http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=43787&ik=3


Karangan uang buat Soeharto 

Minggu 13 Januari 2008, Jam: 7:56:00


JAKARTA (Pos Kota) - Tepat pukul 16:30 Sabtu (12/1) di Rumah Sakit Pusat 
Pertamina (RSPP) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terjadi peristiwa langka. 
Satu karangan uang yang dikemas layaknya karangan bunga diantar seorang lelaki 
berusia setengah abad. 

Bahan dasarnya menggunakan papan busa. Ukuran 1 X 0,5 meter. Pada sisi empatnya 
dihiasi lembaran uang pecahan Rp1.000, Rp5.000 dan Rp10.000. Totalnya Rp35.000. 

Lembaran uang ini sambung menyambung di tepi karangan uang. Sementara pada 
bagian tengahnya ada kertas warna-warni berisi doa. Intinya mendoakan agar 
Mantan Presiden RI HM Soeharto cepat sembuh. 

Ternyata, pria pengirim karangan bunga itu bernama Teuku Raja Sayang,50, yang 
mengaku tinggal di Jalan MT Haryono, Jakarta. "Saya nggak punya duit. Kalau 
punya duit banyak semua saya pasang dengan uang," kata Raja, saat tiba di pintu 
masuk utama RSPP, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Aksi lelaki yang mengenakan baju koko putih dan celana hitam ini, tentu menarik 
perhatian Satpam RSPP. Langkahnya lalu dihentikan. Setelah disapa, lalu 
karangan uang itu berpindah tangan kepada petugas. "Yang bapak buat ini kami 
terima. Entah mungkin ditaruh dengan bunga lain atau bagaimana, tapi ini 
mengganggu pasien yang berobat," kata Suwarno, satpam. 

BALIK KANAN 
Pria asal Aceh ini tampaknya pasrah. Meski dia memberi penjelasan kepada 
petugas.. "Waktu SBY jadi Presiden saja saya kasih Al Quran dan buku Hadist 
kok," ujar Raja. 

Satpam tadi tetap melarangnya dengan simpati. Teuku pun terpaksa balik kanan 
sekitar 10 menit kemudian. Sebelum meninggalkan halaman RSPP, Teuku mengatakan 
bahwa dirinya adalah pengagum Jenderal Besar TNI HM Soeharto. 

Tak lama kemudian, wartawan yang `bermarkas` di RSPP, kembali dikejutkan dengan 
suara seorang wanita paruh baya, sambil berkacak pinggang. "Siapa yang menulis 
Pak Harto meninggal," teriaknya. 

Mendengar itu, puluhan wartawan bukannya menghindar, malah mengabadikan aksi 
wanita misterius tersebut dengan bidikan kamera. 

Ibu itupun semakin kesal. Di tengah riuh suasana, wanita ini menyebut namanya 
Ester Sijabat. " "Pak Harto masih sehat, saya berdoa untuk kesembuhannya," 
katanya. 

Kirim email ke