Irwandi dan Nazar bertemu dengan Susilo bambang
12/01/2007 10:46 WIB
SBY Janji Backup Irwandi-Nazar
[ rubrik: Serambi | topik: Pemerintahan ]
JAKARTA - Untuk pertama kalinya, pasangan Gubernur/Wakil Gubernur NAD
terpilih, Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar diterima Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/1). Dalam pertemuan yang
dilukiskan berlangsung dalam suasana akrab dan bersahabat itu, Presiden
berjanji akan mem-backup kepemimpinan Irwan-Nazar dalam menjalankan tugasnya
sebagai Gubernur/Wakil Gubernur Aceh mendatang.
Irwandi-Nazar yakin bahwa pemerintahnya kelak akan berjalan lancar, mengingat
program pembangunan yang mereka rencanakan sejalan dengan harapan Kepala
Negara. Apa yang disampaikan oleh presiden, ternyata sama dengan program
kami, ujar Irwandi dengan wajah berseri-seri kepada wartawan, usai diterima
Presiden.
Pertemuan Irwandi-Nazar dengan Presiden SBY kemarin, adalah yang pertama kali
sejak pasangan ini memenangi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur Aceh 11
Desember lalu. Selain dengan SBY, pasangan yang meraup 39 persen suara dalam
pemilihan Gubernur NAD ini, juga melakukan pertemuan dan makan siang bersama
dengan Wapres M Jusuf Kalla (JK), di Istana Wapres. Dalam pertemuan dengan
kepala negara tersebut, Mereka didampingi oleh Pj Gubernur NAD, Mustafa
Abubakar.
Presiden dalam pertemuan itu didampingi Menteri Menko Polhukkam Widodo AS,
Menko Perekonomian Budiono dan Menko Kesra Aburizal Bakrie. Mustafa Abubakar
melukiskan suasana pertemuan berlangsung sangat akrab dan bersahabat.
Dalam kesempatan itu, Presiden SBY menyampaikan selamat atas kemenangan
Irwandi-Nazar dan menyatakan bersyukur Pilkada Aceh berjalan damai. Tolong
beri kasih sayang kepada seluruh rakyat Aceh, pesan Presiden SBY kepada
pasangan yang maju dari jalur independen tersebut.
Presiden kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan di Aceh dan
berjanji tetap mem-backup kepemimpinan Irwandi-Nazar dalam menjalankan
tugasnya. Presiden juga menyampaikan prioritas program kerja yang harus segera
dilakukan di Aceh, meliputi penanggulangan kemiskinan, membuka kesempatan kerja
dan mengurangi tingkat pengangguran, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan
ekonomi rakyat dan mendorong sektor riil.
Sementara itu, Pj Gubernur Mustafa Abubakar menyebutkan, prioritas kerja
tersebut ternyata linier dengan program kerja Irwandi-Nazar yang disampaikan
pada visi dan misi mereka. Saya kira ini sebuah kebetulan yang bagus untuk
mendorong percepatan kesejahteraan rakyat di Aceh, ujar Mustafa Abubakar.
Seusai pertemuan dengan Presiden SBY yang berlangsung sekitar 45 menit,
gubernur Aceh terpilih melanjutkan pertemuan dengan Wapres Jusuf Kalla di
Kantor Wapres dan ditutup dengan makan siang.
Mustafa Abubakar mengatakan pertemuan dengan Wapres lebih bersifat memperkokoh
silaturrahim dan berlangsung sangat akrab. Terlebih ini adalah pertemuan yang
kedua antara Pak Irwandi-Nazar dengan Wapres, sebut Mustafa.
Agenda
Segera setelah pelantikan yang dijadwalkan 8 Februari 2007, pasangan pemimpin
Aceh terpilih ini akan melakukan penegakan pemerintahan yang bersih. Jadi
tidak ada pembersihan. Tapi yang ada clean governance. Yaitu pendisiplinan,
pemberdayaan moral untuk tidak suka korupsi dan menyeleweng, ujar Wagub
terpilih M Nazar yang berbicara kepada pers seusai pertemuan.
Nazar membenarkan setelah dilantik pada 8 Februari mendatang, ia akan memanggil
semua kepala biro untuk dan mengevaluasi kinerja mereka. Pada kesempatan itu
kembali ditegaskan tentang reward dan punishment terhadap aparat pemerintahan.
Bagi yang melanggar tentunya akan ada tindakan hukum. Ada penghargaan bagi
birokrat yang disiplin, bertanggung jawab, dan bagus kinerjanya. Target kita di
masa mendatang Aceh makmur, stabil, dan tanpa korupsi, paparnya.
Mengenai hubungan eksekutif dan legislatif di Aceh, gubernur terpilih Irwandi
mengatakan tidak ada yang perlu diragukan. Mereka dipilih oleh rakyat juga
untuk mengemban amanat rakyat demi kepentingan rakyat. Sama dengan ketika
rakyat memilih kami untuk kepentingan sama. Jadi elemen-elemen yang dipilih
rakyat itu sangat logis bekerja sama untuk rakyat, kata Irwandi Yusuf.
Menurut Irwandi, telah ada pertemuan antara pihaknya dengan jajaran Parpol yang
duduk di DPRD NAD. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk saling
meninggalkan perbedaan di masa Pilkada NAD dan bekerja sama mengisi sejarah
baru Aceh dengan pembangunan.
Faktanya adalah kami datang dari jalur independen, dan kebetulan kita menang.
Tidak ada masalah dengan DPRD yang establish sebelum MoU (Helsinki). Tidak
perlu dirisaukan tentang kerjasama kami, ungkap Irwandi.(fik)
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.