Maaf kalau ternyata telah menerima email ini sebelumnya. Saya telah kirim 2X
tapi keduanya ada warning bahwa pesan tdk terkirim.

Dear Indra,
Pertanyaan yang bagus. Kita semua tahu bahwa banyak nabi yang lahir dari
bani Israel spt Yusuf, Daud, Musa, Harun, Isa (Yesus) dll. Dan sejauh yang
saya tahu bangsa Palestina adalah keturunan Israel(Ishak). Sedang mereka
yang tinggal di negara Israel sekarang ini dulunya berasal dari keturunan
Israel juga. Cuma mereka kemudian mengembara ke berbagai wilayah termasuk
Eropa. Tentu saja setelah beratus tahun terjadi pembauran dengan bangsa2
setempat. Saya tidak tahu karena apa mereka meninggalkan Palestina. Mereka
inilah yang banyak menyebut diri bani Israel.
Demikian yang saya tahu tentang bani Israel. Saya mohon teman2 lain yang
punya informasi lebih detail ikut berbagi. Dan tolong dikoreksi kalau ada
kesalahan.
Maaf, masalah Yahudi-Israel ini memang menarik. Saya hanya ingin kita tidak
salah sasaran yang ujungnya adalah salah menyikapi petunjuk Allah tentang
mereka. Selain itu kita harus tetap ingat bahwa Allah tidak mengajarkan
kebencian terhadap siapapun (mahluk, bangsa, ras dll). Kalau kita tidak
memilah milah informasi yang kita terima maka kita memang akan kepanasan.
Seperti microwave yang malah membuat daging matang luar dalam.

Thank's
 
Yoni

-----Original Message-----
From: Indra Sucahyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
Sent: Tuesday, March 19, 2002 6:12 PM
To: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: RE: [PORTAL] Kaum Yahudi

Nah..gitu donk lebih cerdas dikit.....
So...kalau gitu ..Adakah Bani israel sekarang ini secara fisik? maksudnya
keturunan N.Ishak tsb ,Mas Yoni ?

> ----------
> From:         Yoni Muhammad
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Tuesday, March 19, 2002 3:16 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      RE: [PORTAL] Kaum Yahudi
> 
> Dear friends,
> Dari QS:5(12-13) yang disalin Tito (Setyo Koesoemo)
> Allah memang menyebut-nyebut Bani Israel (keturunan Israel/Ishak) Tapi
> disana jelas bahwa: 
> 1. Yang Allah maksud (kutuk) adalah Bani Israel yang melanggar janji yang
> mereka buat sendiri. 
> 2. Allah memang memberi petunjuk bahwa bani Israel punya kecenderungan
> untuk
> melakukan pengkhianatan.
> 3. Walaupun begitu Allah tetap menyuruh kita berbuat baik kepada mereka
> yang
> tidak berkhianat
> Spesifik bukan ?? Jadi jelas bukan karena keturunan Israel mereka dikutuk,
> tapi karena pelanggaran mereka atas janji.
> Dengan demikian kutukan tentu tidak hanya akan berlaku atas bani Israel
> tapi
> kepada siapa saja yang suka melanggar janji. Bani Israel hanyalah salah
> satu
> contoh, karena ternyata banyak dari mereka yang melakukannya (ini info
> yang
> berharga). Allah tidak pilih-pilih memberikan kutukan tapi bahkan kepada
> keturunan Nabi pun (Ishak) hal ini diberlakukan.
> 
> Dengan cara yang agak berbeda saya melihat kutukan ini adalah sunnatullah
> (hukum alam). Seperti halnya air yang selalu akan mengalir ke tempat yang
> lebih rendah. Untuk membuat kota yang bebas banjir kita tentu harus tahu
> sifat air ini dan mau tidak mau harus kita ikuti. 
> 
> Demikian pendapat saya.
> 
> Thank's
>  
> Yoni
> 
> -----Original Message-----
> From: Indra Sucahyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
> Sent: Monday, March 18, 2002 6:18 PM
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: [PORTAL] Kaum Yahudi
> 
> (smile)
> Bung Koesoemo....
> bani israil itu salah satu contoh yahudi....ada juga kaum A'ad dari nuh...
> kalau disebut sekarang ..ya seperti ...bangsa Amerika lah....
> atau bila anda agak membelalakkan mata sedikit ya...bangsa indonesia
> lah...yang lebih dekat dengan anda....
> Karena Allah mengambil yang besar-2nya saja....kalau didetailkan Qur'an
> bisa
> setumpuk gunung tebalnya....
> kalau yahudi hanya ada di Israel yang lagi perang dengan palestina itu
> ..berarti anda hanya membatasi gerak orang yang mau bergaya ala Yahudi...
> karena kalau sudah terbatas kaum ..artinya bangsa indonesia tidak bisa
> menjadi yahudi...
> gimana...paham....
> Kalau anda sudah membuka quran tsb ...5:12 (seperti yg sampeyan sodorkan)
> bila kamu anda artikan Muhammad maka pantas anda hari ini tidak bisa
> melihat
> Yahudi yang sesungguhnya...
> Harusnya kamu disitu ya..Bung Koesoemo...jadi anda akan terlibat dalam
> lagu
> aktifitas Quran...itu baru membumi.....OK ..jangan marah ya...(smile)...
> 
> 
> > ----------
> > From:       Setio Koesoemo
> > Reply To:   [EMAIL PROTECTED]
> > Sent:       Monday, March 18, 2002 4:27 PM
> > To:         '[EMAIL PROTECTED]'
> > Subject:    RE: [PORTAL] Kaum Yahudi
> > 
> > Bung Indra,
> > 
> > Coba baca baik2...
> > 
> > Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) BANI ISRAEL ...
> > (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan kami 
> > jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah)
> 
> > dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa
> > yang
> > mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa
> akan
> > melihat kekhianatan dari MEREKA kecuali SEDIKIT diantara mereka (yang
> > tidak 
> > berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhya
> > Allah
> > menyukai orang-orang berbuat baik. (QS. 5:12-13)
> > 
> > Disini BANI ISRAEL/MEREKA itu siapa? Bukan nama kaum?
> > Kalau bukan maka harusnya berbunyi "mengambil perjanjian (dari) BANI
> ADAM"
> > Maka tudingan 'Kekeliruan yang besar' anda tujukan kepada firman Allah.
> > Memang tidak 100%, tapi ada peringatan "kamu (Muhammad) senantiasa akan
> > melihat kekhianatan dari MEREKA kecuali SEDIKIT". Bahwa kaum ini(mereka)
> 
> > mempunyai kecenderungan untuk kianat kecuali SEDIKIT yang tidak.
> > Kalau 'MEREKA'adalah sifat, maka orang bersifat 'YAHUDI' ada sedikit
> yang
> > tidak kianat, paradox dengan arti yang anda berikan bahwa orang sifat
> > 'Yahudi'
> > harus kianat tidak ada kecuali. Kesimpulannya hanya untuk suatu kaumlah 
> > perkecualian itu bisa berlaku.
> > 
> > Bagaimana masih kurang jelas?
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: Indra Sucahyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Monday, March 18, 2002 3:43 PM
> > To: '[EMAIL PROTECTED]'
> > Subject: RE: [PORTAL] Kaum Yahudi
> > 
> > 
> > Menyoal yahudi....
> > Bila Yahudi itu diartikan sebagai nama kaum atau bangsa maka itu adalah
> > kekeliruan yang besar. Karena Allah menciptakan kamu berbangsa-2 untuk
> > saling mengenal. Belum lagi bila Yahudi punya anak lalu anak itu mati
> > pasti
> > anak tsb langsung masuk neraka karena anda telah mengartikan Yahudi
> adalah
> > nama bangsa / kaum. Jelas setiap kaum punya keturunan. Sehingga setiap
> > keturunannya pasti langsung jadi anggota kaum/bangsanya.
> > Bila anda artikan Yahudi itu suatu karakter yang selalu menentang islam
> > maka
> > anda akan dapati setiap sudut luar atau dalam tubuh islam akan menjadi
> > potensi menjadi Yahudi. ..... sehingga Yahudi bisa melebihi jumlah kaum
> > bahkan bangsa....andapun berpotensi besar untuk menjadi warga yahudi.
> > Dan jangan bangga pula anda dilahirkan dari rahim seorang wanita muslim.
> > karena belum tentu anda akan menerima islam saat anda baligh.....bisa-2
> > anda
> > jadi anggota Yahudi.....(smile).
> > 
> > 
> > > ----------
> > > From:     Yoni Muhammad
> > > Reply To:         [EMAIL PROTECTED]
> > > Sent:     Monday, March 18, 2002 10:33 AM
> > > To:       [EMAIL PROTECTED]
> > > Subject:  RE: [PORTAL] Kaum Yahudi
> > > 
> > > Sorry rodo telat,
> > > 
> > > Menjadi kaya dan menafkahkan sebagian rizkinya di jalan Allah.
> > > Itu adalah cita - cita atau tujuan yang sungguh mulia dalam hidup. Dan
> > > silakan diusahakan dengan sungguh - sungguh. Seperti halnya
> kesungguhan
> > > Pak
> > > Son dalam PENS yang hasilnya telah kita rasakan bersama. Dan insya
> Allah
> > > akan menyusul adik - adik kita.
> > > 
> > > Soal Yahudi - Islam. 
> > > Terus terang saya juga jengkel kalau terus menerus seperti ini. Tapi
> > yang
> > > menarik perhatian saya adalah selama ini kita (yang bukan Yahudi)
> selalu
> > > seolah - olah hanya menjadi bagian dari rencana besar kaum Yahudi.
> > Segala
> > > sesuatu yang terjadi pada kita  seolah adalah function dari variabel2
> > yang
> > > sebagian (besar?) ditentukan oleh pokal gawe-ne wong Yahudi. 
> > > 
> > > Tapi ngomong - ngomong apakah umat Islam punya rencana besar untuk
> > > mencapai
> > > tujuan? Baik sebagai ummat maupun sebagai pribadi muslim? Sudah
> benarkah
> > > rencana / tujuan besar itu kita pahami? Dan apakah sudah didefinisikan
> > > dengan jelas ? Sudah adakah petunjuk pelaksanaannya? Apa yang kita
> > lakukan
> > > dengan petunjuk itu? Bagaimana strategi pelaksanaannya? Apakah kita
> > terus
> > > memikirkan cara-cara baru untuk pelaksanaannya? 
> > > 
> > > Pren, saya rasa kalau kita tidak memiliki dan memikirkannya, keadaan
> > > seperti
> > > sekarang memang tidak akan pernah berubah. Karena mereka yang punya
> > tujuan
> > > akan selalu introspektif dan inovatif agar selalu berada di depan. Dan
> > > bukannya menjadi bagian dari rencana orang lain. Tidak suka bertengkar
> > > dengan saudaranya. Tidak mudah diadu domba. Karena setiap mendapat
> > > masalah,
> > > yang selalu diingat adalah tujuan akhirnya.
> > > 
> > > Tujuan kaum Yahudi adalah menguasai dunia.
> > > Apa/Siapakah Tujuan akhir kita? Kenalilah, Tentukan langkah2 pendek
> > > (realistis) untuk mencapainya.
> > > 
> > > Astaghfirullah, semoga kita cepat kembali ke jalan yang selaras dengan
> > > diinginkan Allah swt.
> > > 
> > > 
> > > Nb. Sekedar triger, barangkali ada yang mau berbagi.
> > > 
> > > 
> > > -----Original Message-----
> > > From: Indra Prasetyawan [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
> > > Sent: Monday, March 11, 2002 3:57 PM
> > > To: [EMAIL PROTECTED]
> > > Subject: Re: [PORTAL] Kaum Yahudi
> > > 
> > > 
> > > Thanks Cak,
> > > 
> > > Trus bagaimana...? Perang lagi...? Kita bunuh semua orang Yahudi...?
> > Trus
> > > orang Yahudi ganti mbunuh orang Islam...? Trus....?
> > > 
> > > Lebih baik kita introspeksi diri kita masing-masing dulu, trus ke
> > > lingkungan keluarga kita, trus ke lingkungan yang lebih besar, lebih
> > besar
> > > lagi dan seterusnya. Mari kita suarakan perdamaian di lingkungan kita,
> > > Islam kan juga mengajarkan perdamaian juga.
> > > Seperti email sebelumnya tentang "Amal Ma'ruf nahi Mungkar", ternyata
> > ada
> > > dua persepsi yang berbeda, yang dua-duanya benar dan wajib bagi kita
> > untuk
> > > menerapkan mana yang bisa kita terapkan, karena itu adalah fungsi dari
> > > Al-Qur'an dan Hadist Nabi, sebagai petunjuk bagi manusia, yang isinya
> > > (baik
> > > yang tersurat maupun tersirat) adalah membawa kebenaran.
> > > 
> > > Pertanyaannya adalah, bagaimana kita bisa berperan serta...?
> > > Salah satu jawabannya adalah dengan bekerja keras mencari uang dan
> > menjadi
> > > orang kaya.
> > > 
> > > Golongan orang yang masuk surga tanpa dihisab adalah : Ulama, Orang
> kaya
> > > yang menfkahkan hartanya di jalan Allah, mati syahid dan Haji mabrur.
> > > Hal ini penting bagi umat Islam, dan jangan menganggap orang kaya itu
> > > paling belakang masuk surga, seperti kutipan dalam MQ Aa Gym berikut
> ini
> > :
> > > "Dikisahkan ketika dipersilahkan masuk surga, haji mabrur terlebih
> > dahulu,
> > > tetapi dia menolak dengan alasan harus ulama dahulu karena ia
> > mengetahui
> > > hukum-hukum haji dari gurunya yang seorang ulama. Begitu pula mati
> > syahid,
> > > ia tidak akan mengetahui keutamaan mati syahid kalau tidak ada ulama
> > yang
> > > mengajarkannya. Tetapi ketika ulama dipersilahkan, ia malah
> > mempersilahkan
> > > orang kaya karena ulama tersebut menganggap jika tidak ada
> > > bangunan-bangunan Islami yang dibiayai oleh orang kaya ia tidak
> mungkin
> > > dapat berdakwah"
> > > 
> > > Thanks,
> > > Indra
> > > 
> > > 
> > > ---------------------------------------------
> > > Cara UNSUBSCRIBE : 
> > >    TO      : [EMAIL PROTECTED]
> > >    SUBJECT : UNSUBSCRIBE
> > > ---------------------------------------------
> > > 
> > > ---------------------------------------------
> > > Cara UNSUBSCRIBE : 
> > >    TO      : [EMAIL PROTECTED]
> > >    SUBJECT : UNSUBSCRIBE
> > > ---------------------------------------------
> > > 
> > 
> > ---------------------------------------------
> > Cara UNSUBSCRIBE : 
> >    TO      : [EMAIL PROTECTED]
> >    SUBJECT : UNSUBSCRIBE
> > ---------------------------------------------
> > 
> > ---------------------------------------------
> > Cara UNSUBSCRIBE : 
> >    TO      : [EMAIL PROTECTED]
> >    SUBJECT : UNSUBSCRIBE
> > ---------------------------------------------
> > 
> 
> ---------------------------------------------
> Cara UNSUBSCRIBE : 
>    TO      : [EMAIL PROTECTED]
>    SUBJECT : UNSUBSCRIBE
> ---------------------------------------------
> 
> ---------------------------------------------
> Cara UNSUBSCRIBE : 
>    TO      : [EMAIL PROTECTED]
>    SUBJECT : UNSUBSCRIBE
> ---------------------------------------------
> 

---------------------------------------------
Cara UNSUBSCRIBE : 
   TO      : [EMAIL PROTECTED]
   SUBJECT : UNSUBSCRIBE
---------------------------------------------

Kirim email ke