Omar Putéh menulis:
   
  Bahasa itu sendiri diantara artinya yang lain berarti perumpaan. Jadi makna 
bahasa konteks ini bukanlah seperti makna yang biasa/umumnya dipahamkan, 
walaupun makna bahasa ini sememangnya sudah demikian adanya, sejak dulu-dulu. 
   
  Kalaulah misalnya: RADEN FADLI HASAN @ Puteh Sarong @ Mustaffa Abu Bakar, 
Gubernur Aceh (bocor) @ Tengku Melaboh @ dr zaini abdullah @ mentroemalik @ 
atjehlonsajang @ lakeidroe @ affan ramli (ka trom keudeh kemala njan) 
megirimkan gambar anjing buldok kesayangan kumpulan dari MB-MP GAM + Komite 
(Komunis) Persiapan Achèh Merdeka Demokratik dari Hallefors, Fitya, Norsborg, 
Swedia, yang sekardang ini diterajui oleh trio kepimpinannya: Yusuf Daud 
Paneuek, Syahbuddin Abdurrauf dan Ramli Abubakar (anak menantu Tg Jali 
Meulaboh), maka pem-bahasa-an dirinya sendiri itu akan menunjukkan bahwa, 
dirinya seperti seorang bangsa Anjing Buldok!
   
  Nah, kemudian setelah ini, dipemeokanlah oleh semua orang terutama dari milis 
IASCF: RADEN FADLI HASAN @ Puteh Sarong @ Mustaffa Abu Bakar, Gubernur Aceh 
(bocor) @ Tengku Melaboh @ dr zaini abdullah @ mentroemalik @ atjehlonsajang @ 
lakeidroe @ affan ramli (ka trom keudeh kemala njan): Bangsa Anjing Buldok!
   
  Demikianlah seterusnya pem-bahasa-an atau perumpaan selanjutanya,misalnya: 
"Merdeka atau "Bias Agam" < 2002 atau 2007, yang baisa membahasakan dirinya 
sebagai: Babi peliharaan, Jhon Indiana sebagai: Mawas, manok meuaneuek sebagai: 
Kutu babi, paya bujok sebagai: Biawak dsb-nya, maka membahasakan dirinya 
demikian, seperti memahsakan diri-diri mereka masing-masing sebagai: Bangsa 
Babi Peliharaan, bangsa Mawas, bangsa Kutu Babi, bangsa Biawak.
   
  Hampir senatiasa RADEN FADLI HASAN @ Puteh Sarong @ Mustaffa Abu Bakar, 
Gubernur Aceh (bocor) @ Tengku Melaboh @ dr zaini abdullah @ mentroemalik @ 
atjehlonsajang @ lakeidroe @ affan ramli (ka trom keudeh kemala njan) kita baca 
dia mencaci maki orang Jawa, Para Perunding Damai Helsinki, Findlandia, yang 
katanya dengan cara demikian Achèh bisa cepat merdeka dari Penjajah Indonesia 
Jawa, tetapi orang akan berbalik mengatakan terhdap dirinya dengan sumpah 
serapah bahwa: RADEN FADLI HASAN @ Puteh Sarong @ Mustaffa Abu Bakar, Gubernur 
Aceh (bocor) @ Tengku Melaboh @ dr zaini abdullah @ mentroemalik @ 
atjehlonsajang @ lakeidroe @ affan ramli (ka trom kemala njan), sebagai: Bangsa 
Pencaci Maki!
   
  Nah, kemudian setelah ini, dipemeokanlah jugalah oleh semua orang, terutama 
dari milis IASCF: RADEN FADLI HASAN @ Puteh Sarong @ Mustaffa Abu Bakar, 
Gubernur Aceh (bocor) @ Tengku Melaboh @ dr zaini abdullah @ mentroemalik @ 
atjehlonsajang @ lakeidroe @ affan ramli (ka trom kemala njan), sebagai: Bangsa 
Pencaci Maki!
   
  Kita lihat juga seperti yang juga disebutkan diatas:"Merdeka atau "Bias Agam" 
< 2002 atau 2007, yang pemilik email ini basannya besar seperti badak Jawa, 
kulitnya hitam gelam seperti babi hutan, yang kalau bejalan seperti Gorilla 
dari Kenya, begitu juga lekuk batang hidungnya, yang dimulutnya senantiasa 
mengigaukan: Asèe atau anjing! yang ini juga akan dibahasakan orang terutama 
terutama dari milis IASCF bahwa: :"Merdeka atau "Bias Agam" < 2002 atau 2007 
sebagai:  Bangsa Asèe atau bangsa Anjing?
   
  Apakah dia sudah pernah peugot Asèe watèe di Malaysia? maka disebut sebagai 
bangsa Asèe atau bangsa Anjing!?
   
  Sejogiya diingatkan lagi, buangkanlah tabiat butuk dan perangai jahat kalian 
dalam berbahasa agar kalian tidak lagi dibahsakan orang sedemikian rupa sebagai 
bias perbuatan dari essensial jiwa kalian sendiri? 
   
  Dan bertauabatlah kalian dari bertingkah laku, dari memperkatakan orang lain 
sedemikian rupa seperti yang diingatka oleh Novendra Dj, walaupun dia sedang 
berlagak seperti orang yang sedang berkerangkakan pikiran "sosialis utopia".
   
  Tengoklah gambar anjing Buldok kesayangan kumpulan dari MB-MP GAM + Komite 
(Komunis) Persiapan Achèh Merdeka Demokratik dari Hallefors, Fitya, Norsborg, 
Swedia, yang RADEN FADLI HASAN @ Puteh Sarong @ Mustaffa Abu Bakar, Gubernur 
Aceh (bocor) @ Tengku Melaboh @ dr zaini abdullah @ mentroemalik @ 
atjehlonsajang @ lakeidroe @ affan ramli (ka trom keudeh kemala njan) kiriman 
dalam milis IASCF seperti dibawah ini, yang kalau kalian lihat sendiripun bukan 
bisa membuat kalian tersenyum melebar tetapi sebaliknya akan tersenyum mengerut!
   
  Ingat bahasa menunjukkan bahasa!  Bukan seperti maksud perumpaan atau 
pem-bahasa-an yang pernah disebarkan oleh milis: [EMAIL PROTECTED] dan yang 
pernah dimuat dan juga disebarkan oleh website: sirareferendum seketaka lalu, 
dalam bentuk syair atau pantun? saya sedang terlupa.
   
  "Noevendra Dj" [EMAIL PROTECTED] menulis:
   
  Mengupat sesuatu yang dilarang dalam Islam, mencari-cari kesalahan orang 
apalagi!!! tapi jika kesalahannya benar-benar nyata, maka kutukan berhak 
dialamatkan pada yang salah. Sungguh kita tidak dibenarkan mencacimaki, tetapi 
kutukan adalah sikap penolakan atas kesalahan dan kezaliman. Tentunya kutukan 
yang dilakukan dengan kesadaran. Jika kamu menemukan esensi subjek dengan 
prediket keburukan menyatu, maka tolaklah ia. 
   
  Jika kamu mendapati saudara mu dalam kesalahan dan kekeliruan yang didasari 
atas minimnya pengetahuan dan kelemahan, karena setiap faktor tidak dalam 
kendalinya, maka bimbing lah ia, dan doakan ia untuk keluar dari kondisi itu.. 
jangan kamu terus menjebaknya dalam kesesatan, tarik ia dengan kekuatan yang 
kamu miliki.
   
  Makanya jangan dibiarkan menjadi pemimpin, orang2 yang bodoh dan terbatas 
pandangan dan visinya. Semoga ridha Allah bersama hamba2 iklas lagi mendalam 
pengetahuannya.
   
   
  FOTO  2008 TERBARU DARI  RADEN FADLI HASAN, Halleførs, Fitya, Norsborg, 
Swedia, yang baru diteterbitkan oleh Kantor MB-MP GAM + Komite (Komunis) 
Persiapan Achèh Merdeka Demokratik dari Hallefors, Fitya, Norsborg, Swedia 
bertepatan dengan hari penyambutan "Selamat Tahun Baru 2008".  

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke