cerita buat yg punya hobby "Bunuh Diri" :

Hidup ini sederhana, justru manusialah yang menciptakan berbagai keadaan
sehingga menjadi rumit. Setujukah Anda dengan pernyataan di atas? Kalau pun
iya, toh Anda tidak serta merta menganggap bahwa hidup itu gampang. Apalagi
pengalaman menunjukkan bahwa kesulitan hidup muncul karena sering kita
menjumpai kejadian-kejadian kecil justru pada kesempatan terakhir. Padahal
kesempatan itu jarang diperoleh. Ruwet ya? Kisah berikut akan sedikit
menjelaskan.

Tak kuat menahan derita berkepanjangan, Hendra memutuskan untuk mengakhiri
hidupnya dengan bunuh diri. Namun, sebagai insan profesional ia tidak mau
memakai metode asal-asalan. Segera disiapkan uba rampe-nya, seperti sebotol
racun, tali, pistol, sekaleng bensin, dan korek api.

Setelah semua persiapan selesai, ia menyiram tubuhnya dengan bensin, lalu
memanjat pohon dan mengikat tali pada dahan yang melengkung persis di atas
sungai. Setelah mengikat lehernya, pria ini menjatuhkan diri sambil
menenggak racun, membakar tubuhnya dengan korek api, dan dengan kecepatan
luar biasa menarik pelatuk pistol mengarah ke kepalanya. Selesaikan adegan
bunuh diri ini?

Ternyata belum. Pada saat-saat terakhir terjadi kesalahan kecil. Tembakan
Hendra melenceng dan mengenai tali yang dipakai untuk menggantung.

Akibatnya, ia tercebur ke sungai. Begitulah, kobaran api yang baru menyulut
kakinya segera padam. Sementara dalam keadaan gelagapan, ia minum air
sungai yang justru menetralisir kerja racun dalam tubuhnya. Kemudian,
karena takut terbawa arus ke jeram ia berusaha berenang sekuat-kuatnya ke
pinggir sungai. Nah! 

Kirim email ke