Sekedar komentar untuk introspeksi, Sekali lagi saya mendengar "project khusus untuk mengaburkan Islam bla bla bla ..."
Tapi saya tidak pernah dengar Project khusus untuk misalnya menjalankan syariah di Indonesia, Project menyamakan persepsi di kalangan muslimin dll dll.. yang kalau banyak orang yang memikirkannya tentu akan muncul banyak ide. Dari kalangan muslim tentu. Yang saya sering dengar adalah "Penerapan Syariah adalah tuntutan jaman" atau yang senada dengan itu. Lalu apa bedanya Project dengan tuntutan ? Kalau project berasal dari cita2, kemudian disusun rencana2nya dst dst... Kalau tuntutan berasal dari kondisi/situasi kemudian kita dipaksa, mau atau tidak kita harus menjalankannya. Astaghfirullah apakah kita tidak punya cita2? Kenapa kita tidak punya keinginan untuk hidup bahagia di dunia dan akhirat? Lalu kenapa untuk menjalankan syariah harus menunggu dituntut oleh jaman? (sampai kondisi memaksa kita) Thank's Yoni -----Original Message----- From: Setio Koesoemo [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Thursday, March 21, 2002 10:50 AM To: Portal Ikapens ([EMAIL PROTECTED]); [EMAIL PROTECTED] Subject: [PORTAL] FW: [daarut-tauhiid] FW: Pembeda yang 'benar' tapi palsu : -) Assalamu'alaikum wr.wb. untuk diketahui teman2, sekalian minta ijinnya Pak Syamsi :-) terima kasih.. :-) mohon maaf kalau tidak berkenan :-) salam/... umul == From: [EMAIL PROTECTED] Assalamualaikum Wr.Wb. Seperti yang dilaporkan oleh majalah Tempo edisi minggu ini, 18-24 Maret, saat ini sedang beredar sebuah buku dengan judul "The True Furqan". Buku ini memang ditulis dengan sengaja untuk mengaburkan bacaan kaum Muslimin terhadap Kitab Suci yang sesungguhnya dan yang palsu. Hal ini dibuktikan dengan pengantar yang menyebut "Kitab ini ditujukan secara khusus kepada kaum Muslimin dan Arab". Saya pribadi telah menerima buku ini sejak sekitar 3 bulan silam. Buku ini diterbitkan tanpa menyebutkan nama penerbit, namun menyertakan alamat pos dan tanpa nomor telepon. Setelah mengecek lebih jauh, ternyata sosok utama di balik dari terbitnya buku ini adalah Dr. Shorrosh, lawan debat Ahmad Deedat tentang Ketuhanan Jesus pada masa lalu. Jika anda membuka alamat di bawah ini, anda dapati siapa dan bagaiamana awal dari tumbuhnya buku tersebut. Yang pasti, buku ini memang ditujukan sebagai pemalsuan Kitab Suci Al Qur'an. Berbagai surah dinamai dengan surah-surah Al Qur'an seperti An Nur, Al Fatihah, dll. "Bismillah" pada setiap surah diganti dengan "Bismil Abi, Wal Ibni, Waruuhil Quds" (dengan nama bapak, anak dan roh qudus). Untuk itu, bersama ini saya himbau kepada semua untuk berhati-hati. Saya yakin, terbitnya buku ini tak lebih dari sebuah pembuktian akan tantangan Allah "dan jika kami ragu dengan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami, maka datanglah satu surah (pada ayat lain 10 surah, dan pada ayat lain disebutkan semisal) yang serupa, dan ajaklah seluruh pembantumu selain Allah, jika kami jujur". Dan sudah pasti, jika anda tahu bahasa Arab dengan grammar (nahwu sharaf dan balaghah) serta mempergunakan logika serta "common sense" saja, anda akan menemui buku ini tak lebih dari "rabbish" yang sudah kumuh di pinggir jalan. Sayang sekali, pada website Sorrosh ditemukan komentar-komentar, entah direkayasa, bahwa buku ini seolah lebih baik dari Al Qur'an. Padahal, di antara komentator tersebut terdapat pastor terkenal, seperti Billy Graham. Namun memang, logika seringkali tersembunyi di balik "dendam" terhadap nur Ilahi yang semakin menyilaukan mata-mata hati manusia, khususnya di bagian barat bumi ini. coba buka alamat ini, dan pastikan bahwa anda cukup landasan untuk memahami tulisan-tulisan Shorrosh. Lihat di bagian bawah website ini, ada "project khusus" untuk mengaburkan Islam yang sesungguhnya para politisi Amerika dengan nama "Project Informing Washington" on the truth of Islam. Ternyata, dalam tulisan-tulisan Shorrosh disebutkan bahwa tanpa disengaja, saat ini kita (Amerika) telah kedatangan invasi yang membahayakan. Itulah "ru'bah" (ketakutan) dan "hasadan" (dengki) yang telah tertanam dalam dirinya terhadap kebenaran ini. http://islam-in-focus.com/TheTrueFurqan.htm Akhirnya, "mereka ingin memadamkan cahaya Allah, namun Allah menolak hingga cahayaNya terang benderang, walau orang-orang musyrik itu membenci". Wassalam, M. Syamsi Ali ============================================================================ ================= Untuk berlangganan kirimkan e-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] Untuk berhenti kirimkan e-mail kosong ke daarut-tauhiid-unsubscribe@egroups. com (Jangan lupa me-reply e-mail konfirmasi yang dikirimkan sistem) Untuk menerima digest (satu e-mail per hari) kirimkan e-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] Supaya tidak menerima e-mail atau baca lewat web, kirimkan e-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] Untuk set delivery posting melalui e-mail atau reset BOUNCING, kirimkan e-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar ============================================================================ ================= Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
