat buah kopi yang sudah matang berwarna merah
dimakan oleh luwak (musang). Di dalam perutnya, buah kopi diuraikan oleh
enzim proteolitik.
Penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti makanan, Massimo Marcone di
Universitas Guelph, Ontario, Kanada menunjukkan bahwa sekresi endogen
pencernaan hewan sejenis musang itu meresap ke dalam biji kopi. Sekresi
enzim proteolitik memecah kandungan protein yang terdapat pada biji kopi.
Hasilnya, peptida dan asam amino bebas menjadi berkurang.
Perubahan jumlah protein dan asam amino bebas tersebut menghasilkan rasa
yang "unik". Sementara itu, proses pengolahan kopi berupa penyangraian
menghasilkan reaksi-reaksi pencoklatan (mailard browning) dan kandungan
protein, asam amino, trgonelin, serotonin dengan karbohidrat, asam-asam
hidroksilat, fenol dan lain sebagainya yang ada di dalam biji kopi.
Kenikmatan kopi luwak juga dipengaruhi oleh faktor berbagai rangkaian
proses fermentasi dan pengolahannya.
1. Buah yang dikonsumsi oleh luwak merupakan buah kopi yang sudah matang
optimal yang kemudian akan disortir kembali oleh luwak berdasarkan indera
penciumannya.
2. Proses pengupasan kulit buah oleh sistem pencernaan luwak hasilnya lebih
baik dibandingkan dengan pengupasan kulit buah menggunakan proses pengolahan
kering atau pengolahan basah oleh manusia.
3. Proses fermentasi pelepasan senyawa lendir yang terdapat pada kulit
tanduk biji kopi berjalan sempurna oleh sistem pencernaan luwak.
4. Tempering atau pendinginan secara bertahap atau perlahan-lahan dapat
membantu proses fermentasi sempurna. Dengan mengeringkan feses dengan cara
mengangin-anginkan akan menghasilkan kopi yang lebih baik.
Karena berbagai proses dan faktor di atas, menjadi kopi luwak sangat sulit
diproduksi secara besar-besaran. Dengan demikian harga kopi luwak juga
menjadi sangat mahal, bahkan menjadi kopi termahal di seluruh dunia.
Kepopulerannya telah merambah ke seluruh penjuru dunia karena rasanya yang
sangat "spesial" tersebut.
Selengkapnya:
http://agromedia.net/Artikel/mengapa-kopi-luwak-paling-enak-dan-paling-mahal-di-dunia.html
sumber: milis situshijau
--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------