Yang punya unek-unek, jengkel, emosi dan semacamnya ttg KRL yang semakin nggak jelas pelayanannya, silakan kirim SMS ke pejabat KAI/KCJ berikut :
Sugeng Priyono HP. 081357045799 Mateta Rizalulhaq HP 0815 622 1961 Makmur Syaheran HP 0815 1080 7070 Ingat, tipikal pejabat itu NDABLEG, lamis, njelehi, pembohong besar, dsb.dsb. Tapi, unek-unek akan menjadi plong kalau disalurkan ... Wassallam ... ----- Original Message ----- From: Agus Rasyidi To: MILIS LINTAS BODEBA Sent: Thursday, December 01, 2011 9:53 AM Subject: [porsenipar] Fw: BERITA SEPUTAR LOOPLINE KRL JABOTABEK Ujicoba Pola Baru Rute, KRL Penuh Sesak Mulai hari ini sampai 4 November 2011 dilakukan ujicoba pola baru rute KRL. Kamis, 1 Desember 2011, 08:33 WIB Desy Afrianti VIVAnews - Mulai hari ini, Kamis 1 Desember 2011, PT Kereta Api (KA) melakukan ujicoba pola baru rute KRL. Ujicoba akan dilakukan selama empat hari hingga 4 Desember 2011. Kemudian 5 Desember 2011, pola baru ini efektif diberlakukan. Berdasarkan pantauan VIVAnews.com, KRL yang setiap paginya sudah penuh, kini menjadi semakin sesak. Seperti pada KRL tujuan Sudirman-Tanah Abang pemberangkatan dari Stasiun Depok pukul 6.27 WIB yang dihilangkan. Sesuai jadwal baru, penumpang Tanah Abang harus menunggu KRL dari Bogor. Akibatnya, KRL menjadi sangat padat. "Waduh, kalau seperti ini, sampai di kantor pakaian saya sudah lecek," ujar salah satu penumpang tujuan Sudirman, Nadia. Keluhan lainnya juga disampaikan penumpang melalui situs KRL Mania. Antara lain: "Kejadian deh. Tadi commuter line Bekasi jam 05.50 WIB transit di Manggarai. Tololnya KRL untuk transit beda jauh peronnya (di jalur 5) dengan KRL Bekasi (di jalur 1), dan ada ibu hamil kesulitan naik karena tidak dapat peron dan posisi gerbong tinggi." "Bisa gak sih tololnya dikurangi dikit dengan pindahin KRL untuk transit di Manggarai arah Tanah Abang di jalur 4 (biar dapat peron, kalau ada KRL dari Bekasi) ???." "KAI mengecewakan.. Jadwal yg dibagikan dan diprint dari internet tdk sesuai dgn jadwal hari ini.. Dengan alasan 'itu buat tgl 5'.. Lha, untuk apa dibagikan dan ditayangkan di web ini kalau menyesatkan. Banyak kecewa rute berubah, biasanya ada comuter line Bekasi-Tanah Abang, sekarang harus transit, merepotkan." "Hari pertama pengoperasian rute baru hasilnya mengecewakan, jadwal keberangkatan 6.05 dari Bekasi yang seharusnya sesuai jadwal 6.43 tiba di Gambir molor sampai dengan setengah jam, dengan alasan antrean di Gambir. Seharusnya hal-hal seperti itu sdh diantisipasi." Juru Bicar KRL Mania Agam Faturahman, mengatakan banyak penumpang yang mengeluhkan perubahan rute ini. Menurutnya, hal ini diperparah oleh adanya gangguan di lintas Bekasi-Kota. "Karena ada KRL yang mogok, maka dua KRL, penumpangnya digabung menjadi satu. Bayangkan penuhnya seperti apa," kata Agam saat dihubungi. (eh) . VIVAnews link : http://metro.vivanews.com/news/read/268663-ujicoba-pola-baru-rute--krl-penuh-sesak Jadwal KRL Tak Sesuai Jam Kerja Imanuel More | Heru Margianto | Kamis, 1 Desember 2011 | 09:06 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Ujicoba rute baru KRL sesuai rencana mulai dilaksanakan Kamis (1/12/2011) hari ini. Namun, beberapa penumpang masih mengeluhkan jadwal KRL yang belum sesuai dengan jam kerja para penumpang. "Sosialisasinya sudah bagus. Tapi jadwalnya perlu disesuaikan," kata Rachma, penumpang KRL tujuan Tanah Abang di Stasiun Manggarai, Kamis (1/12/2011) pagi. Ia mencontohkan dirinya yang berangkat dari Stasiun Klender Baru kesulitan mendapatkan kereta lantaran terjadi perubahan jadwal keberangkatan. "Ada dua yang berangkat pagi sekitar jam 5. Keretanya agak kosong. Nah, kita yang berangkat jam 6.30 - 7.00 cuma satu (KRL). Jadi numpuk, padat banget di dalam kereta," keluh Rachma. Ia berharap, jadwal keberangkatan KRL disesuaikan dengan kebutuhan dan jam sibuk. Menurutnya, pegawai kantor di Jakarta biasanya wajib berada di kantor pada pukul 8.00 - 9.00. Karena itu, frekuensi KRL yang diberangkan pada sekitar pukul 6.30 - 8.30 perlu ditingkatkan. "Di sini juga kita kelamaan menunggu," kata Rachma menjelaskan periode transit penumpang yang terlalu lama. Ia melanjutkan, setelah tiba di Stasiun Manggarai, ia bersama penumpang lain dari arah Bekasi yang berangkat pukul 6.30 dengan tujuan Tanah Abang, masih harus menunggu sekitar sejam. Rachma berharap, waktu transit dapat dipersingkat dan jadwal kereta lanjutan dapat disesuaikan dengan kereta dari arah sebelumnya. Keluhan juga datang dari Ari, calon penumpang tujuan Tanah Abang. Bersama para penumpang lain dari arah Bogor mereka sempat diarahkan untuk menunggu KRL di jalur 6 Stasiun Manggarai. Beberapa saat menjelang KRL Ciliwung Line tiba, terdengar arahan dari pengeras suara untuk berpindah ke Jalur 2. Sambil bergegas pindah jalur, mereka beramai-ramai meneriaki para petugas stasiun. "Yang benar dong, kita kayaknya dimain-mainin sama petugas," kata Ari. PT KCJ mulai mengadakan ujicoba rute baru KRL. Rute KRL Jabodetabek yang sebelumnya berjumlah 37 dipangkas menjadi enam rute demi mengefektifkan operasi KRL dan meningkatkan jumlah perjalanan. Jika sebelumnya terdapat 462 perjalanan setiap hari, dengan pola baru operasi KRL diharapkan jumlah perjalanan akan meningkat menjadi 514 perjalanan per hari. link : http://megapolitan.kompas.com/read/2011/12/01/09062026/Jadwal.KRL.Tak.Sesuai.Jam.Kerja Uji Coba Sistem Loop Line Buat Penumpang di Bogor Kebingungan Penulis : Nesty Trioka Pamungkas Kamis, 01 Desember 2011 09:16 WIB JAKARTA--MICOM: Uji coba sistem jalur melingkar kereta api listrik (KRL) atau sistem Loop Line dimulai hari ini, Kamis (1/12). Hari pertama uji coba berhasil menunjukkan peningkatan. Sayangnya, peningkatan yang dimaksud adalah penumpukan penumpang yang menunggu dengan waktu lebih lama. Seperti yang terjadi di Stasiun Bogor. Penumpang yang biasanya berangkat di jadwal 07.38 menuju Jakarta Kota masih berada di Stasiun Bogor. "Kereta saya adalah tujuan Bogor-Gambir. Biasanya jam 07.38 berangkat, sekarang jam 08.10 masih di sini (Stasiun Bogor)," kata Psikolog Forensik Bina Nusantara (Binus) Reza Indragiri Amriel melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (1/12). Lebih lanjut Reza mengatakan penumpang yang menumpuk tidak mendapatkan informasi apa pun dari para petugas stasiun. Tidak sedikit penumpang yang kebingungan. Ia bersama penumpang lain pun kembali harus rela terlambat ke tujuan masing-masing. "Tidak ada papan pengumuman atau papan elektronik. Ada selebaran, tapi sedikit sekali. Jadinya penumpang bolak balik nanya ke petugas pengendali, bahkan ada petugas yang tidak tahu sama sekali," jelasnya. Ia bersama penumpang lainnya berharap adanya sebuah papan pengumuman layaknya di bandara. Hal tersebut diyakini dapat memberikan informasi sekaligus pemahaman kepada penumpang terhadap sistem baru Loop Line. "Kalau seperti itu kan bisa jadi lebih efisien. Seharusnya segala keterlambatan perjalanan, juga kerusakan rangkaian yang kerap menyebabkan keterlambatan bisa diaudit," tandasnya. Sebelumnya PT KAI melalui PT KCJ mengatakan uji coba sistem baru Loop Line akan dilaksanakan pada 1 sampai 4 Desember 2011. Sedangkan pada 5 Desember sistem tersebut resmi diterapkan. Untuk mendukung sistem itu pihaknya mencoba memaksimalkan prasarana yang ada saat ini. Dengan sistem baru itu pengguna kereta commuter yang berasal dari Bogor menuju Kota akan disediakan dua rute khusus yang melayani rute tersebut. Rute pertama akan melintasi stasiun Bogor-Manggarai-Tanah Abang-Duri-Jakarta Kota-Jatinegara. Sedangkan rute kedua melintasi Bogor- Manggarai - Jakarta Kota. Ada pun sisa rute lainnya, yaitu, rute tiga melintasi stasiun Parung-Panjang-Serpong-Tanah Abang, rute empat melewati Tangerang-Duri, rute lima melintasi Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Jakarta Kota dan rute enam melintasi Tanjung Priok-Jakarta Kota. (NY/OL-12) link : http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/01/280458/38/5/Uji-Coba-Sistem-Loop-Line-Buat-Penumpang-di-Bogor-Kebingungan Pola Baru KRL Penumpang Marah-marah di Stasiun Manggarai ... Imanuel More | Heru Margianto | Kamis, 1 Desember 2011 | 08:11 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan terjadi dalam uji coba hari pertama perubahan rute KRL di Stasiun Manggarai. Keributan berawal dari tertundanya keberangkatan KRL Ciliwung Line Djoko Lelono 3 jurusan Manggarai-Tanah Abang. Enggak tahu apa jam kerja orang. Kita orang kantoran, jadwal kerjanya dipertimbangkan dong. Penumpang yang merasa terlalu lama menunggu waktu keberangkatan akhirnya menyerbu beberapa petinggi PT KAI dan PT KCJ yang berada di peron Stasiun Manggarai. Kata-kata hujatan diteriakan berbarengan oleh puluhan penumpang, sementara para petinggi kedua jawatan tetap tenang menghadapi situasi itu. Lily, seorang karyawan di kawasan Sudirman, menjadi salah satu dari tiga penumpang perempuan yang pertama menyerbu pihak operator dan pengelola. "Enggak tahu apa jam kerja orang. Kita orang kantoran, jadwal kerjanya dipertimbangkan dong," teriaknya di depan petugas PT KAI dan KCJ. Bersama dua rekannya, Lily memilih keluar dari kereta untuk mencari ojek. Kepada Kompas.com Lily menumpahkan kekesalannya. "Biasanya ada dua kereta ke Sudirman. Sekarang, kok, cuma satu. Kita pasti telat kalau kelamaan nunggu," kata Lily ketus. Sementara itu, puluhan penumpang lainnya beberapa saat kemudian ikut menyerbu para petugas kereta api. Mereka memaksa kereta Djoko Lelono 3 segera diberangkatkan. "Pakai jadwal luar biasa saja, pokoknya harus berangkat sekarang," kata salah seorang penumpang memaksa. Sekretaris Perusahaan PT KCJ Makmur Syaheran kepada Kompas.com menjelaskan, jadwal keberangkatan memang mengalami perubahan besar. Hal ini sudah disosialisasikan. "Tapi, inilah yang ingin kita ketahui dari uji coba agar jadwal dan jalur yang diprioritaskan bisa kita perbaiki kemudian," terang Makmur. Ia bersama para petinggi KCJ dan PT KAI siap mengevaluasi hal-hal yang perlu diperbaiki dalam pola operasi baru KRL sebelum dilaksanakan secara resmi pada 5 Desember. link : http://megapolitan.kompas.com/read/2011/12/01/08112643/Penumpang.Marah-marah.di.Stasiun.Manggarai
