GENG PUJAAN-NYA GUREE HITAM-BLASTERAN HUND BERUK HALLEFORS ALIAS ABDURRAHMAN ISMAIL MATI KUTU DI BANDA ACHEH.
http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 27 November 2006 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. Aha..., guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail pimpinan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] cabang Hallefors mencoba memberikan laporan tentang geng Bakhtiar Abdullah & Sofyan Dawood cs yang sudah mati kutu di Banda Acheh. Rupanya tadi siang guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail secara diam-diam masuk ke Banda Acheh sambil dipayungi oleh payung hukum MoU Helsinki yang sebelumnya sangat disumpah serapahi. Tetapi hari ini ternyata kelihatan dari jauh guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail justru memakai payung hukum MoU Helsinki. Nah, laporannya telah disampaikan dimimbar bebas ini. Dimana terbaca bahwa geng Bakhtiar Abdullah & Sofyan Dawood cs yang sudah lumpuh itu akan diberikan suntikan yang obatnya campuran dari bumbu kari kambing bau apeuk diaduk dengan bumbu roti jala serta dikocek dengan rempah-rempah bahan roti canai yang diimpor dari Bireuen kampungnya Irwandi Yusuf yang sekarang menjadi pujaan dan dambaan guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail pimpinan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] cabang Hallefors. Dimana saking gembira dan riangnya guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail pimpinan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] cabang Hallefors mendengar geng pujaannya yang dipimpin oleh Bakhtiar Abdullah & Sofyan Dawood cs mati kutu di Banda Acheh, maka langsung saja guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail tanpa mepikir panjang menyampaikan laporannya di mimbar bebas ini dengan judul berita pujaan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] cabang Hallefors sudah mati kutu di Banda Acheh. Nah, ketika guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail yang hari ini masuk ke Banda Acheh memakai payung MoU Helsinki, ternyata di sekitar Masjid Baiturrahman ia dicegat oleh tim keamanan dari GAM karena cara dan langkah jalannya mencurigakan dan dibelakang bajunya ditempeli tulisan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] cabang Hallefors, Swedia Rupanya, di Acheh nama sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] cabang Hallefors, Swedia sangat terkenal karena kebudekannya dan kebloonannya. Karena pandainya mereka itu hanyalah menaiki kereta roda tiga organisasi sosial saja seperti sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors, Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan anggota Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik. Nah ketiga organisasi sosial tersebut adalah memang ompong politik dan ompong hukum, alias organisasi ilegal yang keropos. Nah, setelah guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail ditangkap didekat pintu masuk masjid Baiturrahman oleh tim keamanan GAM, ia menangis sambil meminta ampun dan kelihatannya celana hitamnya basah, karena kecing dicelana. Ah dasar budek kencing dicelana pula. Sambil menangis terisak-isak guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail memouon untuk dilepaskan sambil mulutnya bersuara: long saa pas.. kar na..sa..rang..dek..ri kat jok fos long yang kalau diartrikan dalam bahasa melayu kira-kira begini artinya tolong saya lepaskan karena saya orang budek dari sindikat Paya Bujok Telianet cabang Hallefors, tolong. Akhirnya, karena tim keamanan GAM adalah orang baik-baik dan rendah hati, maka guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail dilepaskan dengan segara. Setelah dilepaskan ia langsung panggil tukang becak untuk diantar ke lapangan terbang Blang Bintang untuk terus masuk ke Kuala Lumpur guna menemui kak cik Siti Maryam Ali Noordien, [EMAIL PROTECTED] , seorang amoy tukang buat roti jala di pasar chow-kit. Nah, dari pasar chow-kit inilah guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail menyampaikan laporannya tentang geng Bakhtiar Abdullah & Sofyan Dawood cs yang sudah mati kutu di Banda Acheh itu. Terakhir, untuk berita selanjutnya tentang orang budek guree-hitam-blasteran hund beruk hallefors alias Abdurrahman Ismail akan disampaikan besok pagi setelah masuk laporan baru yang disampaikan dari Kuala Lumpur, Malaysia. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ---------- Received: (qmail 36978 invoked by uid 60001); 27 Nov 2006 19:42:01 0000 Received: from [213.64.227.204] by web34004.mail.mud.yahoo.com via HTTP; Mon, 27 Nov 2006 11:42:00 PST From: Gunong halimon [EMAIL PROTECTED] Return address: [email protected] Date: 27 november 2006 20:42:00 To: [email protected] Subject: «PPDi» Berita baru dari Aceh "Tentang Khalifah dan Undang2 Madinah buatan Anjing Boldok Sudirman" Ini berita yang baru saja saya terima dari seorang teman yang aktif pada kantor KPA di banda aceh. isinya antara lain: Hasbi Abdullah (H2O) mengundang Malik Mahmud dan Zaini Abdullah pulang ke aceh membuat kampenye untuk mendukung penuh kepada H2O mulai dari Temieng sampai ke aceh selatan. Sesudah kampanye beberapa daerah ternyata sampai ke Bireuen pendukung Irwandi menumbuk pada muka Human dan Hasbi dibawa lari oleh kawannya, sedangkan Suhedy laweueng jubir Majlis Gam menyembunyikan diri dibawah buss dan dalam masa itu juga Darwis Jeunien dengan Zakaria Saman sempat di tawan oleh pasokan di Lapangan yang pro Irwandi, akhir datang Tengku Umar Ben untuk melepaskan Mereka berdua. sedangkan Malik Mahmud dan Zaini sesudah kejadian iut di Mns.Kutang tidak berani keluar dari rumah. Malik Mahmud menghimbau kepada Irwandi dan Nazar untuk membatalkan calon Pilkada, tapi pihak Irwandi dan Nazar akan tetap mencalonkan diri karena sokongan penuh dari ulama dan rakyat aceh pada umumnya. Akhirnya Malik Mahmud membuat rapat darurat pada hari senin 27 November 2007 di Kantor KPA banda aceh yang isinya dalam pidato Malik Mahmud " Pemimpin Tinggi dan staf nya" di Sweden tak mendukung mana2 pihak dalam pencalonan Pilkada mendatang, ini keputusan dari atasan. Kalu tak percaya telefon Sofyan Dawoo atau Irwandi. Sekarang Ahmad Sudirman jangan membuat musang berbulu ayam dan kau tetap menjadi Anjing Boldok sampai kiamat atau boleh juga dipanggil untuk kau sebagai Anjing Pelacak makan bangkai. ---------- _________________________________________________________________ Dela med dig av foton på Windows Live Spaces http://spaces.live.com/
