SANG OJIE PEUREUTEE KOH TOWER CHIT...
  

Aceh Power Investment <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
                    Sdr “OJIE" Yth,
  
  Untuk diketahui bahwa 3 (tiga) unit Turbin Gas di PT. Arun tersebut saat ini 
bukan lagi milik PT. Arun NGL/Pertamina akan tetapi hanya tempatnya saja di PT. 
Arun NGL, dimana Turbin tersebut sebelumnya adalah ex LPG di PT. Arun NGL. 
  Sebagaimana diketahui bahwa pada Tahun 1971 telah ditemukannya Minyak dan Gas 
Bumi di Kecamatan Tanah Luas, Syamtalira Aron, Matang Kuli, Aceh Utara dan 
sekitarnya, dimana Minyak dan Gas Bumi tersebut dieksplorasi oleh Mobil Oil 
Indonesia (sekarang ExxonMobil Oil Indonesia). Minyak dan Gas Bumi tersebut 
penyulingannya di PT. Arun NGL. Pada awal operasional PT Arun NGL hanya ada 
Kilang LNG yg memiliki Unit Pembangkit Listrik sendiri (LNG Power Plant) 
sebanyak 8 (delapan) unit, kemudian pada awal 1990 PT. Arun mengoperasikan 
Kilang LPG yang juga memiliki Unit Pembangkit Listrik sendiri (LPG Power Plant) 
sebanyak 3 (tiga) unit. Sejak awal 2000 operasi Kilang LPG telah berakhir 
(hanya beroperasi 10 tahun) karena keterbatasan gas yang ada yang hanya cukup 
untuk memenuhi Contract LNG sehingga 3 (tiga) unit Turbine Gas (PLTG) ex LPG 
juga ikut stop. Sejak 2000 sampai dengan saat ini, ketiga Turbin tsb (ex LPG) 
tidak beroperasi atau berstatus idle.
  
  Status kepemilikan asset 3 (tiga) unit Turbin Gas yang ada di PT. Arun saat 
ini merupakan asset milik Pemerintah (Departemen Keuangan) yang juga mempunyai 
tanggung jawab terhadap krisis energi listrik di Aceh disamping tanggung jawab 
PLN dan pihak terkait lainnya.
  Jadi Konferensi dan Seminar tersebut bukan SUATU USAHA MEMANFAATKAN 
KEPEMEMILIKAN ORANG LAIN DENGAN PENEMPATAN ALASAN YANG TIDAK MENDASAR seperti 
email yang dikirimkan kepada Panitia.
  
  Untuk diketahui juga bahwa menurut informasi yang kami terima beberapa bulan 
yang lalu dari sumber sangat terpercaya (sumber ada sama Panitia) bahwa 3 
(tiga) unit Turbine Gas di PT. Arun tersebut rencananya akan dipindahkan ke 
Pekanbaru. 
  Sementara itu sebagaimana berita Serambi Indonesia tanggal 11 Maret 2008 
bahwa Pemerintahan Aceh tidak ada solusi jangka pendek untuk mengatasi krisis 
energi listrik di Aceh.
  
http://www.serambinews.com/old/index.php?aksi=bacaberita&beritaid=44021&rubrik=1&kategori=2&topik=22
  
  
  Daripada Turbin Gas yang tidak terpakai di PT. Arun menjadi “besi tua” 
atau dibawa ke “Pekanbaru” dan berbagai alasan lainnya, apakah salah 
Panitia menginisiasi suatu Pertemuan dengan bentuk kegiatan Konferensi dan 
Seminar; SUATU USAHA MENGOPERASIKAN TURBINE GAS YANG TIDAK TERPAKAI DI PT. ARUN 
NGL ?
  
  Untuk itu Panitia telah berkoordinasi dan berkomunikasi sejak lama dengan 
berbagai pihak terkait dan Konferensi dan Seminar tersebut juga melibatkan 
semua lembaga/instansi terkait dan terbuka untuk umum. Semoga dengan kerjasama 
berbagai pihak akan memberi manfaat bagi masyarakat Aceh yang selama ini 
mendapat pemadaman listrik secara bergilir. 
  
  
http://www.serambinews.com/old/index.php?aksi=bacaberita&beritaid=47331&rubrik=1&topik=42
  
  Sebagai masukan tambahan, sepengetahuan kami bahwa PT. Arun NGL adalah suatu 
perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Pertamina, ExxonMobil, dll. Pertamina, 
ExxonMobil Oil Indonesia merupakan KPS dari BPMIGAS. BPMIGAS bertanggungjawab 
kepada Departemen Energi dan SDM dan Departemen Keuangan. Departemen ESDM saat 
ini telah mengagendakan Konferensi dan Seminar tersebut 
http://www.esdm.go.id/agenda.html  atau 
http://www.esdm.go.id/agenda/details/6-Aceh%20Power%20Investment.html
  
  Departemen Energi dan SDM membawahi 4 Dirjen, yaitu Minyak dan Gas Bumi, 
Listrik, Geologi, Batubara, Mineral dan Panas Bumi.
  
  Untuk Listrik, PT. PLN (Persero) selain berada dibawah Departemen ESDM juga 
bertanggungjawab kepada Kementerian Negara BUMN.
  
  Demikian penjelasan ini, atas masukan, saran, kritik, dukungan dan 
partisipasinya diucapkan terima kasih.
  
  
  Panitia Pelaksana
  http://www.tva-aceh.org/api
  
  
  Note : Panitia juga telah menerima berbagai saran, masukan, kritikan dan 
dukungan dari berbagai pihak.
   
   
   
  
  SUATU USAHA MEMANFAATKAN KEPEMEMILIKAN ORANG LAIN DENGAN PENEMPATAN ALASAN 
YANG TIDAK MENDASAR
  
  Salam Hormat,
  Seharusnya yang bersangkutan harus merasa malu dalam mengadakan konferensi 
dan seminar ACEH POWER INVESTMENT dengan tema “Suatu usaha mengopersikan 
turbine gas yang  tidak terpakai di P.T ARUN NGL”, karena menurut pendapat  
saya, bahwa  alasan krisis energi listrik yang melanda Aceh bukan menjadi 
tanggung jawab pihak P.T Arun sebagai penyelenggara supplier. Yang bertanggung 
jawab dalam  penyelenggara supplier energi listrik adalah pihak PLN yang 
dipercayai pemerintah sejak dahulu kala untuk mengatasi dan mensuplai energi 
listrik untuk masyarakat, Pihak  P.T ARUN NGL adalah perusahaan yang bergerak 
sebagai instalator pencairan gas alam, bukan instansi yang mengatasi kriris 
energi listrik yang melanda Aceh. Jadi intinya jangan mencampur adukkan alasan 
mengatasi krisis energi listrik dengan memanfaatkan perusahaan kepemilikan 
orang lain untuk menutupi semua alasan itu. Perlu diketahui bahwa bahwa 
masyarakat sejak dahulu kala membayar kepada pihak PLN untuk jasa pemakaian
 listrik yang diterimanya, jadi kemana dana yang telah diterima oleh pihak PLN 
tersebut?, walaupun ada yang mengatakan bahwa dana yang diterima oleh pihak PLN 
tersebut untuk membiayai operasi perusahaan tersebut, tetapi semua itu pasti 
ada keuntungan yang diterima pihak PLN, maka dari itu pihak PLN-lah yang 
bertanggung jawab akan krisis energi listrik di tanah air ini pada umumnya dan 
di Aceh pada khususnya. Karena PLN memiliki dana untuk mengatasi permasalahan 
tersebut.
  Demikianlah pernyataan yang ingin saya sampaikan, saya mohon maaf sekali 
apabila pernyataan ini menyakiti saudara/i yang bersangkutan.
                                                                                
                  
  Dari : [EMAIL PROTECTED]
  
     
  

--- On Sat, 5/10/08, ojie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  
  From: ojie <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: 
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Saturday, May 10, 2008, 3:54 AM


tolong dibaca tulisannya makalahnya.....................

  
---------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now.   

                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke