Yang namanya Yahudi rumput yang sedang bergoyangpun tau bagaimana sepak 
terjangnya. Yang perlu dipertanyakan, siapakah yang mengunbdang Yahudi untuk 
mengexploitasi kekayaan alam Acheh - Sumatra`?  Pencuri luar biasanya takboleh 
masuk andaikata takada pencuri dalam. Demikian juda Yahudi luar takboleh masuk 
andaikata tak ada Yahudi dalam.
   
  Aneh memang. Kata pepatah:"Semut diseberang lautan nampak kelihatan tapi 
gajah dipelupukmata kabur.  Dalam kontek ini semut kami umpamakan Yahudi AS 
sementara gajah kami umpamakan Yahudi dalam yang sedang mengobok-obok Acheh - 
Sumatra.
  Yahudi Jakarta itu hipokrit. Mereka mengatakan beriman kepada Allah dan hari 
kemudian, sementara hukum Allah mereka campakkan begitu saja. A Nizami sudah 
paham sekarang bahwa bunga BANK itu riba tapi tidak paham untuk melepaskan diri 
dari jeratannya. Selama anda terikat dengan system Thaghut Pancasila, selama 
itu pula anda terperangkap dengan riba bunga  BANK.  Di Hindunesia itu bukan 
saja BANK yang tundukpatuh kepada UUD 45 dan Pancasila tapi juga mesjid. Kalau 
tidak percaya coba anda khutbah di mesjid dalam system Hindunesia tentang surah 
Al Maidah ayat 44, 45 dan 47. Belumpun anda selesai membahas ayat tersebut "si 
beureukah gulam" langsung menciduk anda untuk dimasukkan ke bui. Anda dituduh 
suppersif, mengina negara.
   
  Coba tengok itu Penguasa Munafik Hindunesia sedang mengulangi lagi penipuan 
warisan Soekarno terhadap  Acheh - Sumatra via MoU Helsinki. Dulu Tgk Muhammad 
Daud Beureueh mereka tipu melalui "air mata buayanya Soekarno", sekarang 
Yudhoyono _Kalla plus Dewan Penipu Rakyat yang nongkrong di senayan hendak 
menyulap MoU Helsinki agar menjadi "Lamteh II". Akankah tipu daya mereka 
berhasil kali ini, memang sedang dalam prosesnya.  Justru itu kalau ada orang 
yang merasakan diri sebagai orang Hindunesia yang terhina, sesungguhnya bukan 
kami yang menghinanya tapi penguasa merekalah yang membiarkan kalian terhina.
   
  Disamping itu Penguasa Hindunesia juga mengirim Kuntoro untuk melahap sedekah 
takziah para musibah Tsunami. Mereka (baca Kuntoro cs) bersukaria dan berpesta 
ria atas penderitaan para musibah Tsunami serta atas mayat-payat para korban 
Tsunami. Mereka sesungguhnya sudah pekak macam biawak Komodo. Justru itu 
kondisi mereka sepereti makhluk yang dinyatakan Allah dalam surah Al Baqarah 
ayat 6 dan 7: " . . . . . . .sama saja bagi mereka. Kau beri peringatan atau 
tidak engkau beri peringatan, namun mereka tetap tidak beriman. Allah telah 
mengunci hati dan pendengaran . Penglihatan mereka ditutup (rapat) dan bagi 
mereka (kelak) siksa yang amat berat.  Pada ayat 10 perihal orang-orang 
hipokrit dikatakan Allah sebagai berikut: "Dalam hati mereka ada penyakit, lalu 
Allah menambah penyakitnya dan bagi mereka azab yang pedih disebabkan mereka 
berdusta.  Ironisnya mereka tidak merasa diri berdusta sebagaimana dikatakan 
Ustaz Ahmad Sudirman dimana mereka menganggap diri sebagai
 politikus yang dapat berdusta untuk menguntungkan politik kjeji dunianya. 
   
  Andaikata kita punya waktu untuk menyaksikan ketika mereka berkumpul untuk 
membicarakan perihal Acheh - Sumatra, sungguh mereka berbicara begitu serius 
dan bangga bahwa mereka telah menyulap MoU Helsinki hingga Acheh tetap berada 
dalam status otonomi basi atau dalam ketiak Puncasilap mereka (baca Pancasila). 
Mereka sedikitpun tidak merasakan kerugian kecuali nyawa telah berada 
dikerokongan barulah mereka sadar telah menganianya diri mereka sendiri. . . . 
. . .Tunggu saja nanti apabila kalian mati, sungguh azab Tuhan sangat 
menggilakan. . . . . . .
   
  INNI TAWAKKALTU 'ALALLAHI RABBI WARABBIKUM MAMINDABBATIN ILLAHUA AKHIZU 
BIMNASHIATIHA. INNA RABBI 'ALA SHIRATIM MUSTAQIM (Al Qur-an)
   
  Billahi fi sabililhaq
  Salamun 'alaikum wr wbr
  alqbr,-
   


A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> skrev:           Inilah Sistem Ekonomi 
Neoliberalisme yang diusung
kapitalis Yahudi.

Mereka kuras kekayaan alam Indonesia seperti minyak,
gas, emas, dsb lewat perusahaan2 mereka sehingga
negara Indonesia tidak punya banyak uang untuk
rakyatnya. Sebagai informasi, Exxon-Mobil, Chevron,
Standard Oil, Amoco, dsb adalah milik keluarga Yahudi
AS, Rockefeller.

Sifat Yahudi adalah mebisniskan kebutuhan hidup
rakyat. Sebagai contoh mereka menjual air dengan harga
mahal di zaman Nabi. Alhamdulillah ada sahabat Nabi
yang membeli sehingga ummat Islam bisa menikmatinya
gratis.

Di sini minyak kita yang didapat dengan harga US$
10/barrel dijual dengan harga US$ 75/barrel. Akibatnya
harga barang lain juga turut meroket.

Pendidikan dan RS yang seharusnya disediakan
pemerintah kepada rakyatnya dengan harga terjangkau
juga dibisniskan. Hingga rakyat yang tak punya uang
tak bisa berobat.

Itu adalah perilaku ekonomi Yahudi yang bertentangan
dengan ajaran Islam yang mewajibkan ummatnya saling
tolong menolong dan mengajarkan ilmu.

Dalam Islam ada wilayah komersial seperti perdagangan,
tapi ada juga wilayah amal seperti ilmu yang
bermanfaat.

Zaman Soeharto kita bisa menikmati pendidikan murah.
Itu satu bukti bahwa sebetulnya pendidikan bisa murah
asal kita tidak menerapkan sistem Ekonomi Yahudi.

--- "Tampubolon, Mohammad-Riyadi"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Umar bin Khattab RadhiaLlahuanhu pernah berkata
> kepada para sahabat
> [kurang lebih]:
> "Jika sejarah kejahiliyahan sudah dilupakan, tentu
> ummat ini akan
> kembali berada pada zaman jahiliyah itu"
> 
> mungkin saja nanti akan ada yang mengulang sejarah
> perjuangan RA Kartini
> supaya bisa sekolah..
> karena sekolah semakin mahal dan profit oriented..
> perlu banyak hal yang
> harus dikorbankan..
> 
> ________________________________
> 
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of aris solikhah
> Sent: Thursday, March 15, 2007 9:53 AM
> To: [email protected]
> Cc: [EMAIL PROTECTED];
> [email protected];
> [email protected];
> [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [media-dakwah] SINDO-Menghadapi
> Liberalisasi Pendidikan Tinggi
> (part 2)
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
http://www.media-islam.or.id

__________________________________________________________
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
http://mobile.yahoo.com/mail 


         

                                
---------------------------------

Klaustrofobisk innboks? Få deg en Yahoo! Mail med 250 MB gratis lagringsplass 
http://no.mail.yahoo.com

Kirim email ke