http://www.gatra.com/artikel.php?id=114515

Warga Aceh Waswas "Telepon Ilmu Hitam"

Banda Aceh, 7 Mei 2008 15:52
Pemegang ponsel di Kota Banda Aceh mulai enggan menerima panggilan masuk dari 
nomor-nomor tak dikenal, karena takut isu "telepon ilmu hitam" yang menewaskan 
seorang warga Lhokseumawe, beberapa hari lalu.

Menurut sejumlah sumber di Banda Aceh, Rabu, isu seseorang yang sedang menuntut 
ilmu hitam untuk tujuan jahat sedang mengincar warga Aceh, sehingga masyarakat 
dihimbau lebih berhati-hati pada setiap menerima panggilan telepon, terutama 
dari nomor-nomor yang tidak dikenal.

Isu tersebut telah merebak secara meluas di Aceh. Bermula dari pesan yang 
dikirim secara berantai dari teman dan sanak keluarga, mereka berpesan kalau 
ada panggilan melalui HP-nya dari nomor 0866 atau 0666 sebaiknya tidak diterima 
karena sangat berbahaya dan siapa yang menjawab akan meninggal dunia.

"Kasus tersebut sudah pernah terjadi di Lhokseumawe beberapa hari lalu; seorang 
laki-laki secara tiba-tiba meninggal dunia setelah menerima panggilan dari 
seseorang tidak dikenal," kata Roby NS, salah seorang karyawan perusahaan 
swasta nasional di Banda Aceh.

Isu yang tidak jelas sumbernya itu menyebutkan bahwa akan sangat berbahaya 
manakala salah satu dari dua nomor tersebut (0866 - 0666) muncul warna merah 
karena dapat berakibat fatal bagi penerima panggilan misterius itu.

Sejak merebaknya isu tersebut, beberapa ibu rumah tangga telah menarik telepon 
genggam dari anak-anaknya untuk disimpan sementara waktu karena khawatir jatuh 
korban, sedangkan sebagian lainnya mengaku akhir-akhir semakin selektif dalam 
setiap menerima panggilan melalui HP-nya.

"Kalau ada panggilan dari nomor-nomor tidak dikenal, saya biarkan terus 
berdering atau saya matikan saja ponsel saya," kata Sariwati, salah seorang 
siswi SLTP di Banda Aceh. [TMA, Ant]

Kirim email ke