Murizal. Semestinya anda memberikan komentar terhadap berita yang bong ini. Kalau hanya memforward saja seperti ini, terkesan anda membenarkannya. Tapi entah jugalah barangkali anda bagian dari BRR tersebut, mana saya tahu. Semoga akan kita saksikan demo besar-besaran terhadap lembaga yang sangat merugikan bangsa Acheh ini. Andaikata seluruh rakyat Acheh - Sumatra berdemo, saya yakin akan berhasil untuk menghentikan praktek penjajahan ekonomi rakyat Acheh itu. Sayangnya sebagian orang Acheh ikut-ikutan dalam lembaga tersebut, mungkin silau matanya melihat rezki yang tidak halal tersebut. (Alasytar-Acheh)
----- Original Message ---- From: Mr Murizal <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, December 18, 2007 9:55:17 AM Subject: [IACSF] Tuan K (BRR) : Rendah Keberhasilan penanam mangrove di Atjeh Rehabilitasi Aceh Sudah 90 Persen Kepala Badan Pelaksana Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias, Sumatera Utara, Kuntoro Mangkusubroto, berkunjung ke Redaksi "Suara Pembaruan", di Cawang, Jakarta, Senin (17/12). Menurut Kuntoro, perkembangan pembangunan kembali Aceh pascabencana gempa dan tsunami di daerah itu, kini sudah mencapai 90 persen dari target. [JAKARTA] Kepala Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias, Sumatera Utara, Kuntoro Mangkusubroto, mengungkapkan, target rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh hingga November 2007, telah mencapai 90 persen, termasuk pembangunan kembali rumah warga, sarana dan prasarana berikut infrastruktur. Pencapaiannya sudah menggembirakan dibanding kasus serupa di beberapa negara. Hal itu diungkapkan Kepala BRR NAD dan Nias, Kuntoro Mangkusubroto, saat berdialog dengan Redaksi Suara Pembaruan, di Jakarta, Senin (17/12). Roda perekonomian di Aceh saat ini kata Kuntoro, relatif berjalan dengan baik. Namun, Kuntoro tidak berani menjamin kondisi tersebut akan makin baik termasuk masuknya investor ke daerah yang menerapkan syariat Islam itu setelah BRR menyerahkan pengelolaan sarana dan prasarana ke Pemda setempat, karena peraturan tentang investasi belum ada. Bakau Di sisi lain, Kuntoro mengakui tingkat keberhasilan penanaman hutan bakau (mangrove) di Aceh tergolong masih rendah, yakni hanya sekitar 40 persen yang hidup. Dari 35.137 hektare (ha) luas lahan mangrove yang rusak akibat bencana tsunami, sebanyak 11.938 ha telah ditanami kembali, tetapi hanya sekitar 5.281 ha yang dinilai berhasil. Dikatakan, meski ini tergolong cukup rendah, tetapi lebih tinggi dari rata-rata nasional yang tingkat keberhasilannya hanya sekitar 30 persen. Kuntoro belum bisa menjelaskan faktor yang mempengaruhi rendahnya keberhasilan penanaman mangrove tersebut. Dalam laporan kegiatan dua tahun BRR, disebutkan saat ini kawasan mangrove mulai hidup kembali. Selain berfungsi sebagai "tanggul alam" atau sabuk hijau (green belt) bagi kawasan daratan, hutan itu penting untuk ekosistem ikan puluhan ribu petani tambak. Dalam melaksanakan program rehabilitasi mangrove, lebih dari 50 lembaga pemerintah pusat, BRR, LSM lokal, dan lembaga internasional terlibat baik dalam aksi penanaman maupun pemeliharaan. Beberapa di antaranya adalah Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Islamic Relief, FFI, Oxfam, Wetlands, JICA, PUGAR, YLI, PLKCU, KOICA, Japanese Red Cross, dan ETESP, dan ADB. Semua organisasi tersebut bergabung dalam Coastal Working Group (Gugus Tugas Pesisir). BRR memperkirakan, kebutuhan dana untuk program mangrove selama empat tahun (2007-2011) mencapai US $900 juta atau sekitar Rp 8,1 triliun. Dengan demikian, agar aset dan produktivitasnya tetap terjaga, program penanaman mangrove harus dipertahankan sebagai salah satu inisiatif utama. Sementara itu, sebagai bentuk adaptasi terhadap kerawanan bencana alam, BRR membangun tembok-tembok di sepanjang pantai (seawalls) untuk mencegah dampak tsunami yang lebih besar. [E-7] http://www.suarapem baruan.com/ News/2007/ 12/18/index. html Real people. Real questions. Real answers. Share what you know. ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
