http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 17 Februari 2007
 
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

 
REDAKSI ACEHKITA.COM MENAMPILKAN PHOTO PIMPINAN TINGGI GAM DAN "GUBERNUR ACHEH" 
IRWANDI YUSUF SEBAGAI BAHAN PROPAGANDA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.
 

 
MENYOROT TAKTIK FAKHRURRADZIE MENAMPILKAM PIMPINAN TINGGI GAM DAN "GUBERNUR 
ACHEH" SEBAGAI ALAT PROPAGANDA PICISAN.

Ketika Pemimpin Redaksi acehkita.com Fakhrurradzie ([EMAIL PROTECTED]) beserta 
grup-nya hari ini, Sabtu, 17 Februari 2007 menampilkan photo Perdana Menteri 
GAM Teungku Malik Mahmud berbicara dengan "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf dalam 
acara peusijuek di Taman Ratu Safiatuddin, hari Kamis, 8 Februari 2007 yang 
lalu, menunjukkan seolah-olah pihak Fakhrurradzie cs ingin menunjukkan kepada 
pembaca acehkita.com bahwa PM Teungku Malik Mahmud dengan "Gubernur Acheh" 
Irwandi Yusuf tidak ada masalah pertentangan dan perbedaan politik.



Nah, photo yang dimuat oleh pihak acehkita.com sebenarnya kalau digali lebih 
dalam tidak menggambarkan apa yang dimaksud oleh pihak saudara Fakhrurradzie 
cs. Mengapa?

Karena, dilihat dari sikap, status dan kedudukan politik yang dijalankan oleh 
kedua pihak ini, yaitu pihak Teungku Malik Mahmud dan saudara Irwandi Yusuf  
sudah jauh berbeda.

Pertama, saudara Irwandi Yusuf plus saudara Muhammad Nazar telah secara sadar 
dan secara politik menyatakan taat dan setia pada Presiden RI, pancasila, UUD 
1945, garuda pancasila dan bendera merah putih. Sedangkan Teungku Hasan 
Muhammad di Tiro, Teungku Malik Mahmud dan Teungku Zaini Abdullah belum pernah 
tercacat secara politik jatuh kelembah ketaatan dan kesetiaan pada Presiden RI, 
pancasila, UUD 1945, garuda pancasila dan bendera merah putih.

Kedua, acara peusijuek di Taman Ratu Safiatuddin adalah bukan acara politik 
yang dimanifestasikan oleh pihak GAM, melainkan itu acara diluar politik GAM, 
sebagai kelanjutan dari acara pelantikan "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf 
beberapa jam sebelumnya. 

Ketiga, pihak PM Teungku Malik Mahmud menaburkan bunga-bunga dalam acara 
peusijuek hanyalah sebagai tradisi saja yang bukan didasarkan pada 
kebijaksanaan politik GAM dan bukan berdasarkan Islam.

Keempat, kalau PM Teungku Malik Mahmud berbicara dengan pihak "Gubernur Acheh" 
Irwandi Yusuf dalam acara peusijuek bukan merupakan pembicaraan politik GAM, 
melainkan hanya bicara masalah umum saja.

Kelima, pihak PM Teungku Malik Mahmud menghadiri acara peusijuek Irwandi Yusuf 
dan Muhammad Nazar adalah bukan berarti penyokongan politik dari pihak GAM 
kepada pihak "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf.

Keenam, acara peusijuek Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar adalah bukan acara 
politik yang bisa dianggap sebagai bentuk sokongan Pimpinan Tertinggi GAM 
Teungku Hasan Muhammad di Tiro kepada pihak  "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf.

Jadi, dengan adanya penjelasan diatas, maka sekarang kita sudah bisa mengerti 
dan memahami bahwa photo Perdana Menteri GAM Teungku Malik Mahmud berbicara 
dengan "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf dalam acara peusijuek di Taman Ratu 
Safiatuddin yang dipublikasikan oleh pihak acehkita.com adalah hanya merupakan 
gambar hiasan belaka yang tidak memiliki pengaruh politik apapun baik terhadap 
GAM atau pihak "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf. Kedua belah pihak telah menempuh 
jalur politik dan kebijaksanaan politik masing-masing.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL 
PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca 
tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam 
dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP 
http://www.dataphone.se/~ahmad
 
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon 
petunjuk, amin *.*
 
Wassalam.
 
Ahmad Sudirman
 
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

<<attachment: irwandi_malik_002.jpg>>

<<attachment: irwandi_malik_002.jpg>>

Kirim email ke