Jumat, 23/5/08 08:13 WIB
KPA DAN PARTAI ACEH CINTA PADA NKRI DAN TIDAK BERPIKIRAN UNTUK MEMERDEKAKAN 
ACEH LEPAS DARI NKRI Banda Aceh (Modus.or.id)  Menyikapi  polemik sekitar 
pendirian partai sebgai saluran aspirasi kami.  KPA sebagai organisasi yang 
mewadai GAM pasca MoU tetap berkomitmen membentuk partai sebagai presentasi 
berikut sertaan kami kami dalam proses implementasi MoU. Untuk itu, kami akan 
mengikuti aturan-aturan untuk melegalkan partai kami. Oleh karenanya 
perubahan-perubahan yang sedang dan akan terjadi dalam lambang dan nama partai 
bagian tidak terpisahkan dalam konteks ini. Namun, apapun nama dan lambang yang 
kemudian disahkan manjadi peserta Pemilu maka partai itu adalah partainya 
mantan GAM/KPA. Yang akan membawa aspirasi politik kami sesuai dengan kehendakl 
MoU Helsinki. Hal ini dikemukakan Ibrahim KBS yang mengatakan 
perubahan-perubahan itu, juga untuk meredam tudingan para ultranasionalis di 
Jakarta dan di Aceh sendiri. Selama ini kami sering dituding sedang menyusun 
skenerio referendum setelah menguasai parlemen Aceh. 
“Tudingan-tudingan seperti jelas-jelas upaya pembusukan kepada kami dan Mou 
Helsinki secara keseluruhan. Sampai saat ini kami tetap komit untuk melanjutkan 
proses perdamaian ini dan tidak ada lagi kamus kemerdekaan dalam benak kami,” 
tambah Ibrahim KBS yang heran karena tudingan-tudingan  itu dari mereka yang 
duduk dilembaga-lembaga  pemerintah atau lembaga resmi  Negara lain. Menurut 
Ibrahim KBS, kesepakatan Helsinki kami tanda tangani dengan segala resiko yang 
telah kami pikirkan jauh-jauh sebelumnya. Tumpahan darah dan air mata saudara 
dan teman-teman kami cukup menjadi pelajaran untuk terus merawat damai ini. Apa 
yang dinikmati masyarakat karena perdamaian tidakl akan kami pertaruhkan dengan 
merusaknya. Apa yang telah terjadi dalam Pilkada lalu harus dilihat sebagai 
murni aspirasi masyarakat. 
“Tudingan bahwa kami sedang membuat hidden scenario kemerdekaan jelas-jelas 
dilakukan oleh orang-orang yang anti damai. Kelompok ini sengaja menginginkan 
Aceh dalam konflik  karena akan memudahkan mereka mendapat sumber daya Aceh 
untuk memperkaya diri dan kelompoknya. Atau mereka yang kekuasaannya diamputasi 
karena Aceh telah dalam damai,” tambah Ibrahim KBS yang akrab dengan wartawan 
ini seraya menambahkan harapan kami mari kita bangun sikap positive thinking 
demi kedamaian dan kemakmuran Indonesia pada umumnya dan Aceh pada khususnya. 
(Tommy CK/Opie)
 
  






_________________________________________________________________
Are you paid what you're worth? Find out: SEEK Salary Centre
http://a.ninemsn.com.au/b.aspx?URL=http%3A%2F%2Fninemsn%2Eseek%2Ecom%2Eau%2Fcareer%2Dresources%2Fsalary%2Dcentre%2F%3Ftracking%3Dsk%3Ahet%3Asc%3Anine%3A0%3Ahot%3Atext&_t=764565661&_r=OCT07_endtext_salary&_m=EXT

Kirim email ke