Stockholm, 12 Februari 2007
 
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

Aha, setelah email [EMAIL PROTECTED] ditutup, langsung saja 
orang budek teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-
chong-chi-ka-shek memakai email palsu lainnya yang bermerk "Malik 
Mahmud" dengan sepatu model " [EMAIL PROTECTED] " berukuran 
[203.94.130.6] milik Uecomm, Victoria, Australia dan berukuran 
[144.139.85.209] milik Telstra Internet, Melbourne, Victoria, 
Australia untuk dipakai mengutip sampah di tempat pembuangan sampah 
IACSF (International Aceh Civil Society Forum).

Celakanya lagi dari tempat pembuangan sampah IACSF (International 
Aceh Civil Society Forum) yang sama, itu orang budek teroris Tarmizi-
rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek, lagaknya 
mau bisnis gaya ilmu tipu "ekonomi trinitas" memakai kereta katak 
roda tiga. Dengan gaya "bui hitam" teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat 
memuntahkan isi perutnya yang bau busuk kedalam karung goni milik 
Fadli Hasan yang bermerk [EMAIL PROTECTED] [144.139.85.209] Telstra 
Internet, Melbourne, Victoria, Australia.

Ah dasar budek dan picik. Mana ada kemajuan orang budak leutik bloon 
satu ini. Pandainya hanya main tipu "bui hitam"-"kecoa Yunan", dengan 
memakai berbagai gaya tipu [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED] , 
[EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED] , 
[EMAIL PROTECTED]

Eh budek, mana laku itu bisnis dengan gaya ilmu tipu "ekonomi 
trinitas" model kelompok rufaqa' sesat-nya Ashaari Muhammad.

Ini bukan melakukan bisnis, melainkan melakukan tipu daya pada orang 
Acheh dengan umpan binsis gaya ilmu tipu "ekonomi trinitas".

Eh budek, ilmu bisnis dengan gaya ilmu tipu "ekonomi trinitas" model 
kelompok rufaqa' sesat-nya Ashaari Muhammad sudah tidak laku lagi. 
Dan itu merupakan hasil ajaran sesat-nya aliran arqam-sesat yang 
menjelma menjadi rufaqa'-sesat.

Eh budek, mengapa pertanyaan siapa nama ayah dan ibu orang budek 
teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-
shek tidak dijawab?

Oh.., malu ya, tidak punya ayah dan ibu karena wujudnya di dunia ini 
adalah hasil kloningan dari binatang "bui-hutan-hitam" bawaan dari 
Yunan, Cina Selatan.

Terakhir, orang budek teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-
"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek yang dalam dua bulan terakhir ini 
berkeliaran mencari gubuk reyot yang baru tempat bisnis dengan gaya 
ilmu tipu "ekonomi trinitas" dan juga tempat bininya yang keturunan 
cina-campuran sedikit-india-Malaysia untuk menjalankan praktek 
cungkil gigi-nya. Sedangkan ditempat yang lama di Waterloo Road, 
North Ryde NSW, Australia orang budek teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat 
ini sudah mati kutu karena diserang oleh tetangga-tetangganya yang 
pernah ditipunya dengan memakai tipu gaya ilmu tipu "ekonomi trinitas"


Wassalam.
 
Ahmad Sudirman
 
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------


--- In [EMAIL PROTECTED], Malik Mahmud 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Soe njang pungo?
   
  Njang djak publoe Atjeh keu djawa, atawa njang seurapa djawa sampoe 
djibeuot aki dari Atjeh?
   
  Meunjoe tatanjong bak asei urop hana djiteupue djaweub. Sabab djih 
asi hana djeut djiseumike.

A-I-U <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Pungooooooo,,,,,pungooooooo brat that ka.

Malik Mahmud <[EMAIL PROTECTED]> wrote:         Karap mutah 
teuh bak tabatja tulesan "indunesia" dum. Njan meunjoe meututo bahasa 
indunesia tasangka tjit ma ngon jah djih dua-dua lelek&inem djawa.
   
  Njan kalahe PDRM lom. Pue binatang njan???????????
   
  Tjikeuh batja "Program Politik" PDRM njan, salah saboh djih "Upah 
Minimum Propinsi".
   
  Ha abeh-abeh meungaku droe lamiet djawa, atawa 'Atjeh saboh 
propinsi djawa".
   
  Program njoe program djeh. Njan meu ek hankeumah djipeulaku.
   
  Njan meuseunoh-seunoh bak peudong organisasi matjam-matjam dum. 
Djeh hai njan saboh "peuleuwueng keuridja".
   
  Oh noe dilei.

Thamrin Ananda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        tolong jangan dibiaskan perdebatan kemana-mana? karena 
masalahnya satu yaitu tuduhan yg di utarakan oleh [EMAIL PROTECTED] tentang 
zamzami. dengan email yang dibuat oleh bung rahmat tentan hasil 
kongres PDRM. pertama sudah jelas siapa ketua dan sekjen, dari hasil 
kongres. cuma yang belum terjawab bung zam mencuri benar atau tidak 
itu yang tidak disampaikan oleh bung rahmad dalam klarivikasi nya. 
kami harap disampaikan juga biar tidak terjadi salah paham dan saling 
tuding. 
   
  

rahmat smur aceh rahmat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        Sidang Milis yang terhormat..
   
  Sebenarnya saya sendiri tidak mau mencampuri urusan ini, karena 
bagi kami dalam sebuah dialektika organisasi pasti hal-hal seperti 
ini akan terjadi, apalagi liberalisasi politik di Aceh, mengharuskan 
banyak orang untuk berbicara. kami sadar betul tentang kemampuan kami 
dalam membangun sebuah organisasi, karena itu pula setiap persoalan 
internal kami tutupi dengan baik dan tidak perlu kami sampaikan 
keluar.
   
  Menanggapi bung fery.. tidak usah mengeluarkan persoalan dapur 
organisasi kami ke publik. kalu bung Fery punya persoalan dengan 
Zamzami ataupun Nanda silahkan urus sendiri urusan kalian, jangan 
libatkan kami. 
   
  Bibawah ini saya sampaikan keputusan-keputusan kongres I PDRM, yang 
kami selenggarakan pada tanggal 27-30 Juli 2006, di Banda Aceh. saya 
berharap dengan saya tuliskan keputusan-keputusan kongres kami ini 
bisa menjadi bahan klarifikasi bagi semua orang. dan dengan sesegera 
mungkin menghentikan perdebatan ini. dan satu hal lagi PDRM hanya 
satu, yaitu yang saat ini berkantor di Jl. Blang Padang No 2. KP. 
Baru, Banda Aceh. 
  
  
 
  Keputusan-Keputusan Kongres I
  Pergerakan Demokratik Rakyat Miskin
  (PDRM)
  Banda Aceh, 27-30 Juli 2006
  
  
 
  1.     Program
  
  a.     Program Umum
  
  Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat tertindas dengan 
penglibatan dan keterbukaan akses yang seluas-luasnya bagi rakyat 
terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah.
  
  b.    Program Idiologi
    
   Meningkatkan kesadaran anti neoliberalisme seluas-luasnya 
ditingkatan kaum miskin.  
   Menerbitkan Koran sebagai komando organisasi.  
   Menyusun syllabus pendidikan, berjenjang dari pendidikan dasar 
sampai pendidikan kelas.  
   Pengadaan pustaka dikantor dan basis-basis.  
   Pendidikan reguler dan berjangka
  
  c.      Program Politik.
   
    
   Membuka lapangan kerja dengan program industrialisasi nasional.  
   Pendidikan dan kesehatan gratis, layak dan berkualitas untuk 
seluruh rakyat.  
   Upah minimum propinsi untuk kaum buruh. Penghitungan berdasarkan 
standar KHL di Aceh.  
   Menurunkan harga sarana produksi pertanian dan perlindungan 
terhadap hasil-hasil pertanian di Aceh.  
   Sediakan tempat usaha yang layak, gratis dan strategis bagi 
pedagang kecil.  
   Penyelamatan asset-aset daerah dari program privatisasi 
(penjualan) BUMD dan liberalisasi (pasar bebas) asset-aset ekonomi 
strategis lainnya, (air, migas, listrik, rumah sakit, migas dan 
dsb).  
   Cabut Perda yang tidak berpihak kepada rakyat miskin.  
   Tolak penggusuran.  
   Public service kepada rakyat.  
   Turunkan harga barang.  
   Menjaga perdamaian dan mengontrol proses transisi yang sedang 
berlangsung di Aceh.  
   Tangkap, adili dan sita harta koruptor.  
   Bentuk pemerintahan bersih, demokratis dan berkarakter 
kerakyatan.  
   Tangkap dan adili pelanggar HAM.  
   Memperjuangkan sepenuh-penuhnya pembebasan terhadap perempuan.
  
  d.    Program Organisasi.
    
   Membentuk  DPW-DPW ditiap tingkatan (perluasan struktur)  
   Membangun unit usaha sebagai salah satu sumber dana organisasi.  
   Kursus ketrampilan/keahlian bagi anggota.  
   Pelegalan organisasi.  
   Pemenuhan hak-hak dasar bagi anggota.
  
  2.     Resolusi
    
   Mendukung perlawanan rakyat di Negara dunia ketiga dalam 
menghadapi serangan neoliberalisme.  
   Bersolidaritas terhadap perjuangan rakyat Negara Afganistan, 
Palestina, Libanon, dan Irak dalam melawan politik perang dari Negara-
negara Imperialis.  
   Bersolidaritas terhadap perjuangan rakyat Timor Leste menuju 
pemerintahan rakyat.  
   Mendukung dialog dengan penglibatan seluas-luasnya rakyat Papua, 
sebagai bagian dari penyelesaian konflik di Papua yang adil dan 
demokratis.   
   Mendukung perjuangan rakyat Indonesia dalam menuntaskan revolusi 
demokratik di Indonesia.
  
  3.     Slogan
  
  Slogan Internal:
  "Jaga Disiplin Untuk Bangun Organisasi".
  
  Slogan Penyemangat:
  "Rebut Kekuasaan atau Miskin".
  
  Slogan Eksternal:
  "Rakyat Miskin Bersatu, Berkuasa Untuk Kesejahteraan".
  
    
   Struktur
  Ketua Umum        : Kammaruddin
  Skretaris Jenderal  : Rahmat Djailani
  
  
   Wass
  Rahmat Djailani
  Sekjend PDRM
  
  
    

Ihan Sunrise <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

      
jangan terlalu cepat menyimpulkan, kalau analisanya salah bisa balik 
ke anda sendiri lhooo
tirai 01 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:       Tgk Zem Bak geunyoi gantoi gop 
lupah carong, droe  geuh ka di pecat di PDRM, tapi mantong geu meuaku 
sebagoi ketua PDRM, hana malei. tgk meunurot londeungo tgk Zem di 
pecat karena gop nyan geu cuoi (mencuri) komputer organisasi PDRM, 
geu cuoi buku rekening organisasi, geu cuoi akte notaris organisasi, 
untuk geu pegot proposal ke BRR yg hana sepengetahuan rakan-rakan 
gopnyan di PDRM. maka tgk Zam di pecat. alah hai Zem pakon jeut ke 
pancuri kah sidroi. tapi hanyei kah mantong beuho kapeugah droi ketua 
PDRM hana malei peu karena muka badak....!!! hom hai tgk zem
=========

Zamzami Muhammad: Ganti Ketua BRA
Rabu, 31/01/2007, 09:44pm (GMT+7)

  Zamzami Muhammad
  Ketua Persatuan Demokrasi Rakyat Miskin (PDRM)
   
  Dalam perbincangan dengan SUWA, (20/01), Ketua PDRM, Zamzami 
menyebutkan telah terjadi tolak tarik kepentingan di tubuh BRA. Dalam 
tubuh BRA terlihat jelas adanya kepentingan Jakarta dalam unsur 
pelaksana. Katakanlah keterlibatan milisi yang akhirnya membuat kerja 
BRA tidak lagi kohesif dan sulit. Keluarnya wakil GAM dan LSM dari 
tubuh BRA membenarkan adanya tolak tarik kepentingan di dalam 
internal BRA.
   
  Padahal, BRA yang dibentuk oleh pemerintah melalui Keputusan 
Gubernur karena adanya consensus dengan GAM dalam bentuk MoU 
Helsinki, yang tujuannya untuk memberdayakan mantan kombatan dan 
korban konflik. Nyatanya,  begitu GAM dan LSM tarik, terjadi 
kevakuman kerja di BRA. Sementara ada sekitar 40 ribu masyarakat 
korban konflik dan mantan kombatan sampai sekarang belum mendapatkan 
apa-apa.
   
  Penempatan milisi di tubuh BRA, menurutnya mengindikasikan bahwa 
militer mengambil alih peran BRA. Banyak kepentingan militer yang 
bermain dalam tubuh BRA. Padahal dana BRA itu tak hanya dari RI saja, 
melainkan dari lembaga asing, yang dikelola untuk membantu korban 
konflik.
   
  Buruknya kinerja BRA, sebut Zamzami, karena lemahnya dalam hal 
verifikasi dalam hal pendataan korban konflik maupun korban kombatan. 
Karena itu, perlu ada pembenahan di tubuh BRA sendiri. Jika BRA masih 
seperti sekarang, ada baiknya peran BRA diambil alih oleh Pemerintah 
Aceh. Pemerintah Aceh perlu membentuk tim khusus agar BRA lebih 
bermanfaat ke depannya. Karenanya, Pemerintah Aceh perlu memanggil 
pelaksana BRA, untuk memperjelas peran BRA, dan juga PPK. Jika dalam 
pelaksanaan, antara BRA dan PPK tidak sinergis, salah satu bisa 
dibubarkan.
   
  Zamzami menyebutkan bahwa selama ini, orang yang bekerja di BRA 
lebih berorientasi pada gaji. Dia mencontohkan seperti Ketua BRA, 
Yusni Saby yang sampai saat ini masih tercatat sebagai Rektor IAIN Ar 
Raniry. Hal seperti ini yang harus diperjelas. Jangan rangkap 
jabatan, karena konsentrasi bisa pecah. Jadi sudah sebaiknya Ketua 
BRA diganti saja, dan diserahkan kepada orang yang betul-betul cakap 
serta dapat fokus untuk kerja BRA.
   
  Ke depan, menurut Zamzami, kontrol dari rakyat harus kuat. 
Masyarakat desa juga harus lebih aktif. Jika selama ini, system 
penyaluran bantuan menggunakan system musyawarah desa. System ini 
lebih efektif.  Sementara sebelumnya menggunakan system proposal, 
tapi karena jumlah proposal yang masuk banyak sekali, dan sulit untuk 
diperiksa satu-persatu dan membantu yang benar-benar korban konflik. 
Sistem musyawarah desa juga harus melibatkan partisipasi rakyat 
secara luas, agar yang benar-benar korban mendapatkan bantuan dari 
BRA. 
   
Zamzami juga menambahkan, agar insfrastruktur pemukiman, seperti 
jalan, jembatan dan lain-lain agar mendapatkan perhatian. Setelah itu 
baru fikirkan pengembangan ekonomi, livelihood untuk korban. Zamzami 
berpendapat, bahwa yang menjadi korban tsunami sebelumnya juga korban 
konflik, karena itu perlu mendapatkan bantuan. Jadi, jangan ada 
diskriminasi dan membeda-bedakan dalam hal bantuan. (*)     
---------------------------------
  Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.   






http://www.ihansunrise.blogspot.com     
---------------------------------
  Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.   




    
---------------------------------
  Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful 
email and get things done faster.   




    
---------------------------------
  Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask 
your question on Yahoo! Answers.   




    
---------------------------------
  Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.   




    
---------------------------------
  Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask 
your question on Yahoo! Answers.  

         

                
---------------------------------
 Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.

--- End forwarded message ---


Kirim email ke