Note: forwarded message attached.
       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.
--- Begin Message ---
 
  
    25/04/07 12:52
   
  Bendera `Benang Raja` Berkibar di Ambon Bertepatan HUT RMS  
Ambon (ANTARA News) - Sejumlah bendera organisasi separatis Republik Maluku 
Selatan (RMS) yang oleh masyarakat Maluku sering disebut "benang raja" berkibar 
di Ambon, bertepatan dengan peringatan HUT organisasi sempalan itu, Rabu 
dinihari.

Menurut pemantauan ANTARA Ambon, Rabu dinihari, sejumlah bendera dengan 
komposisi warna merah (dominan), hijau, putih dan biru itu, dikibarkan orang 
tidak dikenal di beberapa kawasan, antara lain di Siwang-Kudamati dan Batu 
Gajah (Kecamatan Nusaniwe), Air Kaki Setan-Skip, Kolam Sempe Karang Panjang 
(Kecamatan Sirimau), Galala (Kecamatan Baguala) dan Wayame (Kecamatan Teluk 
Ambon).

Bendera organisasi separatis bentukan penjajah Belanda itu umumnya dikibarkan 
pada pohon-pohon, perbukitan dan hutan-hutan, sehingga tidak diketahui 
masyarakat maupun aparat keamanan.

Bendera-bendera ini baru terlihat masyarakat pada pagi hari dan mereka 
melaporkannya kepada aparat yang langsung turun ke lokasi untuk mengamankannya.

Sementara itu, dua warga yang diduga pengikut organisasi RMS, yakni "JM" dan 
"CK" ditangkap aparat kepolisian pada dua lokasi berbeda, Rabu dinihari, karena 
disinyalir terlibat dalam organisasi ini. 

JM yang berprofesi sebagai tukang ojek itu ditangkap aparat kepolisian saat 
hendak menuju ke Dusun Siwang, Kelurahan Kudamati, untuk mengibarkan satu 
bendera RMS dan bendera itu disita sebagai barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap JM, polisi juga akhirnya menangkap 
"CK" yang bermukim di Batu Gajah yang diduga kuat terkait pengibaran bendera 
itu dan menggeledah rumahnya, tetapi polisi tidak memperoleh bendera maupun 
atribut organisasi terlarang itu.

Keduanya kini menjalani pemeriksaan di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease 
untuk mengungkap keterlibatan keduanya maupun jaringan organisasi ini.

Hingga Rabu pagi, aparat kepolisian dibantu TNI juga masih melakukan penyisiran 
dan pemeriksaan pada sejumlah tempat yang diperkirakan masih terdapat bendera 
RMS yang dikibarkan.

Kapolda Maluku, Brigjen Pol Guntur Gatot Setyawan, maupun Kapolres Pulau Ambon 
dan PP Lease, AKBP Trilulus Rahardjo, belum bisa dikonfirmasi untuk memperoleh 
data resmi mengenai aksi pengibaran bendera kaum separatis itu. (*)

   
   
  
 
  Copyright © 2007 ANTARA
   
   

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

--- End Message ---

Kirim email ke