http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED]
Stockholm, 17 Februari 2007 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. TARMIZI-ARQAM-RUFAQA' SESAT-CHONG-CHI-KA-SHEK DARI LANGSA, ACHEH TIMUR BERADA DI ARMIDALE, NSW BERPEGANG TALI "EKONOMI TRINITAS" Ahmad Sudirman Stockholm - SWEDIA. TARMIZI-"BUI HITAM"-"KECOA YUNAN"-CHONG-CHI-KA-SHEK DARI LANGSA, ACHEH TIMUR MENYEBAR RACUN ARQAM-RUFAQA'-SESAT-NYA DARI ARMEDALE, NEW SOUTH WALES, AUSTRALIA. Setelah terbongkar bahwa teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek tidak pernah belajar di University of Warwick di tingkat postgraduate semester 3 untuk mendalami Business Mathematics pada tahun 2002, juga setelah ia diketahui berasal dari jalan Siribee Daja, Keude Geureubak, Langsa, Acheh Timur, maka makin mudahlah bagi bangsa dan rakyat Acheh untuk menyiapkan jaringan peringkusnya. Apalagi teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek yang sekarang berada di Armidale, sebuah district yang jauh dari Sydney, yang terletak di bagian utara New South Wales tidak bergaul dengan bangsa dan rakyat Acheh, melainkan hanya sekedar mengundang beberapa keluarga muslim dari negara-negara lain yang tinggal didekat rumahnya saja. Misalnya seperti teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat pernah pada hari Sabtu, 28 Oktober 2006 mengundang beberapa keluarga muslim yang datang dari beberapa negara (biasanya pengungsi dari beberapa negara Arab, Afrika dan Eropa) ke rumahnya di Armidale untuk sekedar makan-makan dan mengajak anak tetanggannya itu bermain dibelakang halaman rumah sewaannya. Karena teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat ini masih belum punya anak, maklum bininya yang keturunan Cina itu pada tahun 2001 sibuk dengan mata pelajaran ilmu cungkil giginya di salah satu universitas di Kerajaan Malaysia yang memerlukan masa sampai 4 tahun itu. Oleh sebab itu mengapa teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat itu baru bisa menginjakkan kakinya di Armidale, NSW, Australia pada akhir tahun 2004. Hal itu disebabkan masih menunggu bininya selesai dulu belajar ilmu cungkil giginya itu. Adapun yang dilakukan oleh teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat selama bini Cina-nya sekolah 4 tahun itu, ia asyik dengan menerapkan ilmu sulap-tipu "ekonomi trinitas" celupan Arqam alias rufaqa'-sesat buatan Ashaari Muhammad. Jadi, dengan alasan inilah, yaitu dari tahun 2000 sampai akhir tahun 2004, teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat sibuk dengan mainan sulap tipu "ekonomi trinitas" sambil menunggu bininya yang sedang belajar, ia tidak mungkin bisa belajar di University of Warwick di tingkat postgraduate semester 3 untuk mendalami Business Mathematics pada tahun 2002. Karena itu memang teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek hanya berbual saja ketika ia menyatakan pada tahun 2002 belajar di University of Warwick di tingkat postgraduate. Nah kembali lagi, karena memang teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" di Armidale sejak awal tahun 2005 tidak pernah bergaul dengan bangsa dan rakyat Acheh yang ada di Australia, maka ia ketika bercuap-cuap di internet hanyalah cuapan kosong saja. Buktinya ada satu contoh misalnya pada hari Kamis, 29 Desember 2005, teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" menulis satu tulisan yang menyangkut "Makna satu tahun setelah tsunami melanda Aceh", dimana ia mengatakan bahwa ia sambil menulis tulisan tersebut juga mengirimkan SMS ke sekutunya yang ada di luar negeri termasuk yang ada di Inggris sini, katanya. Padahal ketika diteliti secara seksama, pada hari Kamis, 29 Desember 2005, teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" bukan berada di Inggris sebagaimana yang diklaimnya, melainkan ia berada di Armidale, NSW, Australia. Dimana pada hari Kamis, 29 Desember 2005 jam 01:13:27 +0000 (GMT), teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" mengirimkan tulisannya dari IP [202.7.166.168] milik TPG Internet Pty Ltd. yang terletak di 65 Waterloo Road, North Ryde NSW 2113. Adapun North Ryde ini letaknya tidak jauh dari Armidale dan Wyong. Inilah model tipu-sulap ilmu "ekonomi trinitas" celupan Arqam alias rufaqa'-sesat buatan Ashaari Muhammad yang dipraktekkan oleh teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" di Armidale, NSW, Australia. Selanjutnya, teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" pada hari Senin, 30 Oktober 2006 bermimpi membeli rumah baru dengan tanah yang agak luas. Nah, menurut ia tujuan dan maksud membeli rumah tersebut untuk dipakai sebagai tempat tinggal dan sekaligus akan dipakai sebagai pusat atau tempat berkumpul sambil menjalankan wirid arqam alias rufaqa'-sesat dengan kedok alasan memperjuangkan kepentingan perjuangan Acheh model arqam. Nah, apakah mimpi teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" membeli rumah baru sudah terlaksana atau tidak masih dipertanyakan. Karena, tidak mungkin terlaksana secepatnya, hal ini disebabkan ia bersama bini Cina-nya baru tinggal di Armidale kurang dari dua tahun, kemudian ia berangan-angan mau membeli rumah sendiri. Ini memang mimpi yang penuh bual saja. Tetapi tentu saja, kalau memang ada bantuan dengan meminjam uang dari bank di NSW dengan bunga haram-nya atau dapat joint venture dengan kelompok rufaqa'-sesat yang ada di kerajaan Malaysia untuk membuka cabang rufaqa'-sesat di Armidale atau di Melbourne atau di Canberra mungkin saja dapat terlaksana, mungkin ditambah dengan uang gajih bini Cina-nya dari profesi cungkil giginya itu. Nah seterusnya, teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" ketika melakukan solat idil fitri atau solat hari raya fitri 1427 H ia bersama bini Cina-nya itu pergi ke suatu tempat di Armidale dimana di tempat itu banyak orang-orang muslim yang datang dari negara garuda pancasila, dan yang membaca hotbah dan imamnya adalah orang yang berasal dari negara burung garuda pancasila. Kan celaka dua belas, namanya. Kemudian, pada hari Senin, 13 November 2006, teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" mendapatkan SMS dari perkumpulan masyarakat Acheh yang ada di Sydney, Wyong, Armidale dan tempat sekitarnya di NSW, selepas hari Raya fitri untuk melakukan saling maaf memaafkan. Ternyata teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" menolak undangan tersebut dengan alasan karena dalam acara saling maaf memaafkan itu ada juga orang-orang yang datang dari negara burung garuda pancasila, sehingga haram kalau bersalaman dengan orang-orang yang datang dari negara burung garuda. Bahkan mereka itu dikatakan sebagai orang-orang kafir menurut ajaran arqam alias rufaqa'-sesat. Jadi tidak pantas dan tidak ada gunanya bersalaman dan bertemu dengan orang-orang kafir menurut gaya dan model ajaran Ashaari Muhammad. Terakhir, setelah diteliti secara seksama mengenai jalur kehidupan teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam" baik ketika ia masih berada di Malaysia dan juga setelah ia bersama bini Cina-nya berada di Armidale dan daerah sekitarnya di NWS, maka kita sekarang sudah mendapatkan gambaran bahwa sebenarnya teroris Tarmizi-rufaqa'-sesat-"bui hitam"-"kecoa Yunan"-chong-chi-ka-shek adalah benar-benar seorang pembual ulung gaya arqam alias rufaqa'-sesat hasil celupan gaya dan model ajaran Ashaari Muhammad. Alasan yang dipakai untuk memperjuangkan bangsa, rakyat, dan tanah Acheh adalah hanya alasan dimulut saja. Dan agama yang dipegang dan dianutnya adalah agama yang aqidahnya menyimpang hasil kutak-katik Ashaari Muhammad dengan taktik mengkafir-kafirkan orang lain dan orang Islam lainnya yang tidak sepaham dengan ajaran arqam alias rufaqa'-sesat-nya itu. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ----------
