Dua tahun lebih sudah tanda tangan perdamaian di Hilsenki antara RI dan GAM, al
hasil yang terjadi di Acheh sekarang adalah kriminal dan pembunuhan yang di
laukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, tapi yang sebenar nya bukan
orang yang tidak bertanggung jawab tapi orang2 yang sudah kehilangan orang tua
atau saudara kandung yang di landa konflik pada masa Acheh masih di bawah
darurat Militer.
Sekarang orang yang sudah punya jabatan atau orang yang punya bisnis di Acheh
meneriakin kita sudah damai dan perdamaian ini harus sama2 kita peliharakan,
sebenarnya bukan perdamaian yang orang itu ilu-ilukan melain kan jabatan atau
bisnis nya supaya aman dan bisa bertahan.
Di waktu Acheh masih di bawah darurat Militer atau pada saat Acheh lagi
gencar berperang dengan SI PAI, yang berperang orang yang putih hati untuk
memperjuangkan Acheh supaya lepas dari NKRI, tapi sayang semua orang itu di
kesampingkan dan tidak di kasih apa2 dan dianggap bukan orang perjuangan, jadi
yang mengambil keuntungan sekarang adalah orang2 yang punya power dan yang
dekat dengan pemerintah Indonesia.
Saya sangat khawatir Acheh bakal gejolak lagi malah lebih parah dari yang
terjadi dulu, kalau dulu kita hanya berperang dengan TNI tapi kedepan kita bisa
berperang dengan Bansa sendiri,apa bila itu terjadi wallahualam bissawab, dan
apa yang kita harus lakukan kalau itu benar jadi kenyataan.??????
Tapi yang pasti Perjuangan Acheh belum berakhir dan takkan pernah berakhir
sebelum Acheh lepas dari genggaman Indonesia Jawa, Bukti nya masih banyak Bansa
Acheh di luar negeri yang tetap memperjuangkan Acheh supaya lepas dari NKRI dan
apabila Acheh tidak lepas dari NKRI Acheh itu tidak akan pernah AMAN....
Bansa Acheh yang mau memperjuangkan Acheh supaya Lepas dari Indonesia orang
itu lah Pahlwan Acheh, bukan orang yang lagi asik dengan jabatan sekarang atau
lagi asik membohongi mantan2 TNA.
Terima kasih
Tgk gurutee
---------------------------------
Sick of deleting your inbox? Yahoo!7 Mail has free unlimited storage. Get it
now.