Jangan lihat sisi negatifnya, Dr. Arif Avianto telah menyepelekan rekan
sekalian adalah orang-orang Teknik yang kurang romantis terhadap
pasangannya (Nur-wachid, Praz, dll) disamping kurang berwibawa (Oglex,
Arfa, dll) dan tidak percaya diri (Dibyo, Gatmir, dll). Berikut ini perlu
dijadikan contoh untuk menarik perhatian Si-Dia.
Agar perempuan minta 'lagi... lagi... lagi dong!'
satulelaki.com - Mengharapkan pasangan Anda meminta intercourse duluan,
mungkin akan menjadi penantian sia-sia. Padahal, Anda punya metode yang
bisa 'memaksa' dia memintanya. Sering terdengar keluhan dari seorang suami
yang merasa istrinya terlalu pasif. Tak pernah memberi sinyal siap untuk
intercourse, apalagi mengajak dahulu. Padahal, bisa jadi si istri sudah
menantikan, dan menunggu sang suami 'menyerangnya'.
Nah, kalau Anda juga menghadapi hal itu, tidak usah pusing, apalagi memaksa
dia untuk meminta dahulu dengan tak menyentuhnya. Jangan. Karena bisa jadi,
sikap dingin Anda justru membuat dia curiga, dan akibatnya, pertengkaran
tercipta. Maka, kemesraan yang Anda bayangkan pun akan terbang.
Untuk membuat pasangan Anda meminta, Anda justru yang harus aktif
menciptakan stimulan dan kesan, yang tentu tak terlupakan, memaksa dia
ingin selalu mengulang. Pertama, Anda harus mampu mengembalikan romantisme
semasa pacaran. Seks jangan jadikan bagian dari rutinitas, tapi petualangan.
Menjadikan intercourse sebagai petualangan, berarti Anda harus selalu
menciptakan hal-hal yang baru. Dan ini tentu sangat tidak membosankan,
bukan? Jadi, kalau Anda menginginkannya, kirim saja kata-kata mesra yang
bisa menggiring dia pada suasana berahi. Tak ada salahnya, saat break makan
siang, Anda kirim faks ke mejanya, dan katakan, Anda tiba-tiba sangat
kangen padanya.
Bisa juga, telepon dia, dan keluarkan semua 'gombal' Anda. Atau, kirim saja
pesan lewat handphone-nya, tentu dengan kata-kata yang memuja. Tak ada
salahnya, kirim pesan yang sedikit nakal, dan menggiringnya. Dan tunggu
saja, bisa jadi, dia akan 'menyerang' Anda sehabis jam kantor.
Kedua, ingatlah pada hal-hal yang kecil. Minta dia memakai busana yang
paling dia sukai, dan pandangi terus. Atau, ganti suasana kamar Anda.
Sekali-kali, tak apa bukan Anda yang melakukan. Penerangan tata dengan
temaram. Siramkan wewangian dengan aroma yang halus tapi membangkitkan mood
Anda. Putar film-film yang romatis, atau lagu kenangan. Dan biarkan dia
yang kemudian mengambil inisiatif.
Ketiga, kalau dia sudah mengambil inisiatif, biarkan dia lakukan apa yang
diinginkannya. Nikmati saja. Tapi, jangan lupa, berikan juga stimulasi
ataxs rangsangannya. Mengeranglah! Itu akan sangat merangsang dan
membahagiakannya. Belai, sentuh, dan gigit dengan tarikan-tarikan kecil
seluruh tubuhnya.
Dia akan sangat menikmatinya. Bila perlu, remas agak keras, lepaskan, remas
lagi bagian dada dan kelaminnya. Biarkan dia mengerang. Tapi ingat, jangan
langsung ke fase intercourse. Biarkan foreplay itu berlangsung terus,
sampai dia menyerah, dan mengarahkan ke arah yang memang Anda inginkan.
Keempat, lakukan semua dengan perlahan dan lembut. Jangan lupakan, fokus
pada zona erotiknya. Gunakan jari-jari Anda untuk menelusuri seluruh
sela-sela tubuhnya inci demi inci.
Bahkan, selusupkanlah ujung jari Anda pada vulvanya, dan cari klitorisnya.
Ini adalah titik paling erotik dalam tubuhnya. Sentuh dan belai saja, dan
biarkan dia menggelinjang-gelinjang. Teruskan, bahkan Anda bisa memasukkkan
jari Anda ke dalam vaginanya jika tidak ada tolakan dari tubuhnya. Cari
titik G-spot, yang letakknya 3 centi dari labia minora, dan sentuhlah
Dia belum menyerah juga? Mainkan fase keempat ini, sapu seluruh tubuhnya
dengan bibir dan lidah Anda, dengan tangan yang masih 'main' di bukit
vulvanya. Jadikan lidah Anda seperti kuas yang menyapu kanvas putih
tubuhnya, dan singgah agak lama di bagian ujung putingnya. Terakhir,
gantikan fungsi jari and atadi dengan lidah Anda. Dan tunggu, dia pasti
akan menarik tubuh Anda, mengerang, meminta.
Nah, dia sudah meminta kan? Tapi jangan gembira dahulu, lanjutkan dengan
fase kelima. Sabarlah dengan gerakan-gerakan Anda, jangan tergesa-gesa.
Ubahlah beberapa gaya yang dia sudah hapal, dan ganti dengan sentuhan 8
pendek dan satu panjang.
Artinya, biarkan penis Anda selama 8 sentuhan hanya bermain di sekitar 4
senti kedalaman vaginanya, dan pada sentuhan ke 9 Anda loloskansemuanya,
dengan agak keras. Ini akan memberi sensasi yang luar biasa. Dan, biarkan
tangannya memukul atau menjambaki rambut Anda. Rilek saja. Biarkan, sampai
semuanya berakhir
.
Tapi ingat, orgasme dan nikmat yang dia kecap, bukan tanda tugas Anda telah
berakhir. Fase keenam, yakni fase overplay harus Anda jalankan. Setelah
petit a mort itu, berbaringlah di sampinya. Dan, bisikkan kata-kata yang
halus, lembut, mungkin ucapan terimaksih, atau kata-kata cinta, dan
tetaplah tangan Anda menyentuh-nyentuh tubuhnya, sampai rasakan napasnya
kembali normal. Ini pertanda, nikmat yang dia cecap mulai berkurang. Dan,
biarkan dia kembali yang mengambil inisiatif.
Jika keenam fase itu telah Anda lakukan, yakinlah, momentum untuk
membuatnya berani 'meminta' duluan telah tercipta. Kalau Anda tak percaya,
dua hari setelah anda praktikkan keenam fase ini, ulangilah fase pertama
dengan mengirimkan kata-kata romatis ke SMS-nya.
Dan, cukuplah Anda tunggu reaksi dia selanjutnya. Dan, yakinlah, ketika
Anda pulang, dia pasti telah menunggu Anda. Lalu, di tengah permainan, dia
akan berteriak sambil mengigit telinga Anda, 'Lagi, lagi, lagi'.
Ratri: "Saya seorang penulis karena menulis adalah satu hal yang bisa saya
lakukan paling baik" (Flannery O'Connor, pengarang Amerika, 1925-1964).
Versi cetak artikel ini
Kirim artikel ini ke teman
Simak Artikel Lainnya
� Bila Anda berdua gagal, cobalah 'swalayan bersama'
� Selingkuh dan tergantung obat kuat
� Variasikan 'waktu seksual' Anda
� Rayuan pengantar orgasme
� Enakan pagi, siang atau malam?
Ratri Suyani
Ratri dikenal di kantor Satunet Group sebagai jagoan sepatu. Koleganya bisa
mengenalinya dari bunyi sepatu yang berat, tebal, berhak tinggi dan
--jangan lupa-- hitam. Hitam memang warna favoritnya. Sepatunya selalu
hitam. Tapi tak jelas benar apakah hitam juga pilihannya untuk pakaian
dalam. (ugh!) Mungkin bisa diadakan kuis sendiri untuk itu.
Profil Lengkap
Kirim surat ke Ratri