# Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh#
   
  Sedikit kita menoleh kebelakang tengtang sejarah Acheh yang bukan di bawah 
NKRI dan kita Bansa Acheh tidak pernah mengakui Indonesia itu adalah Negara 
kita, Acheh adalah Negara Acheh, Acheh bukan Indonesia, kata-kata ini harus 
sama-sama bansa Acheh menanamkan di hati masing-masing dan harus di wariskan 
kepada anak dan cucunya kita Bansa Acheh semua, ini bukan cerita tapi fakta, 
fakta ini telah terbukti pada kerajaan Acheh yang turun menurun, malah sampai 
kejayaan Sultan Iskandar Muda.
   
  Siapapun dia yang menaruh Acheh di bawah NKRI itu ILEGAL dan Acheh haram di 
taruh di bawah NKRI, orang yang terlibat menaruh Acheh di bawah NKRI itu bukan  
Bansa Acheh, mungkin orang itu tranmigrasi dari jawa yang di kirim oleh mantan 
Presiden Suharto dulu, mungkin orang itu telah lama tinggal di Acheh dan bisa 
berbahasa Acheh kemudian dia pura-pura masuk dalam perjuangan Acheh Merdeka, 
padahal dia itu keturunan Jawa, makanya sampai sekarang Acheh masih dalam 
wilawah NKRI dikarnakan di tubuh perjuangan Acheh Merdeka ada beberapa orang 
yang di pelihara oleh pemerintah Indonesia Jawa.
   
  Pada tahun 1997 telah terbukti yang bahwa tidak ada Pemilu di Acheh, ini 
adalah salah satu bukti yang bahwa Acheh bukan Indonesia, tapi kenapa sekarang 
sebagian rakyat Acheh mengakui Acheh adalah di bawah NKRI, mungkin juga yang 
mengakui Acheh di bawah NKRI adalah orang Jawa yang bekas tranmigrasi itu, coba 
kita lihat di Lampung cuma beberpa persen lagi pribumi yang tinggal yang lain 
nya adalah Tranmigrasi yang di kirim oleh mantan presiden Suharto, apa kita mau 
seperti Lampung sekarang ini semua atmitrasi di kuasi oleh bangsa jawa jadi 
hanya kita menonton seperti yang kita tonton sekarang ini, bangsa jawa datang 
ke Acheh untuk menguras semua isi perut Acheh malah sampai bantuan Tsunami di 
kuras dan kita-kita ini masih menonton juga dan tepuk tangan, padahal berapa 
banyak korban yang sudah melayang nyawa nya pada waktu mempertahan kan Bansa 
dari penjajahan Indonesia jawa.
   
  Belum lagi  kalau kita berbicara tentang perjuangan yang menentukan nasib 
bangsa kita sendiri, memelihara nilai-nilai agama, budaya dan bahasa, tidak 
pernah terpikir dalam benak mereka itu, salah satu contoh, peristiwa Lampung di 
mana sekolompok kecil bangsa lampung berusaha menghidup nilai-nilai yang 
bersumber dari Agama yang mereka anut, tetapi rezimSuharto dengan kekuatan ABRI 
nya telahmembumi hangus kan gerakan ini dengan membakar ratusan rumah penduduk 
dan membunuh  lebih 1500 orang, demikian juga kasus penangkapan dan penahanan 
dan penyiksaan beberapa pendeta di Sumatra utara, ini terjadi pada tahun 1993.
                                                                                
                                                    
  Kalau kita lihat  dari kaca mata Islam, suharto adalah musuh Islam,karna dia 
telah membunuh sekitar 500 orang Islam di Tanjung Priok Jakarta,1500 orang di 
talang sari Lampung, 1000 orang di Nusa Tenggara Barat, 700 orang di jawa 
tengah dan puluhan ribu orang di Tanah Serambi Mekkah(Acheh).
   
  Yang pasti Bansa Acheh hidup dalam penderitaan dari masa kemasa,mulai dari  
pemerintahan Sukarno sampai keanak nya Megawati dan SBY yang sekarang menguasai 
pemerintah Indonesia,tak henti-henti Bansa Acheh di bunuh dan  kita Bansa Acheh 
selalu terlena dengan janji-janjinya Indonesia, sampai-sampai kita lupa dengan 
kejadiaan masa lalu yang sangat menyedihkan, contoh Tgk Bantaqiah, Rumoeh 
Geudong, Kuburan massal dan pembantaian dimana-mana di seluruh Acheh sampai ada 
gelar satu desa yang namanya desa Janda, apakah begitu mudah kita mempercaya 
pemerintah Indonesia Jawa yang sudah ratusan kali membohongi kita Bansa Acheh ?
   
  Saya sangat memohon kepada semua Bansa Acheh supaya jangan lupa dengan 
tragedi-tragedi yang pernah terjadi di Acheh yang di lakukan oleh Bangsa 
penjajah Indonesia dan itu semua tak pernah di pengadilankan,  dan kenapa 
sekolompok kecil orang Acheh mau menjual nyawa syuhada dan nyawa Bansa kita 
yang telah duluan pulang kerahmatullah dengan harga uang, tak pernah orang itu 
pikir nyawa tak bisa dibeli atau dijual, atau bisa juga sekolompok orang itu 
tak ada korban di pihak keluarganya atau memang sudah ada rencana dari dulu 
untuk mengagalkan perjuangan Acheh merdeka demi uang atau jabatan, salah satu 
orang di antara mereka yang berunding di Helsenki nama singkat N J,dulu  dia 
pernah menjanjikan akan mengagalkan perjuangan Acheh merdeka suatu saat nanti 
dan dia sekarang sangat berhasil karna cita-cita nya tercapai dan dia sekarang 
menjadi pengusaha dan mendapat jabatan yang sangat menjanjikan masa depannya 
malah sampai kebeberapa keturunan nya .
   
  Cipeunyum bacut-bacut ata meutuleh nyoe, Saleum keu mandum Bansa yang 
mantoeng meu setia keu  Nanggroe !!!
   
   
  T.Musa 

       
---------------------------------
Make the switch to the world's best email. Get the new Yahoo!7 Mail now.

Kirim email ke