Ujicoba Pola Baru Rute, KRL Penuh Sesak
Mulai hari ini sampai 4 November 2011 dilakukan ujicoba pola baru rute KRL.

Kamis, 1 Desember 2011, 08:33 WIB
Desy Afrianti 

VIVAnews - Mulai hari ini, Kamis 1 Desember 2011, PT Kereta Api (KA) melakukan 
ujicoba pola baru rute KRL. Ujicoba akan dilakukan selama empat hari hingga 4 
Desember 2011. Kemudian 5 Desember 2011, pola baru ini efektif diberlakukan.

Berdasarkan pantauan VIVAnews.com, KRL yang setiap paginya sudah penuh, kini 
menjadi semakin sesak. Seperti pada KRL tujuan Sudirman-Tanah Abang 
pemberangkatan dari Stasiun Depok pukul 6.27 WIB yang dihilangkan.

Sesuai jadwal baru, penumpang Tanah Abang harus menunggu KRL dari Bogor. 
Akibatnya, KRL menjadi sangat padat. "Waduh, kalau seperti ini, sampai di 
kantor pakaian saya sudah lecek," ujar salah satu penumpang tujuan Sudirman, 
Nadia. 

Keluhan lainnya juga disampaikan penumpang melalui situs KRL Mania. Antara 
lain: "Kejadian deh. Tadi commuter line Bekasi jam 05.50 WIB transit di 
Manggarai. Tololnya KRL untuk transit beda jauh peronnya (di jalur 5) dengan 
KRL Bekasi (di jalur 1), dan ada ibu hamil kesulitan naik karena tidak dapat 
peron dan posisi gerbong tinggi."

"Bisa gak sih tololnya dikurangi dikit dengan pindahin KRL untuk transit di 
Manggarai arah Tanah Abang di jalur 4 (biar dapat peron, kalau ada KRL dari 
Bekasi) ???."

"KAI mengecewakan.. Jadwal yg dibagikan dan diprint dari internet tdk sesuai 
dgn jadwal hari ini.. Dengan alasan 'itu buat tgl 5'.. Lha, untuk apa dibagikan 
dan ditayangkan di web ini kalau menyesatkan. Banyak kecewa rute berubah, 
biasanya ada comuter line Bekasi-Tanah Abang, sekarang harus transit, 
merepotkan."

"Hari pertama pengoperasian rute baru hasilnya mengecewakan, jadwal 
keberangkatan 6.05 dari Bekasi yang seharusnya sesuai jadwal 6.43 tiba di 
Gambir molor sampai dengan setengah jam, dengan alasan antrean di Gambir. 
Seharusnya hal-hal seperti itu sdh diantisipasi."

Juru Bicar KRL Mania Agam Faturahman, mengatakan banyak penumpang yang 
mengeluhkan perubahan rute ini. Menurutnya, hal ini diperparah oleh adanya 
gangguan di lintas Bekasi-Kota.

"Karena ada KRL yang mogok, maka dua KRL, penumpangnya digabung menjadi satu. 
Bayangkan penuhnya seperti apa," kata Agam saat dihubungi. (eh)

. VIVAnews 

link : 
http://metro.vivanews.com/news/read/268663-ujicoba-pola-baru-rute--krl-penuh-sesak

Jadwal KRL Tak Sesuai Jam Kerja

Imanuel More | Heru Margianto | 

Kamis, 1 Desember 2011 | 09:06 WIB 

JAKARTA, KOMPAS.com - Ujicoba rute baru KRL sesuai rencana mulai dilaksanakan 
Kamis (1/12/2011) hari ini. Namun, beberapa penumpang masih mengeluhkan jadwal 
KRL yang belum sesuai dengan jam kerja para penumpang. 

"Sosialisasinya sudah bagus. Tapi jadwalnya perlu disesuaikan," kata Rachma, 
penumpang KRL tujuan Tanah Abang di Stasiun Manggarai, Kamis (1/12/2011) pagi. 

Ia mencontohkan dirinya yang berangkat dari Stasiun Klender Baru kesulitan 
mendapatkan kereta lantaran terjadi perubahan jadwal keberangkatan.

"Ada dua yang berangkat pagi sekitar jam 5. Keretanya agak kosong. Nah, kita 
yang berangkat jam 6.30 - 7.00 cuma satu (KRL). Jadi numpuk, padat banget di 
dalam kereta," keluh Rachma. 

Ia berharap, jadwal keberangkatan KRL disesuaikan dengan kebutuhan dan jam 
sibuk. Menurutnya, pegawai kantor di Jakarta biasanya wajib berada di kantor 
pada pukul 8.00 - 9.00. Karena itu, frekuensi KRL yang diberangkan pada sekitar 
pukul 6.30 - 8.30 perlu ditingkatkan. 

"Di sini juga kita kelamaan menunggu," kata Rachma menjelaskan periode transit 
penumpang yang terlalu lama.

Ia melanjutkan, setelah tiba di Stasiun Manggarai, ia bersama penumpang lain 
dari arah Bekasi yang berangkat pukul 6.30 dengan tujuan Tanah Abang, masih 
harus menunggu sekitar sejam. Rachma berharap, waktu transit dapat dipersingkat 
dan jadwal kereta lanjutan dapat disesuaikan dengan kereta dari arah 
sebelumnya. 

Keluhan juga datang dari Ari, calon penumpang tujuan Tanah Abang. Bersama para 
penumpang lain dari arah Bogor mereka sempat diarahkan untuk menunggu KRL di 
jalur 6 Stasiun Manggarai. Beberapa saat menjelang KRL Ciliwung Line tiba, 
terdengar arahan dari pengeras suara untuk berpindah ke Jalur 2. Sambil 
bergegas pindah jalur, mereka beramai-ramai meneriaki para petugas stasiun. 
"Yang benar dong, kita kayaknya dimain-mainin sama petugas," kata Ari. 

PT KCJ mulai mengadakan ujicoba rute baru KRL. Rute KRL Jabodetabek yang 
sebelumnya berjumlah 37 dipangkas menjadi enam rute demi mengefektifkan operasi 
KRL dan meningkatkan jumlah perjalanan. 

Jika sebelumnya terdapat 462 perjalanan setiap hari, dengan pola baru operasi 
KRL diharapkan jumlah perjalanan akan meningkat menjadi 514 perjalanan per 
hari. 

link : 
http://megapolitan.kompas.com/read/2011/12/01/09062026/Jadwal.KRL.Tak.Sesuai.Jam.Kerja

Uji Coba Sistem Loop Line Buat Penumpang di Bogor Kebingungan 

Penulis : Nesty Trioka Pamungkas
Kamis, 01 Desember 2011 09:16 WIB 

JAKARTA--MICOM: Uji coba sistem jalur melingkar kereta api listrik (KRL) atau 
sistem Loop Line dimulai hari ini, Kamis (1/12). 

Hari pertama uji coba berhasil menunjukkan peningkatan. Sayangnya, peningkatan 
yang dimaksud adalah penumpukan penumpang yang menunggu dengan waktu lebih 
lama. 

Seperti yang terjadi di Stasiun Bogor. Penumpang yang biasanya berangkat di 
jadwal 07.38 menuju Jakarta Kota masih berada di Stasiun Bogor. 

"Kereta saya adalah tujuan Bogor-Gambir. Biasanya jam 07.38 berangkat, sekarang 
jam 08.10 masih di sini (Stasiun Bogor)," kata Psikolog Forensik Bina Nusantara 
(Binus) Reza Indragiri Amriel melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (1/12). 

Lebih lanjut Reza mengatakan penumpang yang menumpuk tidak mendapatkan 
informasi apa pun dari para petugas stasiun. Tidak sedikit penumpang yang 
kebingungan. Ia bersama penumpang lain pun kembali harus rela terlambat ke 
tujuan masing-masing. 

"Tidak ada papan pengumuman atau papan elektronik. Ada selebaran, tapi sedikit 
sekali. Jadinya penumpang bolak balik nanya ke petugas pengendali, bahkan ada 
petugas yang tidak tahu sama sekali," jelasnya. 

Ia bersama penumpang lainnya berharap adanya sebuah papan pengumuman layaknya 
di bandara. Hal tersebut diyakini dapat memberikan informasi sekaligus 
pemahaman kepada penumpang terhadap sistem baru Loop Line. 

"Kalau seperti itu kan bisa jadi lebih efisien. Seharusnya segala keterlambatan 
perjalanan, juga kerusakan rangkaian yang kerap menyebabkan keterlambatan bisa 
diaudit," tandasnya. 

Sebelumnya PT KAI melalui PT KCJ mengatakan uji coba sistem baru Loop Line akan 
dilaksanakan pada 1 sampai 4 Desember 2011. Sedangkan pada 5 Desember sistem 
tersebut resmi diterapkan. Untuk mendukung sistem itu pihaknya mencoba 
memaksimalkan prasarana yang ada saat ini. 

Dengan sistem baru itu pengguna kereta commuter yang berasal dari Bogor menuju 
Kota akan disediakan dua rute khusus yang melayani rute tersebut. Rute pertama 
akan melintasi stasiun Bogor-Manggarai-Tanah Abang-Duri-Jakarta 
Kota-Jatinegara. Sedangkan rute kedua melintasi Bogor- Manggarai - Jakarta 
Kota. 

Ada pun sisa rute lainnya, yaitu, rute tiga melintasi stasiun 
Parung-Panjang-Serpong-Tanah Abang, rute empat melewati Tangerang-Duri, rute 
lima melintasi Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Jakarta Kota dan rute enam melintasi 
Tanjung Priok-Jakarta Kota. (NY/OL-12) 

link : 
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/01/280458/38/5/Uji-Coba-Sistem-Loop-Line-Buat-Penumpang-di-Bogor-Kebingungan

Pola Baru KRL
Penumpang Marah-marah di Stasiun Manggarai

... Imanuel More | Heru Margianto | 

Kamis, 1 Desember 2011 | 08:11 WIB 

JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan terjadi dalam uji coba hari pertama perubahan 
rute KRL di Stasiun Manggarai. Keributan berawal dari tertundanya keberangkatan 
KRL Ciliwung Line Djoko Lelono 3 jurusan Manggarai-Tanah Abang.

Enggak tahu apa jam kerja orang. Kita orang kantoran, jadwal kerjanya 
dipertimbangkan dong.
Penumpang yang merasa terlalu lama menunggu waktu keberangkatan akhirnya 
menyerbu beberapa petinggi PT KAI dan PT KCJ yang berada di peron Stasiun 
Manggarai. Kata-kata hujatan diteriakan berbarengan oleh puluhan penumpang, 
sementara para petinggi kedua jawatan tetap tenang menghadapi situasi itu. 

Lily, seorang karyawan di kawasan Sudirman, menjadi salah satu dari tiga 
penumpang perempuan yang pertama menyerbu pihak operator dan pengelola. "Enggak 
tahu apa jam kerja orang. Kita orang kantoran, jadwal kerjanya dipertimbangkan 
dong," teriaknya di depan petugas PT KAI dan KCJ.

Bersama dua rekannya, Lily memilih keluar dari kereta untuk mencari ojek. 
Kepada Kompas.com Lily menumpahkan kekesalannya. "Biasanya ada dua kereta ke 
Sudirman. Sekarang, kok, cuma satu. Kita pasti telat kalau kelamaan nunggu," 
kata Lily ketus. 

Sementara itu, puluhan penumpang lainnya beberapa saat kemudian ikut menyerbu 
para petugas kereta api. Mereka memaksa kereta Djoko Lelono 3 segera 
diberangkatkan. "Pakai jadwal luar biasa saja, pokoknya harus berangkat 
sekarang," kata salah seorang penumpang memaksa. 

Sekretaris Perusahaan PT KCJ Makmur Syaheran kepada Kompas.com menjelaskan, 
jadwal keberangkatan memang mengalami perubahan besar. Hal ini sudah 
disosialisasikan. "Tapi, inilah yang ingin kita ketahui dari uji coba agar 
jadwal dan jalur yang diprioritaskan bisa kita perbaiki kemudian," terang 
Makmur.

Ia bersama para petinggi KCJ dan PT KAI siap mengevaluasi hal-hal yang perlu 
diperbaiki dalam pola operasi baru KRL sebelum dilaksanakan secara resmi pada 5 
Desember. 

link : 
http://megapolitan.kompas.com/read/2011/12/01/08112643/Penumpang.Marah-marah.di.Stasiun.Manggarai

Kirim email ke