Malaysia ini ibarat tetangga yang tidak tahu diri :  "lamis" dan "ngecuis". 
Yang dibutuhkan dari tetangga adalah mereka yang respek, tidak provokatif dan 
saling menyejukkan !
Kaya, pinter dan lain-lain sejenisnya yang muaranya adalah kesombongan tidaklah 
penting dibanding yang disebut di depan.

Anyway, rasain pelecehan yang diterima warganya !

Hidup PSSI !
Prediksi score 4 - 0 ! 

**************************************************************************************************



Senin, 21/11/2011 12:15 WIB 

Curhat Warga Malaysia: Suporter Indonesia Memalukan!
Indra Subagja - detikNews





Jakarta - Laga sepakbola antara Indonesia Vs Malaysia memang selalu riuh 
rendah. Tak hanya di Indonesia, tapi juga Malaysia. Menjelang laga Indonesia Vs 
Malaysia di final SEA Games ke-26, media Malaysia juga meramaikan suasana. Ada 
opini yang cukup menohok suporter Indonesia dengan judul 'Shame on You'.

Tulisan opini itu dipublikasikan di harian berpengaruh Malaysia The Star. 
Tulisan berisikan keluh kesah terhadap suporter Indonesia, sebagai tuan rumah 
SEA Games ke-26.

Adalah Wong Chun Wai, warga Malaysia yang menyampaikan uneg-unegnya dan dimuat 
di The Star pada 20 November 2011. Wong heran dengan sikap suporter Indonesia 
yang begitu mendiskriminasikan Malaysia di ajang SEA Games.

Padahal jelas, Indonesia sudah unggul jauh di perolehan medali dengan 100 emas, 
sedang Malaysia saja hanya mendapat 40 emas dan jauh tertinggal. Tetapi tetap 
Malaysia diperlakukan berbeda dengan negara lain.

"Seperti saat lagu kebangsaan Malaysia 'Negaraku' dikumandangkan. Suporter 
Indonesia menolak berdiri, bahkan menyembunyikan terompet," tulis Wong 
menyampaikan kekecewaannya.

Wong protes, jangankan atlet, awak media dari Malaysia pun mendapat perlakuan 
berbeda. Bahkan Wong dalam tulisannya mengutip ucapan seorang ofisial SEA Games 
yang mendiskreditkan awak media Malaysia.

"Ini semua orang Malaysia! Tak ada otak semua. Ini negara kami, kalau kalian 
tidak suka silakan pergi," ucap Wong menirukan ucapan ofisial Indonesia.

Wong menyesalkan perlakuan itu. Kenyamanan kubu Malaysia hilang. Bahkan, di 
setiap cabang olahraga, atlet Malaysia selalu menjadi sasaran caci maki pihak 
Indonesia.

"Setiap atlet Malaysia mendapatkan poin, mereka (suporter Indonesia) 
mengolok-ngolok. Kita tidak akan pernah lagi kepada semangat SEA Games 1959 di 
mana kompetisi dilandasi niat baik dan sportivitas," keluh Wong.

Di akhir tulisannya Wong kembali menyampaikan kritik pedasnya pada aksi-aksi 
suporter Indonesia yang dinilai sudah melampaui batas.

"Kemenangan penting tetapi itu bukan segalanya. Yang utama adalah kehormatan. 
Sikap kebencian yang dilakukan secara terbuka sama sekali tidak bisa diterima. 
Sikap suporter yang mengganggu kenyamanan sungguh memalukan, mereka tidak 
mengerti arti semangat persahabatan," tuturnya.

Benarkah tudingan-tudingan Wong itu? Sebaiknya, semua pihak tidak terprovokasi.

(ndr/asy)

Kirim email ke