----- Original Message -----
From: mediacare
To: media aceh ; media sumut ; media sumatera
Sent: Monday, September 29, 2008 5:00 PM
Subject: [SPAM] [media-aceh] Re: [mediacare] Perdamaian Aceh TERANCAM !!!
----- Original Message -----
From: dian vitra
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, September 29, 2008 9:43 PM
Subject: [mediacare] Perdamaian Aceh TERANCAM !!!
Ketua Partai Aceh Wilayah Aceh Timur Teungku Sanusi ditangkap oleh
kalangan intel dan TNI dari Koramil Peureulak Aceh Timur pada Senin (29/9)
pukul 00.45 WIB. Penangkapan secara kasar ini dipimpin oleh Dandim 0104/Aceh
Timur Letkol Kav Bambang Sugiharto, karena anggota Partai Aceh itu dituduh
menculik salah seorang anggota Koramil Peureulak Kota kabupaten Aceh Timur.
Informasi yang The Globe Journal terima dari salah seorang pengurus
Partai Aceh yang ditangkap, Ruslan, beberapa pengurus Partai Aceh yang
ditangkap antara lain, Teungku Sanusi, Teungku Ridwan Abu Bakar, Teungku Ruslan
dan seorang lagi belum diketahui namanya. "Teungku Sanusi ditangkap di rumahnya
sendiri di Krueng Intang Aceh Timur, hal yang sama juga terjadi terhadap tiga
pengurus Partai Aceh lainnya," ujar Ruslan.
Menurut Ruslan, saat penangkapan Teungku Sanusi, TNI bertindak
sewenang-wenang dengan cara melakukan kekerasan terhadap keluarga dan
menghancurkan isi rumah. "Setelah kami ditangkap langsung dibawa ke markas
koramil Peureulak dan kami kembali menerima perlakuan kasar dan menerima
pukulan dari mereka," sebut Ruslan.
Ruslan menyebutkan, aksi yang dilakukan oleh TNI tersebut terkesan
ingin merusak perdamaian, karena menyiksa orang tanpa alasan yang jelas. "Jika
memang anggota mereka diculik kenapa tidak dibicarakan baik-baik agar bisa
dicari bersama-sama keberadaan korban penculikan tersebut, jangan langsung main
tangkap dan memukul orang seperti jaman konflik dulu," tambahnya.
Ruslan menambahkan, aksi penculikan tersebut tidak ada kaitannya dengan
Partai Aceh atau KPA, "Penculikan tersebut merupakan aksi kriminal dan serahkan
kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikannya, apalagi informasi yang kami
dapat penculik juga meminta uang tebusan Rp. 20 juta," sambung Ruslan.
The Globe Journal yang meminta klarifiksi kepada Panglima Komando
Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal Soenarko pada pukul 04.00 WIB
melalui pesan singkat, hingga kini belum mendapat respon. Informasi yang
dilacak oleh The Globe Journal, puluhan anggota KPA dan masyarakat berkumpul
di markas koramil yang menuntut empat tokoh Aceh Timur ini dibebaskan.
------------------------------------------------------------------------------
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!