Semua team yang masuk babak final adalah team favorit saya, tapi bila MILAN 
ketemu BARCA di final, so pasti BARCA is number one, bukan begitu Pak Jae...?

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Mon, 27 Feb 2012 11:12:13 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: jaerony<[email protected]>
Subject: Re: [porsenipar] Habis Minum Obat Tak Boleh Ngopi

Wah, ini mah namanya dioplos pak :) Kalau finalnya terwujud,
saya pegang Milan deh (ABB, Asal Bukan Barca) hehehe..

        -- A. Yahya Sjarifuddin


On 2/16/12 10:50 AM, jaerony wrote:
> *Berhubung liga-liga Eropa semakin sengit, termasuk Liga
> Champions, artikel sederhana ini bisa dipakai buat ngelmu ..... 
> Kalo mo minum obat yang minum saja, kalo mo ngopi ya ngopi saja,
> jangan dicampur!*
> ** 
> *Barca dan Milan naga-naganya bakalan ketemu di final nech. Hidup
> Barca!*
> ** 
> *+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++*
> ** 
> **** 
> **** 
> **Habis Minum Obat Tak Boleh Ngopi*?
> *Dini | Jumat, 16 Desember 2011 | 09:26 WIB 
>
>
> KOMPAS.com - "Benarkah kalau habis minum obat, kita tidak boleh
> minum kopi? Mengapa? Kira-kira berapa lama setelah minum obat,
> saya baru boleh minum kopi?" (Linda S, via e-mail)
>
> Menurut dr Alyya Siddiqa, SpFK, dokter spesialis farmakologi
> klinik dan dosen di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN
> Syarif Hidayatullah, Jakarta, kafein yang terdapat di kopi dapat
> berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Karena sifatnya
> menstimulasi otak dan jantung, obat-obatan yang memengaruhi kedua
> organ itu akan berinteraksi dengan kafein. Contohnya efedrin dan
> fenilpropanolamin (terkandung dalam obat flu atau obat untuk
> mengatasi gejala hidung tersumbat) yang mempunyai efek
> meningkatkan kerja jantung. Atau obat asma teofilin yang sifatnya
> mirip kafein, obat antidepresi dan antipsikotik, antibiotik
> golongan kuinolon, dan pil KB.
>
> Bila kita minum salah satu obat tersebut dilanjutkan dengan
> menyeruput kopi, maka kadar kafein menjadi kelewat tinggi dalam
> darah. Hal ini jelas tidak menguntungkan bagi jantung. Asal tahu
> saja, semua obat yang diminum masuk ke lambung untuk dihancurkan,
> lalu ke usus halus dan diserap menuju pembuluh darah. Banyak obat
> yang penyerapannya terganggu bila dikonsumsi dengan makanan atau
> minuman. Walaupun khasiatnya tidak hilang, obat jadi lebih lama
> diserap.
>
> Minum obat sebaiknya dengan air putih. Tidak disarankan minum obat
> dengan kopi, teh, jus, susu, dan minuman ringan (bersoda). Beri
> jarak 2-3 jam setelah minum obat, baru minum kopi.

--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------

Kirim email ke