http://www.waspada.co.id/Berita/Medan/Rumah-Pj.-Bupati-Agara-Di-Medan-Digranat.html
Rabu, 29 Agustus 2007 03:00 WIB
Mobil Bupati Pidie Rp 400 Juta Sigli, WASPADA Online
Pemkab Pidie menganggarkan dana senilai Rp3.596.562.000,- untuk pengadaan
kendaraan dinas dan mobiler di jajaran Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten
Pidie. Dari total anggaran sebesar itu, paling menyedot dana untuk pengadaan
mobil Bupati Pidie senilai Rp400.000.000.
Kemudian disusul pengadaan mobil untuk jabatan Wakil Bupati Pidie senilai
Rp360.000. 000, dan pengadaan mobil untuk jabatan Bupati Pidie Jaya
Rp230.000.000. Lalu pengadaan kendaraan roda dua Setda Pidie senilai
Rp190.000.000, pengadaan mobil untuk Sekda Pidie Jaya Rp190.000.000, pengadaan
mobil operasional Pemda Rp300. 000.000,- pengadaan mobil pool Pemda
Rp190.000.000, ditambah pengadaan truk sampah Rp800.000.000.
Selanjutnya dari dana total Rp3.596.562.000, itu digunakan untuk pengadaan
mobil pick-up senilai Rp110.000.000,- dan ditambah pengadaan mobiler berupa
meja satu biro senilai Rp140.625.000, pengadaan meja kerja satu per dua biro
senilai Rp126.562.500, pengadaan pembelian kursi kerja senilai Rp360.000.000,
dan pengadaan mesin genset pendopo Bupati Pidie Rp200.000.000. Total dana
senilai Rp3.596.562.000, itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja
Kabupaten (APBK) Pidie tahun 2007.
Sejumlah kalangan di Pidie menilai, pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil
Bupati Pidie sangat besar menyedot dana. Bila dibandingkan dengan kendaraan
dinas yang digunakan bupati Pidie sebelumnya, Ir. H. Abdullah Yahya yang hanya
menggunakan mobil kijang jenis Innova V yang dibeli sekira tahun 2005 lalu.
"Saya pikir pemerintah sekarang lebih boros," katanya.
"Padahal, mobil Kijang Innova itu kondisinya masih bagus dan baru digunakan
sekira dua tahun. Kenapa harus beli yang baru lagi. Padahal kalau dana untuk
membeli mobil bupati dan wakil bupati yang sebesar itu digunakan untuk
membangun jalan dan jembatan di pedalaman lebih baik. Kenapa harus beli mobil
sampai seharga ratusan juta segala," cetus beberapa warga Kota Sigli.
Mestinya, kata warga, Pemkab Pidie dapat mengirit pengeluaran dana sehingga
tidak boros. Dana yang jumlahnya Rp3 miliar lebih itu dapat digunakan untuk
pengadaan yang perlu saja. Misalnya, pengadaan mobil dinas untuk bupati Pidie
Jaya dan Sekda Pidie Jaya serta pengadaan mobiler untuk Pidie Jaya.
Menurut warga, sifatnya mendesak karena Pidie Jaya baru dimekarkan. Dan Pemkab
Pidie dapat menggunakan dana tersebut untuk pembangunan desa terpencil atau
memberi modal usaha bagi masyarakat perekonomian lemah.
Ketua Panitia Tender, Bagian Umum Setdakab Pidie Teuku Tarmizi, SE kepada
Waspada, Selasa (28/8) mengatakan, untuk pengadaan keperluan itu pihaknya telah
melakukan tender. Dan sekarang sebut dia, pihaknya sedang melakukan evaluasi
dokumen penawaran dan penilaian serta pembuktian sesuai jadwal pelelangan.
Ia menyebutkan, pengadaan barang dan jasa yang dilakukan pihaknya sesuai dengan
dana yang telah diplotkan dan telah disahkan oleh anggota DPRK Pidie. (b20)
---------------------------------
Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
Finder tool.