Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
   
  Situasi Acheh semakin hari semakin panas, semakin hari semakin hancur,semakin 
hari semakin berkecambuk.
   
  Acheh ibarat api dalam sekam, Acheh ibarat timah yang sedang di panaskan, 
inilah Acheh yang sebenarnya saat ini, Lihat Acheh dulu dengan Acheh sekarang 
sangat jauh berbeda, Pada tahun 1976 Acheh sudah di deklarasi untuk berdiri 
sendiri dan pada tahun 1997 65% Bansa Acheh menyetujui Acheh pisah dari 
penjajah indonesia, buktinya banyak AM atau TNA yang bisa berbaur dengan 
masyarakat dan masyarakat yang membantu dalam segala kebutuhan dari makanan 
sampai beli senjata dan amunisi.
   
  Kemudian pada tahun 1999 lebih terbukti lagi waktu SIRA mengadakan sidang 
UMUM rakyat Acheh yang di kordinir oleh Central Informasi referendum Acheh 
(SIRA), ini satu sejarah yang sangat besar yang belum pernah terjadi sebelum 
nya, yang bahwa Bansa Acheh mau membuktikan tidak lagi senang dengan 
pemerintahan indonesia pada inti nya kemauan Bansa Acheh untuk menentukan nasib 
diri sendiri lewat voting, tapi apa yang terjadi setelah kejadian itu , banyak 
anak-anak Acheh yang di tangkap tampa pemeriksaan atau dengan kata lain di 
tangkap dengan sewenang-wenangnya tanpa hukum yang jelas dan tidak pernah di 
pengadilan kan malah di hilangkan begitu saja tampa ada kabar apa-apa,sunguh 
sial nasib Bansa Acheh pada saat itu.
   
  Padahal semua Bansa Acheh tau, apa yang di deklarasikan oleh Tgk  hasan di 
Tiro pada tahun 1976 bukan untuk Otonomi tapi untuk kemerdekaan Bansa Acheh, 
Acheh sudah berlumur darah dan air mata semenjak 1976 sampai sekarang, kedepan 
Acheh akan menjadi luatan darah, maaf ini bukan kemaun saya yang menulis dan 
bukan juga kemauan kita bersama tapi ini semua akan terjadi dengan tiba-tiba, 
Dulu masyarakat yang membantu TNA, tapi sekarang masyarakat yang membenci TNA 
atau dengan kata lain KPA, saudara bisa melihat sendiri dengan 
kejadian-kejadian selama ini berapa banyak nyawa sudah melayang gara-gara 
jabatan,uang dan harta, hampir seluruh proyek di tangan mantan petinggi GAM, 
sementara rakyat kecil tidak bisa berbuat apa-apa, disinilah akan timbul 
kesenjangan sosial antara rakyat biasa dengan mantan GAM dan di sini juga akan  
mulai konflik antara rakyat biasa dengan mantan GAM atau KPA.
   
  Mungkin semua Bansa Acheh akan bertanya2 dengan diri sendiri ,apa yang akan 
terjadi kedepan??? tapi menurut opini saya yang akan terjadi kedepan adalah 
kita akan terjadi konflik dengan diri sendiri maksud saya kalau dulu dengan 
penjajah indonesia tapi kedepan ini dengan saudara sendiri atau dengan Bansa 
sendiri, ini akibat seperti yang saya tulis di atas kesenjangan sosial.
   
  Di sini kita butuh intelektual untuk meratap Acheh kedepan supaya jangan 
sampai terjadi konflik antara sesama kita sendiri, bagaimana supaya yang akan 
terjadi kedepan ini bisa terhindari, kita juga harus sama2 untuk memikir 
kedamaian Acheh yang hakiki, tapi jangan salah kalau Acheh masih terus di bawah 
NKRI tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah karena kita selalu di adu 
domba sesama kita sendiri, konflik Acheh adalah salah satu bisnis besar TNI di 
indonesia, ini tidak bisa di putar balik fakta ini adalah kenyataan yang nyata.
   
  Saya sangat mengharap kepada Tgk-Tgk atau tuan-tuan yang mau membantu Acheh 
supaya lepas dari NKRI ,dengan sangat jujur saya katakan ini semua demi anak 
cucu kita kedepan dan kita jangan pernah mengharapkan imbalan nya karena yang 
nenikmati nya adalah anak dan cucu kita di suata saat nanti.Wabil  Amin.
   
  Tgk Musa
   
   
   
   
   

       
---------------------------------
Make the switch to the world's best email. Get the new Yahoo!7 Mail now.

Kirim email ke