Omar Putéh menulis:
   
  Saudara Taufik al Mubarak, Chief Editor  dari www.sirareferendum.org plus 
www.almubarak.multiply.com
   
  Kalau menyebut atau mengatakan kehal kata "setia", bukanlah mengarah pada 
benda tetapi jelasnya kepada hamba Allah SWT., baik hamba Allah SWT itu 
tersebut sebagai pemimpin atau dalam status lain.
   
  Yang dikatakan orang Achèh adalah orang yang setia!
   
  Tentu saja setia itu berbeda maknanya dengan ta'at.  Apakah bedanya setia 
dengan ta'at?
   
  Umumnya orang Achèh tidak suka menggunakan kata patuh. Walaupun orang tua 
dari anak-anak Achèh suka mengingatkan kepada anak-anaknya sendiri: Beu-sabée 
beu- seumatéh.
   
  Jadi buangkanlah saja ke tong sampah ungkapan sampah anda itu, walaupun 
ungkapan itu datangnya dari seorang Chief Editor: www.sirareferendum.org plus 
www.almubarak.multiply.com
   
  Lantas perlu ditanyakan: Adakah anda tahu apa makna dari patuh? Dan orang 
yang mana atau bangsa yang mana yang pernah diketahui suka kepada kata: Patuh???
   
   

Taufik Al Mubarak <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            SIRA-Online-Banda Aceh. Setelah melewati waktu yang panjang dan 
melelahkan, akhirnya Muhammad Taufik Abda dipilih oleh peserta Kongres sebagai 
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Suara Idependen Rakyat Aceh 
(SIRA). Sementara untuk posisi Sekretaris Jenderal belum diketahui. Namun, 
pihak Badan Eksekutif SIRA mengharapkan agar posisi Sekjend Partai SIRA 
diberikan kepada Muhammad MTA, sebagai refresentatif Badan Eksekutif. 
selanjutnya klik di sini


  Taufik Al Mubarak 
chief editor 
www.sirareferendum.org 
www.almubarak.multiply.com
   
  "Setialah kamu pada hal-hal yang paling kecil
  niscaya kamu akan setia pada hal-hal yang paling besar"
    
---------------------------------
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.  

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke